[breaktime-corner] Re: Petugas Imigrasi Sering Lakukan Pelecehan Terhadap Calon TKW

Kalo memang cerita ini benar..
Say: Simb*kne #nc*k buat "oknum" imigrasi tsb..

________________________________

From: tea-corner-bounce@xxxxxxxxxxxxx on behalf of gunawan prakoso
Sent: Tue 2/14/2012 6:12 PM
To: tea-corner@xxxxxxxxxxxxx
Cc: gunawan.prakoso@xxxxxxxxx
Subject: [breaktime-corner] Petugas Imigrasi Sering Lakukan Pelecehan Terhadap 
Calon TKW



Petugas Imigrasi Sering Lakukan Pelecehan Terhadap Calon TKW


 

 

 

Ilustrasi. TKI/Admin (KOMPAS/Riza Fathoni)

Memang sungguh malang nasib para pahlawan devisa negara ini ( TKI / TKW ), 
bukannya di hargai malah sering mendapat perlakuan yang terkesan ke pelecehan. 
Sebelum berangkat meninggalkan negri tercinta ini untuk mengadu nasib di negara 
orang ternya sudah mendapatkan perlakukan yang tidak menyenangkan. Dari mulai 
ulah sponsor ( tenaga rekrutment calon TKW / TKI ) yang tidak bertanggung 
jawab, pihak terkait seperti Imgrasi hingga tidak mendapat keadilan setelah 
pulang menuju negeri sendiri.

Seperti cerita teman saya yang kemarin baru saja berencana akan mengadu nasib 
ke negara Taiwan. Sebelum berangkat atau pun di berangkatkan oleh perusahan 
tenaga kerja indonesia ( PJTKI ), para calon TKW diwajibkan mengurusi bebepara 
dokumen penting, salah satunya adalah Paspor.

Ketika mengurus paspor teman saya yang baru pertama kali mengurus paspor dengan 
rekan-rekan se-PT-nya mendatangi kantor Imigrasi yang telah di tunjuk oleh 
PJTKI. Namun dalam proses pengurusan paspor para calon TKW ini bukannya  
mendapatkan perlakuan yang baik malah terkesan mendapatkan perlakuan yang  
tidak pantas dilakukan oleh petugas Imigrasi.

" Mba "dada"nya gede, saya boleh pegang engga? kalau tidak nanti pasporannya 
saya tidak akan proses ", kata petugas Imigrasi kepada Calon TKW yang ditirukan 
temen saya. Namun saya berontak mas dan saya bilang, " jangan macem - macem 
pak, masa begitu ", imbuh teman saya.

Ternyata tidak itu saja yang dilakukan oleh petugas Imigrasi tersebut, setelah 
upayanya yang pertama tidak berhasil ia mulai mengeluarkan jurus baru. Petugas 
Imigrasi tersrebut mulai menanyakan yang tidak sewajarnya dan tidak ada 
keterkaitan dengan pengurusan paspor tersebut.

" Mba sudah menikah yah? Suaminya sayang enggak, dari pada berangkat keluar 
negri mendingan nikah dan menjadi isteri simpanan saya ", goda petugas Imigrasi 
tersebut terhadap temen saya, padahal umurnya sudah mencapai 50 tahun.

Apakah ini yang dilakukan oleh para petugas imigrasi yang seharusnya melayani 
masyrakat dan makan dari hasil pajak masyarakat. Apalagi terhadap pahlawan 
Devisa Negara. Sungguh ironis negri.

Dengan kejadian ini meskinya para atasan petugas bejat tersebut segera 
bertindak melakukan pembinaan terhadap para pegawainya yang selalu memandang 
rendah terhadap para TKI ini.

 

JPEG image

Other related posts: