[UntirtaNet] Ayo Menjadi 'Keluarga Digital'
- From: <yayantea@xxxxxxxxxxxxx>
- To: <untirtanet@xxxxxxxxxxxxx>
- Date: Wed, 26 Jun 2002 13:37:08 -0400
TEKNOLOGI informasi semakin akrab dengan keluarga di Indonesia.
Ponsel multimedia, komputer berbasiskan internet, peralatan elektronik
berteknologi digital, kamera digital, hingga games multiuser
sudah menjadi bagian dari gaya hidup sebagian keluarga. Kebutuhan
terhadap mobilitas berkomunikasi dan kebutuhan terhadap pemuasan
hiburan yang berkelas dan berteknologi canggih membuat banyak
keluarga di Indonesia rela mengeluarkan uang jutaan rupiah untuk
memiliki peralatan-peralatan digital yang dibutuhkannya.
Selain itu, tren menjamurnya gaya hidup digital ini juga didorong
oleh gencarnya promosi vendor produk-produk berteknologi digital
dari seluruh dunia. Produsen peralatan digital itu seperti tak
ada habisnya memperkenalkan manfaat teknologi terbaru dan tercanggih
mereka kepada konsumen. Maka, tak heran saat ini barang-barang
digital dengan merek-merek kelas dunia banyak dijumpai di sudut-sudut
ruangan rumah.
Misalnya, ketika di hari libur sang ayah sempat mengecek tagihan
telepon lewat personal digital assistant (PDA) I-Paq, maka dapat
dijumpai sang ibu sedang asyik menonton sinetron kesayangannya
dengan peralatan Sony Home Theater.
Sementara itu, si sulung dengan ponsel Ericsson P600 yang berkemampuan
komunikasi face to face lewat monitor ponsel sedang bercakap-cakap
dengan sang pacar. Sedangkan si bungsu sedang asyik dengan internet
games di kamarnya.
Belum lagi dengan munculnya berbagai gadget canggih yang unik.
Seperti, MP3 versi jam tangan dan kalung, kamera digital sebesar
pensil, tv digital sebesar jam tangan. Atau, munculnya peranti
baru yang merupakan penggabungan (konvergensi) beberapa peralatan
digital. Seperti, konvergensi antara tv digital dan ponsel, atau
konvergensi antara komputer dan ponsel (PDA), yang melengkapi
perabot rumah tangga yang juga telah serbadigital, seperti kulkas
`pintar' yang dapat memberi sinyal jika soft drink di dalamnya
habis, atau pengatur suhu ruangan otomatis, serta perabot lain
yang juga serbaotomatis.
Selain menghibur, peralatan digital juga memberikan banyak manfaatnya.
Kehadiran PDA misalnya, selain dapat dipergunakan untuk perkerjaan
kantor, PDA yang sudah terkoneksi ke internet juga dapat digunakan
untuk menyelesaikan berbagai transaksi rumah tangga, misalnya
membayar tagihan lewat internet banking. Selain itu, bagi PDA
yang sudah dilengkapi dengan fungsi ponsel di dalamnya, maka
dapat digunakan untuk berkomunikasi dengan keluarga di luar kota.
Sejak dini
Kecanggihan teknologi komputer juga banyak mendatangkan manfaat
bagi keluarga. Apalagi jika diperkenalkan sejak usia dini. Bagi
anak-anak, pengenalan sejak dini terhadap komputer berguna untuk
membiasakan anak dengan teknologi komputer yang nantinya akan
menjadi bagian tak terpisahkan dengan dunia belajar mereka.
Selain itu, dengan memperkenalkan komputer sejak dini, nantinya
tak sulit bagi anak-anak untuk mengenal dunia internet. Manfaat
internet sendiri bagi anak-anak juga cukup besar, terutama untuk
menambah pengetahuan paling baru, di luar apa yang telah diperoleh
anak dari bangku sekolah.
Gaya hidup digital ini biasanya semakin kelihatan jika orang
tua anak-anak tersebut adalah para pekerja di dunia teknologi
informasi (IT). Keluarga Johar Alam (CEO Internet Data Center/IDC)
dengan Sri Handayani (IDC) misalnya, telah memperkenalkan komputer
dan internet kepada anak-anak mereka sejak umur dua tahun. Menurut
Sri Handayani, memperkenalkan anak dengan dunia komputer sejak
usia dini jauh lebih bermanfaat dibandingkan dengan memperkenalkan
mainan anak-anak yang paling canggih.
"Mainan tidak memberikan nilai lebih dan cepat membosankan anak.
Tapi, games merangkai gambar dan mewarnai di komputer ternyata
juga menarik minat anak. Mungkin karena lebih atraktif dan dinamis
daripada mainan anak yang begitu-begitu saja. Makanya, anak tidak
merasa bahwa di depan komputer itu juga belajar," ungkap Sri
Handayani.
Apalagi, kata Sri, berbagai software khusus untuk merangsang
kreativitas anak banyak dijumpai di pasar. Bahkan saat ini sudah
banyak software yang mendidik keluaran Indonesia.
Setelah akrab dengan komputer, Sri Handayani juga memperkenalkan
internet kepada anaknya. Beberapa situs khusus anak-anak di internet,
baik situs lokal maupun luar negeri dapat dimanfaatkan orang
tua untuk menghibur sekaligus merangsang kreativitas anak. "Saya
tidak ingin nantinya anak saya membuka internet hanya karena
penasaran. Dengan memperkenalkan internet sejak kecil maka anak
akan memiliki pemahaman yang objektif tentang internet," ujarnya.
Dampak negatif
Bagaimana dengan dampak negatif yang dapat timbul dari dunia
internet? Sri Handayani memiliki tip khusus untuk itu. "Tentu
saja untuk memperkenalkan internet orang tua harus mengerti secara
mendalam apa dan bagaimana dunia internet itu. Apa saja situs
yang bermanfaat. Bagaimana proteksinya. Kalau tidak tahu, lebih
baik jangan," ujarnya.
Bagaimana dengan dampak negatif yang dapat timbul dari peranti-peranti
digital lainnya yang bertaburan di rumah? Soal yang ini keluarga
Cynthia Iskandar, Marketing Communication Microsoft Indonesia,
memiliki tip yang cukup menarik. "Saya tetap berusaha untuk mengawasi.
Tidak saya lepas begitu saja. Makanya, saya hanya memperkenalkan
peralatan digital berdasarkan prioritas. Kalau anak saya perlu
dan meminta alat tertentu, baru saya belikan," ujar Cynthia.
Beberapa peralatan seperti internet, home theater, kamera digital,
dan handphone memang dapat disalahgunakan oleh anak untuk hal-hal
yang tidak diinginkan. "Tapi, saya percaya kepada anak saya.
Karena saya percaya bahwa saya juga berhasil mendidik moral anak-anak,"
ungkapnya.
Teknologi selalu memiliki dua sisi, manfaat dan bencana. Oleh
karena itu, untuk menghindari dampak negatif dari kehadiran teknologi
digital, maka tak ada salahnya bagi Anda untuk mencoba dulu menjadi
`keluarga digital'. Setelah itu, tentu Anda akan menemukan sendiri
bagaimana cara memanfaatkan kehadiran teknologi itu semaksimal
mungkin, dan bagaimana cara menghindari dampak negatifnya.
http://www.mediaindo.co.id/cetak/berita.asp?ID=2002062623461188
___________________________________________________________
Sent by ePrompter, the premier email notification software.
Free download at http://www.ePrompter.com.
===============================================================
(C)opyright 1999-2002 UntirtaNet
Milis ini dikelola oleh alumni Universitas Tirtayasa Banten - Indonesia
dan terbuka untuk semua Civitas Academica Universitas Tirtayasa Banten
Untuk berlangganan, kirim email ke: untirtanet@xxxxxxxxxxxxx, dengan
Subject 'Subscribe' atau lansung ke http://www.freelists.org/cgi-bin/list?
list_id=untirtanet Untuk kirim pesan: untirtanet@xxxxxxxxxxxxx
Please visit our Homepage: http://www.untirtanet.org
---------------------------------------------------------------------------
Other related posts:
- » [UntirtaNet] Ayo Menjadi 'Keluarga Digital'