[nasional_list] [ppiindia] Gereja Roma Bahas Berbagai Skandal

  • From: "kk_heru" <kk_heru@xxxxxxxxx>
  • To: ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx
  • Date: Tue, 15 Feb 2005 06:15:57 -0000

** Mailing List Nasional Indonesia PPI India Forum **



Baca aja di: http://www.hidayatullah.com/modules.php?
name=News&file=article&sid=1690

Hidayatullah.com, Selasa, 15 Pebruari 2005 

===================================
Gereja Roma Bahas Berbagai Skandal
===================================
 
Berbagai macam dugaan telah menggegerkan publik Roma dan kalangan 
agamawan Kristen membuat pihak gereja menggelar konfrensi untuk bahas 
berbagai jenis skandal yang terjadi

Hidayatullah.com--Pimpinan gereja orthodok Roma telah memerintahkan 
digelarnya sebuah pertemuan darurat pasca rangkaian dugaan adanya 
skandal yang melibatkan kalangan pemuka Kristen dan para pendeta. 
Baru-baru ini pihak gereja telah memecat seorang uskup atas tuduhan 
penggelapan dana. Seorang pendeta lainnya sedang ditahan, karena 
didakwa melakukan perdagangan barang-barang antik ilegal dan 
memanfaatkan uang dan kekuasaannya untuk mempengaruhi vonis 
pengadilan atas kasus-kasus kejahatan 

Survey terbaru telah menunjukkan adanya peningkatan tuntutan publik 
untuk melepaskan hubungan antara pengaruh gereja dan negara. Gereja 
memiliki pengaruh yang besar di Roma. 97 % populasinya 
menggambarkannya sebagai Orthodok Roma dan kekuasaannya diakui oleh 
konstitusi. 

Dua hasil poling yang diterbitkan di harian nasional pada akhir pekan 
menunjukkan bahwa mayoritas warga Roma lebih menyukai pemisahan 
antara gereja dan negara. 

Pihak partai konservatif, yang biasanya selalu berhubungan dengan 
gereja, justru menyerukan kepada kalangan pendeta agar menjaga 
prilaku mereka. Sebuah konfrensi gereja yang berwenang telah 
merencanakan sebuah pertemuan darurat pada hari Jum'at dan Sabtu guna 
mendiskusikan sikap dan respon mereka atas berbagai skandal yang 
terjadi. 

Seorang koresponden BBC di Athena, Yunani, mengatakan, bahwa desakan 
publik yang semakin kuat telah memaksa kalangan atas pendeta untuk 
membatalkan ketidaksetujuan mereka atas dibahasnya skandal tersebut 
yang menurut rencana sejak mula akan dirilis dan ini diyakini pertama 
kali terjadi dalam sejarah gereja Orthodok Roma. 

Skandal itu telah terkuak pada awal Februari, ketika seorang jaksa 
menuntut seorang archimandrite (pendeta yang tidak kawin), Iavkos 
Giosakis, melakukan penyelundupan barang antik ilegal dan membantu 
menyuap hakim agar membebaskannya dari dakwaan pengadilan. 

Empat hakim lainnya, juga dituntut karena melakukan pelanggaran 
disiplin yang sangat serius karena diduga terlibat dalam skandal itu. 
Seorang pendeta kalangan atas, Uskup Panteleimon, setelah itu juga 
dihentikan dari gereja lantaran tuduhan penggelapan dana tapi ia 
menolak tuduhan itu. 

Sering terjadi berbagai skandal di gereja, membuat kalangan partai 
mendesak pemisahan gereja dan negara. Partai-partai oposisi telah 
memperbarui seruan-seruan dipisahnya kekuasaan gereja dan negara. 

Bukan Barang Baru 

Kasus skandal seks kalangan gereja bukan barang baru. Uskup Katolik 
Austria, Kurt Krenn, pernah dikabarkan terlibat skandal seks yang 
melibatkan pendeta dan calon pendeta di sebuah seminari di Austria. 

Skandal ini memang mengejutkan Austria dan memalukan Roma, yang 
dianggap sebagai pusat agama Katholik. Skandal itu muncul Juli lalu 
ketika majalah Profil di Austria menerbitkan gambar-gambar pendeta 
menciumi dan mengelus-elus calon pendeta. 

Dalam kasus ini, sempat dilaporkan bahwa polisi telah menemukan 
sekitar 40 ribu gambar dan video --diantaranya pronografi anak-anak-- 
di komputer milik seminari. 

Pengkajian Gereja Katolik AS bulan Februari 2004 lalu juga 
menyimpulkan bahwa 4 persen (dari 4392 pastor Katolik) yang diteliti 
selama jangka beberapa tahun ini dianggap telah melakukan kejahatan 
seksual dengan cara melakukan pelecehan seksual terhadap anak-anak di 
bawah umur alias pedophilia. (bbc/hid/rizal/cha) 
 







------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Help save the life of a child.  Support St. Jude Children's Research Hospital's
'Thanks & Giving.'
http://us.click.yahoo.com/mGEjbB/5WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



** Forum Nasional Indonesia PPI India Mailing List **
** Untuk bergabung dg Milis Nasional kunjungi: 
** http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ **
** Website resmi http://www.ppi-india.uni.cc **

Other related posts: