[UntirtaNet] Indonesia Alami Kritis Listrik
- From: "Irianto, Yayan" <yayantea@xxxxxxxxxxxxx>
- To: <untirtanet@xxxxxxxxxxxxx>
- Date: Wed, 1 May 2002 13:21:24 -0400
http://www.republika.co.id/cetak_detail.asp?id=73222&kat_id=6
PADANG--- PT PLN mencatat hingga saat ini jumlah daerah yang sistem
kelistrikannya di atas 10 MW, mengalami kritis, kecuali Jawa, Bali, dan
Batam. Namun menurut Vice President Komunkasi & Community Develpoment PT
PLN, Alfian Helmi, kritis listrik telah menyapu seluruh wilayah Indonesia.
Namun, kata Alfian kepada wartawan di PLTU Ombilin, Sumbar, Rabu (1/5),
krisis itu bisa diakhiri jika semua program perbaikan bisa dilakukan PLN.
Perbaikan itu, kata Alfian, memerlukan pendanaan yang besar dan memakan
waktu yang relatif lama.
Menurut Alfian, daerah yang mengalami kritis, otomatis akan mengalami
pemadaman bergilir. Namun pemadaman hanya dilakukan saat beban puncak.
Menurut dia, PLN akan melakukan langkah penanggulangan sehingga kritis
listrik bisa diatasi.
Menurut catatan, PLN memerlukan investasi 2,3 miliar dolar AS setiap
tahunnya untuk dapat memberikan pelayanan sambungan baru bagi tiga juta
pelanggan baru. Sementara untuk 10 tahun ke depan, diperlukan 28,5 miliar
dolar AS. Dana sebanyak ini diperlukan untuk membangun 24.500 MW, berikut
transimisi dan distribusikanya.
Celakanya, ketika listrik sedang kritis, daftar tunggu kini menumpuk
sebanyak tiga juta orang. Di Sumatera saja, kritis listrik terus diatasi.
Untuk Sumsel-Lampung, PLN kini sedang mempercepat perbaikan PLTA Besai.
Proyek ini akan selesai Juli mendatang. Kemudian rehabilitasi PLTD Tarahan
yang selesai awal Mei ini. PLN juga akan melakukan interkoneksi saluran
udara tegangan tinggi 150 KV Sumbar-Sumsel yang akan beroperasi pada
September 2002 nanti.
Sumbar-Riau, sejak beberapa bulan ini telah terjadi pemadaman bergilir.
Namun dalam pekan ini, pemadaman itu bisa dihentikan. Hal ini disebabkan
naiknya permukaan air Danau Singkarak ke posisi 362,79 meter dari permukaan
laut (mdpl).
Hanya selisih beberapa centimeter saja dari elevasi normal setinggi 363.
Malah sehari kemarin saja, air danau bisa naik 16 cm akibat hujan lebat.
Karena itu, kata Kepala PLN Sektor Bukittinggi, Margo Santoso, permadaman
bergilir dihentikan. ''Paling tidak selama satu pekan ini,'' kata dia.
Meski pemadaman bergilir sudah dihentikan, tapi kritis listrik masuk
menyungkup wilayah Sumbar-Riau. Menurut Alfian, PLN akan menyewa PLTG 2 x 20
MW untuk dipasang di Teluk Lembu. Proyek ini akan beroperasi pada September
nanti.
PLTU Ombilin juga akan ditingkatkan keandalannya. Caranya, membeli batubara
dengan kualitas lebih baik. Sebab saat ini, kualitas batubara yang dipasok
ke PLTU Ombilin di bawah mutu standar. Akibatnya mesin-mesin menjadi aus.
Langkah lain yang dilakukan memperbaiki PLTG Pauh Limo Padang 912 x 20 MW).
Memperbaiki PLTG Pekanbaru 2x15 MW. Selain itu, juga dilakukan upaya
memperbaiki PLTD Pekanbaru.
Untuk Jambi, dilakukan perbaikan PLTG Payau Silincah (30 MW) serta
memperbaiki mesin-mesin PLTD yang sudah rusak. Aceh juga mengalami kritis
listrik. Karena itu, akan dilakukan penyewaan mesin-mesin pembangkit (PLTD)
di daerah itu. Malah juga akan dilakukan pembelian energi listrik dari PT
Arun.
Kritis juga melanda wilayah Kalimantan Selatan, tengah dan Kalimatan Timur.
PLN, kata Alfian, akan memasang PLTG 1x20 MW di Tanjung Batu. Tapi baru
biusa dioperasikan pada September 2002 nanti. Pada Mei 2003 juga akan
beroperasi PLTU batubara 2 x50 MW eks Cina di Kalimantan Selatan.
Di Pontianak, Kalbar, akan dipasang yang sekarang ada di PLTG Pulo Gadung
(1x20 MW). Meski di daerah lain terjadi pemadaman bergilir, nasib baik hadir
di Kalbar. Sebab di sana, tidak ada pemadaman bergilir. Kritis juga terjadi
di Maluku dan Maluku Utara, Sulawesi Utara, Tengah, Gorontalo, Selatan dan
Sulawesi Tenggara. Tidak hanya di sana, tapi juga meluncur terus ke Papua
dan NTB/NTT.
===========================================================================
(C)opyright 1999-2002 UntirtaNet
Milis ini dikelola oleh alumni Universitas Tirtayasa Banten - Indonesia
dan terbuka untuk semua Civitas Academica Universitas Tirtayasa Banten
Untuk berlangganan, kirim email ke: untirtanet@xxxxxxxxxxxxx, dengan
Subject 'Subscribe' atau lansung ke http://www.freelists.org/cgi-bin/list?
list_id=untirtanet Untuk kirim pesan: untirtanet@xxxxxxxxxxxxx
Please visit our Homepage: http://www.untirtanet.org
---------------------------------------------------------------------------
- Follow-Ups:
- [UntirtaNet] Re: Indonesia Alami Kritis Listrik
- From: dahlan dahlan
Other related posts:
- » [UntirtaNet] Indonesia Alami Kritis Listrik
- » [UntirtaNet] Re: Indonesia Alami Kritis Listrik
- » [UntirtaNet] Re: Indonesia Alami Kritis Listrik
- [UntirtaNet] Re: Indonesia Alami Kritis Listrik
- From: dahlan dahlan