[UntirtaNet] Efek Samping Pengobatan Hipertensi Bertingkat
- From: "Irianto, Yayan" <yayantea@xxxxxxxxxxxxx>
- To: <untirtanet@xxxxxxxxxxxxx>
- Date: Wed, 1 May 2002 13:16:59 -0400
Kamis, 02 Mei 2002
http://www.republika.co.id/cetak_detail.asp?id=73206&kat_id=13
JAKARTA --- Pengobatan pasien hipertensi secara bertingkat (lini/ gradasi)
bisa menimbulkan risiko jangka panjang kepada pasien. Ancaman risiko itu
menyeluruh, mulai dari lini pertama, diuretika, hingga lini terakhir,
vasodilator.
Lini pertama, kata guru besar kardiovaskuler FKUI, Prof dr Yose Roesma,
SpPD, KGH, adalah pemberian obat-obat diuretika. Obat ini bekerja menurunkan
volume ekstra seluler dan meluruhkan plasma yang menjadi penyebab kepekatan
dalam darah, seperti natrium (garam dapur) dan kalium.
Pemekat darah ini dikeluarkan melalui urin. Akibatnya, penderita sering
kencing. Inilah sumber efek samping yang tak disadari oleh penderita Efek
yang paling ringan, kata Yose, adalah mempercepat bocornya saringan darah di
ginjal (glomerolus dan tubulus). Kebocoran ini terjadi akibat turunnya
perfusi ginjal dan berlebihnya deposit natrium/kalium di ginjal. Sehingga,
timbul keracunan ginjal (nefrotoksik).
Nama generik obat di lini pertama ini antara lain tiazid dan
hidroklorotiazid. Obat ini harganya sangat murah. Sehingga, masyarakat
ekonomi menengah ke bawah bisa membelinya secara mudah.
Lini kedua adalah pemberian obat golongan penghambat simpatetik. Obat-obatan
jenis ini, kata Yose, bekerja menghambat aktivitas syaraf simpatis pada
pusat vasomotor otak, atau pada saraf tepi (perifer). Nama generiknya metil
dopa, klonidin, reserpin dan guanetidin.
Efek samping obat golongan ini antara lain impotensi dan pendeknya usia sel
darah merah. Bisa juga terjadi pecah sel darah merah (anemia hemolitik).
Bahkan, bisa berakibat thalessemia.
Efek samping lainnya adalah gangguan faal hati, hepatitis kronik, efek
sedatif, rasa lelah, rasa kering pada mukosa mulut dan bibir, serta pusing.
Namun, pada wanita hamil, obat ini justru tidak banyak terjadi efek samping
tersebut.
Lini ketiga adalah pemberian obat beta bloker. Obat jenis ini bekerja
membendung syaraf reseptor beta 1 saja, atau memblokade syaraf beta 1 dan 2.
Nah, kata Yose, bila syaraf sekitar organ genital, paru, dan jantung, ikut
terblokade, maka bisa berakibat disfungsi ereksi (impotensi) pada pria,
serta berbahaya bagi penderita lemah jantung dan asma. Pada orang tua, bisa
berakibat kejang otot sekitar bronkus (bronkospasme).
Nama generik beberapa obat ini adalah asebutolol, alprenolol,
metoprolol,oksprenolol, pindolol, propranolol, timolol, atenolol, nadolol,
praktolol dan sotalol.
Lini keempat adalah pemberian obat-obat antagonis kalsium. Obat ini bekerja
menghambat perpindahan kalsium melalui saluran kalsium, menghambat
pengeluaran kalsium dari pemecahan retikulum sarkoplasma, dan pengikatan
kalsium pada otot polos pembuluh darah.
Pada hipertensi ringan, pengobatan dengan antagonis kalsium bisa berhasil
baik dan tidak dijumpai efek samping berarti. Efek samping obat ini muncul
jika dipakai pada hipertensi sedang dan tinggi. Di antaranya rasa panas pada
muka dan bengkak. Nama generik beberapa obat golongan ini adalah nifedipin,
verapamil dan diltiasem.
Terakhir, lini Vasodilator, yang bekerja langsung pada pembuluh darah dengan
relaksasi otot polos dan menurunkan resistensi vaskuler. Efek samping yang
timbul antara lain anti hipertensi berlebihan. Namun, obat ini cukup aman
bagi wanita hamil yang mengalami hipertensi. Pasalnya, obat ini mampu
meningkatkan perfusi ginjal.
Obat ini juga biasa diberikan kepada pasien hipertensi yang tidak mempan
diberi obat antihipertensi lainnya. Nama generiknya antara lain minoksidil,
prasosin, diasoksid, dan sodium nitroprusid.
===========================================================================
(C)opyright 1999-2002 UntirtaNet
Milis ini dikelola oleh alumni Universitas Tirtayasa Banten - Indonesia
dan terbuka untuk semua Civitas Academica Universitas Tirtayasa Banten
Untuk berlangganan, kirim email ke: untirtanet@xxxxxxxxxxxxx, dengan
Subject 'Subscribe' atau lansung ke http://www.freelists.org/cgi-bin/list?
list_id=untirtanet Untuk kirim pesan: untirtanet@xxxxxxxxxxxxx
Please visit our Homepage: http://www.untirtanet.org
---------------------------------------------------------------------------
- Follow-Ups:
- [UntirtaNet] Serba serbi iptek
- From: Irianto, Yayan
- [UntirtaNet] BBM
- From: ali rohman
Other related posts:
- » [UntirtaNet] Efek Samping Pengobatan Hipertensi Bertingkat
- [UntirtaNet] Serba serbi iptek
- From: Irianto, Yayan
- [UntirtaNet] BBM
- From: ali rohman