[nasional_list] [ppiindia] Ketua DPR Minta Rp 5 Miliar Bahas Satu Undang-undang
- From: "Ambon" <sea@xxxxxxxxxx>
- To: <"Undisclosed-Recipient:;"@freelists.org>
- Date: Thu, 1 Dec 2005 01:59:51 +0100
** Forum Nasional Indonesia PPI India Mailing List **
** Untuk bergabung dg Milis Nasional kunjungi:
** Situs Milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ **
** Beasiswa dalam negeri dan luar negeri S1 S2 S3 dan post-doctoral
scholarship, kunjungi
http://informasi-beasiswa.blogspot.com
**http://www.tempointeraktif.com/hg/nasional/2005/12/01/brk,20051201-69936,id.html
Ketua DPR Minta Rp 5 Miliar Bahas Satu Undang-undang
Kamis, 01 Desember 2005 | 04:26 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Ketua Dewan Perwakilan Rakyat, Agung Laksono
mengusulkan anggaran bagi dewan untuk menyusun undang-undang seharusnya
ditambah. "Tambahan anggaran itu bukan untuk kantong anggota DPR,"kata Agung
usai berbicara di depan peserta Pertemuan Tingkat Tinggi Penyiapan Kebijakan
Strategis di Indonesia di Jakarta.
Menurut Agung, Undang-undang yang dirancang dengan baik memerlukan anggaran
tidak sedikit. Karena untuk mematangkan sebuah Undang-undang, dewan perlu
melakukan konsultasi publik, studi banding, mengadakan pembicaraan dengan stake
holders, dan berbagai biaya lain untuk menyusun sebuah undang-undang secara
akademik. "Sekarang anggaran itu sangat sedikit dibanding tugas DPR sebagai
center of law,"katanya. Anggaran per undang-undang saat ini sekitar Rp 300 juta
rupiah.
Angka ini, menurut Agung, sangat jauh dari anggaran yang sama bagi pemerintah.
Untuk satu rancangan, pemerintah memerlukan Rp 2,5 miliar sampai Rp 3 miliar.
"Padahal hasil undang-undang itu harus sama baiknya,"katanya. Idealnya, untuk
satu rancangan Undang-undang dibutuhkan Rp 3 miliar sampai Rp 5 miliar.
Karena setahun ditargetkan 50 undang-undang selesai maka anggaran akan
membengkak hingga Rp 250 miliar, jika satu rancangan dianggarkan menghabiskan
Rp 5 miliar. "Paling-paling nanti cuma dikasih Rp 500 juta per rancangan
undang-undang," kata Agung.
Direktur Jenderal Perbendaharaan Negara, Mulia Nasution mengatakan permintaan
tambahan anggaran penyusunan Undang-undang itu dimungkinkan. "Tentu yang belum
masuk APBN akan dibicarakan dalam pembahasan perubahan APBN 2006,"katanya.
Agus Supriyanto
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Help Sudanese refugees rebuild their lives through GlobalGiving.
http://us.click.yahoo.com/BrzMLB/EbOLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
** Forum Nasional Indonesia PPI India Mailing List **
** Untuk bergabung dg Milis Nasional kunjungi:
** Situs Milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ **
** Beasiswa dalam negeri dan luar negeri S1 S2 S3 dan post-doctoral
scholarship, kunjungi
http://informasi-beasiswa.blogspot.com **
Other related posts:
- » [nasional_list] [ppiindia] Ketua DPR Minta Rp 5 Miliar Bahas Satu Undang-undang