[breaktime-corner] Habibie Jenaka: Mobil Esemka "Dolanan"!

 


Habibie Jenaka: Mobil Esemka "Dolanan"!



                                
                                
        




Habibie bisa aza mobil asemka yang dijagokan Jokowi dikomentari "dolanan "
ha ha ha ha !

Pak Habibie bagaimana  bila  IPTN  disebut sebagai proyek dagelan ! ? Publik
selalu mengidentikan Pak Habibie ahli pembuat pesawat , he he he pesawat apa
yang pernah dibuat Pak habibie dan diproduksi IPTN yang ganti bulu menjadi
PT DI  , PT Dirgantara Indonesia . ?  Setahu penulis sih gak ada tuh !

Lantaran IPTN itu domisilinya di Bandung , bila ditanya " urang Bandung  " ,
apa  eta  Casa teh atawa CN 235 teh  benaran buatan bangsa "urang " ?
Jawabnya  " teu nyaho atuh " .  Sugan , meureun buatan urang !  Ps. Sugan
atau mereun itu basa Sundanya , barangkali or maybe !  Menurut Kamus Lengkap
Bahasa Sunda Indonesia , Indonesia Sunda, Sunda Sunda ,Drs Budi Rahayu
Tamsyah , Spk hal .170 meureun itu bisa jadi, rupanya , kiranya . Hal 242,
sugan itu barangkali,kalau - kalau , siapa tahu .

Bolkow , BO 105 buatan Jerman dibawa ke IPTN terus dirakit atau di
assembling . Casa  " kit " nya dibawa dari Spanyol terus juga dirakit disini
. Sami mawon CN 235 dari Spayol juga dirakit di IPTN Bandung.

Apa kita mau mengatakan  secara tidak tahu malu Casa , CN 235 atau BO 105
yang men design , atau gagahnya buatan IPTN ?

Memang ada N 250 yang katanya akan diproduksi , tapi hingga saat ini masih
dalam katagori  " sugan atawa mereun " !

Ada juga , katanya , meureun , akan diciptakan kapal udara penumpang sekelas
Boing 737 gitu .

Ya bila mobil Asemka disebut "  dolanan "  ,ya  pantas proyek IPTN itu "
dagelan ' . " Poyokan " atau olok olok " urang Bandung " IPTN , Industri
Pesawat Tukang Nongkrong . Itu CN 236  yang dipaksakan " ngapung " walau
masih ada persoalan landing gear , roda pendarat, diberi nama TETUKO ., Nah
diplesetkan Sing Teko ora tuku, sing tuku ora teko ..Jenaka banget . Ya
lantaran  lakunya cuma komoditas dalam negeri . Ya ibaratnya bapak ibu
membuat jajanan tapi dijualnya cuma laku ke anak anaknya sendiri . Ya tekor
lah .

Coba bila Asemka itu dibantu RI 1 seperti dulu IPTN bila " klepekan "  habis
modal lantaran jualannya " ora payu " , wah hebat banget tuh . Dulu IPTN
selalu didrop " dana on top " dari Pak Harto sebagai "infus " agar tetap  "
excist " . Ya jatahnya dibagi bagi untuk  " ABRI " .TNI AD , AL ,AU dan
POLRI lewat  ' work shop " gitu.

Cuma kenyataannya ya tidak ada kemajuan . Malah setelah era reformasi IPTN
diganti menjadi PT DI . Dulu dulunya IPTN itu Industri Penerbangan Nurtanio
Indonesia . Mengambil nama Alm.Marsda Nurtanio yang bboleh dikatakan baru
satu satunya pencipta pesawat terbang Indonesia  , SIKUMBANG , BELALANG .
maaf bila keliru . Mengapa nama Nurtanio diganti menjadi Nusantara , " tidak
taulah saya " !

Bila tidak salah terdapat juga helicopter yang dibuat Bapak Seomarsono,
Purnawirawan AURI.

Nah mengapa,diganti menjadi PT DI , malah ada pertanyaan : bila IPTN sudah
BEKEN mengapa kudu diganti menjadi PT DI . Apa kurang percaya diri lantaran
IPTN merupakan proyek " dagelan " . Ya ya ya sekali lagi " mana kutahu " !

 

JPEG image

JPEG image

JPEG image

Other related posts:

  • » [breaktime-corner] Habibie Jenaka: Mobil Esemka "Dolanan"! - gunawan prakoso