[breaktime-corner] Bahaya Terlalu Sering Mengkonsumsi Mie Instan

Bahaya Terlalu Sering Mengkonsumsi Mie Instan
<file:///C:\Documents%20and%20Settings\peb2060366\Local%20Settings\Temp\
Rar$EX00.641\bahaya-terlalu-sering-mengkonsumsi-mie.html>  

 

 

 
<http://1.bp.blogspot.com/--dbHHcjUh0k/Tu9CyRvZFbI/AAAAAAAABK4/axPtDIbJm
Fo/s1600/mie.jpg> 

Mie instan, mungkin semua orang indonesia sudah tahu dengan salah satu
jenis makanan cepat saji ini, dan saya rasa anda semua tahu bahwa mie
instan merupakan makanan alternatif yang bisa mengenyangkan, mudah
memasaknya, cepat matangnya, gampang mendapatkannya, rasanya yang
lumayan enak (tersedia berbagai pilihan rasa) dan yang terpenting adalah
murah harganya. saat ini di indonesia telah banyak produsen yang
menyediakan Mie Instan, mulai dari yang sudah eksis sejak puluhan tahun
yang lalu seperti PT.Indofood Sukses Makmur dengan produk andalannya
Indomie, sampai PT Sayap Mas Utama yang baru beberapa tahun lalu baru
meluncurkan produk Mie sedap nya tapi sekarang sudah bisa mengambil hati
para penggemar mie instan.

 

tapi tahukah anda ternyata mie instan berbahaya bagi tubuh jika kita
terlalu banyak mengkonsumsinya? berikut ini sedikit ulasan mengenai
bahaya mie instan jika berlebihan memakannya.
<file:///C:\Documents%20and%20Settings\peb2060366\Local%20Settings\Temp\
Rar$EX00.641\bahaya-terlalu-sering-mengkonsumsi-mie.html> 

 

Bahaya mie instan.

Dalam proses pembuatan, mie instan yang mempunyai bentuk sangat panjang
dilipat, digoreng, dan dikeringkan dengan oven panas. nah dalam proses
penggorengan ini mie akan mengandung lemak. mie instan memang bahan
bakunya adalah tepung, tapi dalam proses pembuatannya juga ditambahkan
dengan minyak sayur, garam, natrium polifosfat (pengemulsi, penstabil
dan pengental), natrium karbonat dan kalium karbonat (keduanya pengatur
keasaman), tartrazine (pewarna kuning).

 

Kadang natrium polifosfat dicampur guar gum. Bahan lain misalnya
karamel, hidrolisat protein nabati, ribotide, zat besi dan asam malat
yang fungsinya tidak jelas. Selain minyak sayur, ada pula food additive,
yaitu bahan-bahan kimia yang ditambahkan ke dalam proses pengolahan
makanan, dengan tujuan agar makanan tersebut memiliki sifat-sifat
tertentu.

 

Bumbu mie, misalnya garam, gula, cabe merah, bawang putih, bawang merah,
saus tomat, kecap, vetsin (MSG) serta bahan cita rasa (rasa ayam, rasa
udang, rasa sapi) juga banyak menggunakan additive. Belum lagi stirofoam
dalam mie cangkir, yang dicurigai bisa menyebabkan kanker.

 

untuk ibu hamil, resiko kesehatan akibat dari additive mungkin tidak
langsung kelihatan, tapi menurut Arlene Eisenberg, dalam buku What to
Eat When You're Expecting, ibu hamil sebaiknya menghindari makanan yang
banyak mengandung additive. Bagi balita, bahan-bahan yang sebenarnya tak
dibutuhkan tubuh ini juga bisa memperlambat kerja organ-organ
pencernaan.

 

kandungan utama yang lain dari mie adalah karbohidrat kemudian ada
protein tepung (gluten), dan lemak, baik yang dari mie nya sendiri
maupun minyak sayur dalam sachet. Jika dilihat komposisi gizinya, mie
memang tinggi kalori, tapi kurang zat-zat gizi penting lain seperti
vitamin, mineral dan serat.

 

jika anda ingin mie anda bergizi lengkap, perlu ditambahkan sayuran
seperti kol, sawi, tomat, brokoli, wortel, atau kecambah, tambahkan juga
baso, udang , telor, sosis atau kornet. Bahan-bahan tambahan tadi
tinggal dimasukkan saat anda merebus mie, yang perlu diingat, sebaiknya
hindari konsumsi mie instant setiap hari.

 

Kandungan MSG dalam Mie Instan

jika anda baca dalam kemasan mie instan umumnya terdapat bahan yang
bertuliskan MSG atau yang juga dikenal dengan Monosodium Glutamate
(MSG), MSG juga biasa disebut vetsin atau michin. dibalik kenikmatan
vetsin atau MSG ini, disinyalir berbahaya bagi kesehatan tubuh manusia,
terutama kesehatan anak-anak.

 

apakah MSG atau MOnosodium Glukamate itu ? MSG adalah garam natrium
(sodium) dari asam glutamat (salah satu asam amino non-esensial penyusun
protein). MSG umumnya dijual sebagai kristal halus berwarna putih, dan
penampakannya mirip gula pasir atau garam dapur.

 

Glutamate adalah asam amino (amino acid) yang secara alami terdapat pada
semua bahan makanan yang mengandung protein. Misalnya, keju, susu,
daging, ikan dan sayuran. Glutamate juga diproduksi oleh tubuh manusia
dan sangat diperlukan untuk metabolisme tubuh dan fungsi otak. Setiap
orang rata-rata membutuhkan kurang lebih 11 gram Glutamate per hari yang
didapat dari sumber protein alami.

 

Monosodium Glutamate adalah zat penambah rasa pada makanan yang dibuat
dari hasil fermentasi zat tepung dan tetes dari gula beet atau gula
tebu. Ketika MSG ditambahkan pada makanan, dia memberikan fungsi yang
sama seperti Glutamate yaitu memberikan rasa sedap pada makanan. MSG
sendiri terdiri dari air, sodium dan Glutamate.

 

MSG dibagi menjadi dua jenis, yakni alami dan buatan. MSG yang alami
sehat untuk dikonsumsi. Sedangkan yang buatan, dan justru banyak
beredar, sangat berpotensi mendatangkan gangguan kesehatan.

 

Jika digunakan secara berlebihan, MSG mempunyai efek negatif terhadap
tubuh. mengkonsumsi MSG sebanyak 12 gram per hari dapat menimbulkan
gangguan lambung, gangguan tidur dan mual-mual. Bahkan beberapa orang
ada yang mengalami reaksi alergi berupa gatal, mual dan panas. bukan
hanya itu saja MSG juga dapat memicu hipertensi, asma, kanker serta
diabetes, kelumpuhan serta penurunan kecerdasan. (wah menakutkan juga
ya)

 

Sebelum tahun 60-an MSG digunakan golongan masyarakat baik ibu rumah
tangga maupun restoran di Cina, Jepang, Korea, Thailand, Vietnam dan
Myanmar. Takarannya pun sangat kecil sekali, yakni 1-2 korek kuping
(setara dengan 30-60 Mg) untuk setiap porsi masakan ala Cina, mie atau
bakso. pangsit. Makanan tradisionel dan lokal asli indonesia tidak
menggunakan sama sekali, karena sudah terasa lezat dan gurih oleh ramuan
bumbu rempah.

 

jika anda ingin tahu, sebenarnya untuk jenis masakan indonesia tidak
membutuhkan MSG karena sudah banyak banyak yang membuat lezat makanan
indonesia, jika anda menambah MSG tentunya itu akan berlebihan. utamanya
MSG berfungsi mengintensifkan rasa gurih dari produk daging dagingan.

 

jadi sangat disarankan menghindari penggunaan MSG yang berlebihan pada
masakan ataupun makanan anda, atau anda dapat menggantinya dengan gula
atau garam.

 

Jika pun diperlukan pengganti MSG biasanya adalah yeast extract (ekstrak
khamir), atau moromi (hasil fermentasi kedele) atau bubuk kecap. Untuk
itu, demi kesehatan tubuh kita terutama anak-anak, hindari penggunaan
MSG yang berlebihan dalam masakan dan makanan dan sebaiknya mengganti
penyedap masakan anda dengan garam dan gula atau tidak memakainya sama
sekali.

 

Monosodium Glutamate adalah zat penambah rasa pada makanan yang dibuat
dari hasil fermentasi zat tepung dan tetes dari gula beet atau gula
tebu. Ketika MSG ditambahkan pada makanan, dia memberikan fungsi yang
sama seperti Glutamate yaitu memberikan rasa sedap pada makanan. MSG
sendiri terdiri dari air, sodium dan Glutamate.12 gram MSG per hari
dapat menimbulkan gangguan lambung, gangguan tidur dan mual-mual. Bahkan
beberapa orang ada yang mengalami reaksi alergi berupa gatal, mual dan
panas. Tidak hanya itu saja MSG juga dapat memicu hipertensi, asma,
kanker serta diabetes, kelumpuhan serta penurunan kecerdasan.

 

dampak berbahaya lain dari MSG yang tersebut di atas adalah dapat
menyebabkan dari penyakit Fibromyalgia. penyakit Fibromyalgia adalah
kumpulan rasa nyeri pada hampir seluruh tubuh. Tempat nyeri yang
dirasakan banyak sekali dan bisa sampai 18 titik nyeri.

 

beberapa waktu yang lalu terdapat isu bahwa dalam mie instan terdapat
lapisan lilin yang membuat mie tidak lengket saat dimasak, tapi isu
lilin ini sudah dibantah oleh BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan)
beberapa tahun lalu. Hingga kini pun isu tersebut masih dibantah. Tentu
saja, sebuah produk mi instan ternama turut membantah isu tersebut.

 

Berikut ini ada sedikit tips, memasak mie instan agar lebih aman.

masak air sampai mendidih, dengan takaran air dua kali lebih banyak
dibandingkan anda masakan mie instan dengan cara biasa. jika air benar
benar mendidih, pisahkan air menjadi dua bagian misalnya anda tuang ke
dalam dua panci yang berbeda. Masukkan mie ke panci pertama (atau panci
pencuci lilin mie), dan didihkan kembali. Tunggu hingga air menjadi agak
menguning (ini tanda bahwa lapisan lilin yang terdapat di permukaan mie
instan mulai luntur). Setelah itu, angkat dan tiriskan.

 

Jika kamu menginginkan mie instan kuah, masukkan mie yang telah 'dicuci'
ke dalam panci kedua, didihkan sebentar.

 

JPEG image

Other related posts:

  • » [breaktime-corner] Bahaya Terlalu Sering Mengkonsumsi Mie Instan - Agung Luthfi Zauhar Ma'mun