[milis-salafy] Re: [salafy] Annaqdu manhajun syar'iyun

Jazakumullah Akhi Uuh atas kiriman transkrip rekamannya

On Wed, 15 Oct 2003 23:17:38 -0700 (PDT)
  Uuh Muhdy Zaeny <uuhmz97@xxxxxxxxx> wrote:
>Transkrip rekaman kaset ta'lim
>
>Pembicara        : Ustadz Abu Hamzah Yusuf
>
>Tempat             : Masjid LIPI, Dago, Bandung
>
>Waktu               : Ahad tanggal 12 Oktober 2003 pukul 
>14.00-16.00
>
>Kitab                 : Annaqdu manhajun syar'iyun 
>(Kritikan adalah manhaj yang syar'i)
>
>Karya                : Syaih Rabi' bin Hadi Al Madkholi
>
> 
>
>Alhamdulillahi washolatu wassalamu 'ala rosulillah, 
>segala puji bagi Allah, sholawat dan salam atas 
>Rosulullah, amma ba'du
>
>Qola Syaikh Robi' bn Hadi Al Madkholi Hafidzohullah : Al 
>Amru bil Ma'ruf wa nahyi anil munkar , memerintah kepada 
>yang baik mencegah dari perkara yang munkar adalah 
>kelebihan-kelebihan yang dimiliki oleh ummat ini, dan 
>juga merupakan kewajiban-kewajiban yang paling besar 
>dimana agama tidak akan tegak kecuali dengan keduanya, 
>yang pertama adalah amar ma'ruf dan yang kedua adalah 
>nahyi munkar.
>
> 
>
>Al Bayan, keterangan :
>
>Menerangkan perkara yang haq kehadapan manusia dan tidak 
>menyembunyikannya adalah perkara yang besar yang di 
>dalamnya terdapat janji yang besar yaitu berupa pahala 
>bagi orang-orang yang menjelaskan dan menyampaikannya ke 
>hadapan manusia, menyampaikan al-'ilmu dan agama Allah 
>subhanahu wa ta'ala. Sebaliknya ancaman yang keras atas 
>orang-orang yang menyembunyikannya. Allah berfirman dalam 
>al Baqoroh : 159:" Sesngguhnya orang-orang yang 
>menyembunyikan apa yang telah Allah turunkan dari 
>keterangan-keterangan dan petunjuk seteah kami terangkan 
>di dalam al kitab maka sesunguhnya mereka itu dilaknat 
>oleh Allah dan mendapatkan la'nat dari orang-orang yang 
>melaknat" 
>
> 
>
>Hal ini yaitu menerangkan perkara yang haq kepada manusia 
>dan mengajak orang untuk loyal kepada ahlinya serta 
>menjauhkan manusia dari perkara yang batil dan 
>memerintahkan untuk meninggalkan para ahli batil, itu 
>ditolak dan dikaitkan oleh ahli bid'ah dan ahlul dolal 
>dan sufiyah dengan perkara al Ghibah. Nah seperti inilah 
>ya ikhwan ahlul bid'ah ketika dikritik mereka akan 
>mencari seribu alasan untuk menghindar dari kritikan itu. 
>Dan Allahul musta'an ketika kita berbicara tentang sii 
>fulan, atau jamaah fulan maka akan datang serta merta 
>bersama itu tuduhan-tuduhan ghibah. Ummat sekarang ini 
>sudah banyak tidak tahu tentang masalah gibah. Adapun 
>ahlul bid'ah, makanya ya ikhwan, tentunya tidak mau jika 
>aurot kesesatan mereka  itu terbongkar sehingga mereka 
>bersembunyi dengan alasan ghibah. Miskin.. memang mereka 
>ini ahli bid'ah, miskin.. ahlul dolal dan orang-orang 
>sufiyah ini  yang biasa senyum disana senyum disini yang 
>damai disana dan damai disini, semua dianggapnya sebagai 
>kawan 
> bahkan orang-orang kafir pun dianggap kawan uhffilakum 
>dari mereka-mereka ini ya ikhwaan, hindarkan diri diri 
>kita dari mereka yang mengatakan demikinan. Na'am , jadi 
>kita jelaskan sekali lagi jadi ahlil bid'ah bersembunyi 
>dari kritikan-kritikan itu dibalik alasan ghibah. 
>
> 
>
>Wa Allahul musta'an ketika ana menulis tentang Abu 
>Qotadah, maka dengan serta merta datang 
>tanggapan-tanggapan yang hampir semua  mengatakan, ?ini 
>ghibah ya akhi, dia seorang da'i tahuid ya akhi? dia 
>seorang da'i yang menyerukan untuk meninggalkan bid'ah ya 
>akhi.. . Maka saya katakan pada mereka aku tidak peduli 
>walaupun 500 orang atau 2000 orang mengenal sunnah 
>melalui tangannya abu Qotadah, mengenal bid'ah melalui 
>tangannya Abu Qotadah , tetapi kalau orang itu tidak 
>lurus dan malah bermuamalah dengan ahlul bid'ah Ya opo? ? 
>Apa artinya? Hal ini semua tidaklah menjadikan saya untuk 
>diam berbicara tentangnya. Orang-orang munafiq mereka 
>mempunyai kebaikan, tetapi tidak sedikitpun Allah 
>menyatakan pujiannya di dalam Al Qur'an. Orang- orang 
>khawarij, Masya Allah, bacaan quran mereka , jidat-jidat 
>meraka hitam, tetapi Roulullah tetap mencerca mereka, 
>bahkan A'isyah Radhiallahu 'anha mengatakan mereka kilabu 
>ahlinnar, anjing neraka. Na'am. Kalau seandainya perkara 
>menerangkan kepada ummat
> tentang yang haq dan menjauhkan dari perkara yang batil 
>itu merupakan ghibah, tentu Rosulullah telah bergibah, 
>para shahabat telah berghibah, ibnu Umar telah menggibah 
>Qodariyah, Ibnu Abbas telah menggibah khawarij, maka 
>tentu juga para tabiin telah telah bergibah dan semua 
>ulama Islam telah berghibah, dan ini perkara yang 
>mustahil bagi mereka, karena mereka bukan orang-orang 
>yang tidak tahu tentang ghibah. Dan kita nasehatkan juga 
>kepada orang-orang kecil itu untuk  pelajari gibah, 
>membahas secara khusus tentang ghibah agar mereka 
>mengetahui seperti apa yang dinamakan ghibah dan seperti 
>apa yang dinamakan mengkritik secara syar'i. na'am.
>
> 
>
>Qola [Syaikh Rabi'] : wal ghibah Laa Syak annaha haroomun 
>?, dan tidak ragu lagi bahwa ghibah merupakan perkara 
>yang diharamkan dan juga melanggar kehormatan muslimin 
>serta darah-darahnya serta harta-hartanya juga perkara 
>yang diharamkan. Demikianlah Rosullullah shallallahu 
>'alaihi wasallam pernah berkhutbah pada hari idul adha 
>seperti yang diriwayatkan dari Abu Bakroh rhadiallahu 
>'anhu beliau berkata: beliau [Rosul] bertanya hari apakah 
>ini? Maka para sahabatnya menjawab Allah dan RosulNya 
> lebih mengetahui, lalu kami diam. Lalu Rosul bertanya 
>lagi, bukankah ini hari Adha? Para sahabat menjawab 
> benar ya rosulullah, Lalu Rosulullah bertanya lagi , 
>Bulan apakah ini? Para Sahabat menjawab: Allah dan 
>Rosulnya lebih mengetahui, lalu kami diam sehngga kami 
>mengira bahwasanya Rosul akan menyebutnya dengan nama 
>lain. Rosul bertanya lagi, apakah ini bulan harom?, 
>..ya'ni para sahabat sebenarnya tahu bahwa ini bulan 
>harom tetapi khawatir Rosullullah akan menyebut bulan 
>harom dengan sebutan
> lain. ?Lalu kami jawab, benar ya rosullulah. Lalu 
>Rosulullah bertanya lagi Negeri Apa ini? Lalu kami diam 
>sampai-sampai kami mengira  rosul akan menyebutkan negeri 
>itu dengan negri lain, lalu Rosul bertanya lagi : 
>bukankah ini Negeri Harom yang telah ma'ruf ,diketahui 
>dan masyhur ? maka para sahabat pun mengetahui bahwa 
>negeri itu negeri harom, lalu sahabat mejawab: benar ya 
>Rosulullah. Kemudian Rosulullah bersabda : "Sesungguhnya 
>Allah telah mengharamkan atas kalian darah-darah kalian 
>dan harta-harta kalian serta kehormatan-kehormatan kalian 
>seperti keharamannya pada hari ini, ya'ni yang memiliki 
>kehormatan, di bulan kalian ini, dan di negeri kalian 
>ini" (Muttaqun 'alaih). Jadi jelaslah bahwa dengan hadits 
>yang disampaikan atau diriwayatkan dari Abu Bakroh ini 
>merupakan suatu dalil bahwasannya ghibah itu adalah 
>aperkara yang diharamkan, tetapi masalahnya jangan sampai 
>perkara yang gibah dikatakan ghibah dan yang bukan ghibah 
>juga dikatakan ghibah. Harus ada yang pembedaan antara
> yang ghibah dan yang bukan. 
>
> 
>
>Tidak setiap menceritakan kejelekan orang lain itu 
>disebut ghibah tetapi harus melihat sisi-sisi ketentuan 
>dari perkara itu, tidak mungkin ya ikhwan para ulama para 
>ahli hadits ketika menceritakan tentang fulan do'if, 
>fulan kadzab, fulan begini dan begini , itu dikatakan 
>ghibah. Apakah ada yang mengatakan ini ghibah? Kalau ada 
>orang ini telah majnun [gila], yaa. Ga mungkin, ya 
>ikhwan, masalah yang seperti ini disebut ghibah. Ar Rosul 
>shalallahu'alaihi wassalam pernah menceritakan tentang 
>Abu Jahm, Rosul juga telah menceitakan tentang Muawiyah 
>ketika mereka ingin meminang seorang shohabiyah lalu 
>kemudian dua orang ini kembali, lalu rosul menceritakan 
>tentang dua orang ini . Kedua orang ini ketika 
>diceritakan oleh Rosulullah shalallahu 'alaihi wasallam 
>mereka tidak ada di tempat. Apakah kita katakan bahwa 
>Rosulullah telah berghibah, sementara rosulullah sendiri 
>yang bersabda dalam hadits ini Allah mengharamkan 
>darah-darah kalian, mengharamkan harta-harta kalian dan 
>mengharamkan
> kehormatan-kehormatan kalian, na'am. 
>
> 
>
>Wallahu subhanahu wata'ala berfirman dalam AlQuran surat 
>Al Hujurot :12 : " Wahai orang -orang yang beriman, 
>jauhilah oleh kalian banyak prasangka, karena sebagian 
>prasangka adalah dosa, dan janganlah kalian saling intai 
>mengintai, dan janganlah kalian salng gibah menggibah, 
>apakah kalian menyukai memakan daging saudaranya yang 
>telah menjadi bangkai, tentu kalian membencinya" [Qola 
>Syaikh Rabi ] Laa syak ?,  Maka tidak ragu lagi 
>bahwasannya daging-daging kaum muslimin ini hukumnya 
>harom, diharamkan bagi seseorang untuk membunuh kaum 
>muslimin, dan orang yang mengghibah saudaranya 
>seolah-olah ia sedang memakan bangkai, dan siapa orang 
>yang sanggup untuk memakan bangkai yang sudah busuk, 
>tentu tidak ada. Tentu saja setiap jiwa ini menolaknya. 
>Akan tetapi demi tercapainya kemaslahatan dan demi 
>tercapainya maksud-maksud Islam, demi terproteksi nya 
>agama ini  serta terjaganya agama ini, maka Allah 
>subhnahu wa ta'ala membolehkan perkara-perkara yang 
>kadang-kadang bentuknya seperti ghibah
> tapi ia tidak termasuk di dalam ghibah. Maka seorang 
>manusia yang salah yang terjatuh ke dalam kesalahan dan 
>diperingatkan atas kesalahannya itu maka ini adalah 
>perkara yang wajib dan harus dilakukan, dan ini disebut 
>nasihat, disebut pula sebagai bayan sebagai penjelasan, 
>maka ini adalah perkara ushul, mendasar dalam Islam yang 
>harus di tegakkan. 
>
> 
>
>Karena kalau tidak ada yang menegakkan akan tercampur 
>aduklah antara yang haq dan yang batil sementara Allah 
>mengatakan " ditampakkannya yang haq itu dalam rangka 
>menggempur yang batil " sementara kalau yang haq ini 
>tidak digunakan untuk menggempur yang batil maka bisa 
>jadi akan tercampur dengan yang batil atau bahkan 
>kebalikkannya yang batil akan menggempur yang haq. Na'am, 
>bila sunnah itu mati maka bid'ah yang akan hidup bila 
>sunnah itu hidup maka bid'ah yang akan mati. Dan 
>demikianlah ya ikhwan, jadi kita memperingati orang yang 
>ada padanya mukholafah, yang ada padanya penyimpangan, 
>kemudian kita ingatkan, ini adalah nasihat, dan juga 
>bayan, bukan termasuk permasalahan ghibah.
>
> 
>
>Qola [syaikh] tujuannya agar agama ini tidak hancur, 
>.karena juga kita harus ketahui bahwa betapa banyaknya 
> manusia yang telah bersalah dan betapa banyak nya yang 
>telah terjerumus pada kesalahan dan sangat banyak sekali 
>manusia?manusia yang terjerumus dalam kesesatan yang hawa 
>nafsu telah menyetirnya, wal iyadubillah, bahkan sebagian 
>orang-orang sholeh juga yang telah disetir oleh hawa 
>nafsunya sehingga hawa nafsunya juga telah mengalahkan 
>dirinya akhirnya orang sholeh itu terjerumus kedalam ke 
>salahan dan berbicara tentang Allah tanpa ilmu.
>
> 
>
>Na'am, bila kita sudah melihat kenyataan seperti ini, 
>tentu sangatlah harus adanya tanbih dan sangatlah harus 
>adanya nasihat, bila kita ketahui bahwasannya mujtamaul 
>muslimin, masyarakat muslimin itu banyak yang terjatuh 
>pada kesalahan bahkan bukan masyarakat muslimin saja 
>tetapi dai'-dainya juga yang dulunya sholeh kemudian 
>menjadi tholeh, yang dulunya sholeh terjerumus ke dalam 
>kesesatan maka ketika ini wajib hukumnya meberikan bayan, 
>keterangan, memberikan nasihat memberikan tanbih kepada 
>ummat  dari kesalahan yang dilakukannya agar ummat ini 
>tidak mengikuti kesalahan yang diikutinya, na'am bila 
>dibiarkan tentu mafsadah yang lebih besar. Kerusakan yang 
>lebih menyebar luas, na'am. 
>
> 
>
>Qola [Syaikh]  dan inilah diantara kelebihan?kelabihan di 
>ummat ini yang membedakan antara ummat ini dengan ummat 
>lainnya, dan diantara kelebihan itu diantaranya 
>bahwasannya Allah melebihkan din ini di atas agama-agama 
>yang lainnya  dimana Allah menjanjikan untuk menjaga 
>Agama ini, Allah berfiman: " Sesungguhnya Kami yang 
>menurunkan ad Dzikro dan Kami pulalah yang menjaganya" 
>maka Allah subhanahu wata'ala menjaga din ini melalui 
>tangan tangan ummat ini yang Allah telah memujinya dalam 
>firmanNya : "Kalian adalah sebaik-baik ummat yang 
>dikeluarkan di tengah-tengah manusia dalam rangka 
>memerintah kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang 
>munkar dan kalian beriman pada Allah"
>
> 
>
>Karena itu ya ikhwan, jadilah para pembela-pembela agama 
>Allah, jadilah pembela-pembela Sunnah Rosulullah 
>shalallahu' alaihi wa sallam. Na'am, kita yakin 
>bahwasannya Allah telah menjaga agama ini dengan 
>penjagaan Allah ini melalui tangan-tangan kita, na'am, 
>melalui kesungguhan kita untuk menjaganya dari 
>perkara-perkara yang baru, dan perkara-perkara  yang 
>batil sekalipun. Na'am, oleh karena itu maka jadilah 
>kalian pembela-pembela sunnah, jadilah kalian pembela 
>Allah dengan membela agamaNya. Lebih baik bagi kita ya 
>ikhwan memiliki musuh seluruh isi dunia dari pada kita 
>memiliki musuh Allah di akhirat nanti gara-gara kita 
>tidak mau menjadi pembela agamaNya. Lebih baik kita 
> mempunyai musuh sejuta atau dua juta atau berjuta-juta 
>di dunia ini dari pada kita mempunyai musuh Rosulullah 
>shalallahu 'alaihi wasallam karena kita tidak mau membela 
>Sunnahnya. Ini ya ikhwan yang perlu kita tegaskan. Na'am, 
>kita nyatakan yang haq itu adalah haq dan yang batil 
>adalah  batil. 
>
> 
>
>Qola [syaikh] maka diantara yang termasuk ke dalam amar 
>ma'ruf nahi munkar itu adalah mengkritik 
>kesalahan-kesalahan dan menerangkannya serta 
>menjelakannya ke hadapan manusia dan ini bagian dari amar 
>ma'ruf nahi munkar dan mengokohkan ummat ini di atas 
>dinullah, dan mengusir atau menghilangkan 
>penyelewengan-penyelewengan yang dilakukan oleh 
>orang-orang bodoh dan pelanggaran yang dilakukan ahli 
>batil atas agama ini.
>
> 
>
>Kita cukupkan dulu sampai sini, karena sepertiya sudah 
>sore.
>
>Subhanaka Allahumma wa bihamdika asyhadu alla lailaha ila 
>anta astaghfiruka wa atubu ilaika
>
>Walhamdulillahirobbil 'alamin.
>
>
>---------------------------------
>Do you Yahoo!?
>The New Yahoo! Shopping - with improved product search
>
>============================================================================
>Web Based Mailing List Salafy di 
>http://www.salafy.or.id/layanan.php
>Alamat Email kirim ke Mailing List : salafy@xxxxxxxxxxxxx
>Free Webmail @s.salafy.or.id, @user.salafy.or.id, 
>@salafy.za.net, @assalafi.za.net, @salafy.zzn.com. 
>----------------------------------------------------------------------------
>

===========================================================================================
"Ada yang baru di www.sekolah-online.net" buat kalian yang lagi siap-siap test 
masuk perguruan tinggi, silahkan coba latihan try out online di 
www.sekolah-online.net/tryout.
Buktikan kalo kalian emang udah siap masuk perguruan tinggi.
Ada bank soalnya juga lho...!
so, tunggu apa lagi, just click and do it...
"hanya bisa diakses dari Telkomnet Instan,Telkomnet ISDN, dan ASTINet"  
===========================================================================================
============================================================================
Web Based Mailing List Salafy di http://www.salafy.or.id/layanan.php
Alamat Email kirim ke Mailing List : "salafy@xxxxxxxxxxxxx"
Free Webmail @salafy.cjb.net, @assalafi.cjb.net, @s.salafy.or.id, 
@user.salafy.or.id, @salafy.za.net, @assalafi.za.net, @salafy.zzn.com. 
----------------------------------------------------------------------------

Other related posts: