[ppi] [ppiindia] kalau gini kesel nga' sich ??? ..
- From: "Listy" <listy@xxxxxxxxxxxxxxx>
- To: "[ppiindia] (E-mail)" <ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx>
- Date: Tue, 31 Aug 2004 16:15:12 +0700
** Mailing List|Milis Nasional Indonesia PPI-India **
> -----Original Message-----
>
>
>
> > Ceritanya ada seorang pemuda yang diajukan ke
> > pengadilan dengan tuduhan yang lumayan bikin
> > heboh: menggebuki seorang nenek di dalam kereta api
> > jurusan Jakarta - Surabaya sampai nenek tersebut
> > meninggal dunia.
> >
> > Hakim yang memimpin persidangan berkata kepada si
> > pemuda, "Sekarang coba anda ceritakan apa saja yang
> > sebenarnya terjadi secara lengkap dan detail.
> > Bayangkan... kok anda kejam sekali ya,
> > tega-teganya memukuli nenek-nenek sampai mati!"
> >
> > Pemuda itu pun memulai. "Begini Pak Hakim, saya tiga
> > hari yang lalu naik kereta jurusan Jakarta - Surabaya
> > dari Stasiun Gambir. Saya duduk berhadapan dengan
> > seorang nenek tua. Kereta berangkat dan beberapa
> > saat kemudian sampai di stasiun Jatinegara.
> >
> > Nah di stasiun Jatinegara ini kereta berhenti untuk
> > pemeriksaan karcis... Kondektur pun datang ke gerbong
> > tempat saya berada, dan tak lama kemudian menanyakan
> > tiket saya. Saya langsung tunjukkan ke dia."
> >
> > "Kemudian giliran dia meminta tiket si nenek. Nah
> > dia mengeluarkan handbag dari kopernya, terus dari
> > dalam handbag itu dia mengeluarkan dompet besar,
> > dan dari dompet besar itu dia mengeluarkan dompet kecil.
> > Dari dompet kecil itu dia mengeluarkan bungkusan,
> > terus dia buka bungkusan itu dan ternyata masih ada
> > bungkusan yang lebih kecil. Bungkusan kecil itu dia buka,
> > dan di dalamnya ada kotak korek api.
> > Rupanya dia menyimpan tiketnya di kotak korek api itu."
> >
> > "Setelah diperiksa pak kondektur, dia menaruh
> > tiketnya lagi ke kotak korek api itu, lalu kotak
> > korek api dibungkus lagi pakai bungkus kecil
> > itu, lalu bungkus besar, lalu ditaruh dalam dompet
> > kecil, lalu dalam dompet besar, lalu dompet besar itu
> > dimasukkan kembali ke dalam handbag,
> > lalu handbag-nya dimasukkan lagi ke kopernya..."
> >
> > "Kita pun meneruskan perjalanan. Perhentian
> > berikutnya di stasiun Bekasi.
> >
> > Di sana juga sama, ada pemeriksaan karcis oleh
> > kondektur. Saya dengan cepat diperiksa tiketnya,
> > sementara nenek itu mengeluarkan handbag dari
> > kopernya, terus dari dalam handbag itu dia
> > mengeluarkan dompet besar, dan dari dompet besar
> > itu dia mengeluarkan dompet kecil. Lalu
> > berturut-turut keluar bungkusan besar, lalu
> > bungkusan kecil yang di dalamnya masih ada kotak
> > korek api. Tiket dia keluarkan dari kotak
> > korek api, diperiksa kondektur, lalu masuk lagi
> > kotak korek api, bungkusan kecil, bungkusan besar,
> > lalu dompet kecil, dompet besar, handbag, dan akhirnya
> > masuk koper lagi..."
> >
> > "Kereta jalan terus, dan kita sampai di stasiun
> > Karawang.
> >
> > Lagi-lagi ada pemeriksaan tiket. Tiket saya cepat
> > diperiksa, sementara si nenek itu mengeluarkan handbag
> > dari koper, lalu dompet besar, lalu dompet kecil, lalu
> > dari dalam dompet kecil dia mengeluarkan......"
> >
> > Belum sempat si pemuda selesai, hakim keburu membentaknya.
> >
> > "Hei kamu, jangan main-main ya!! Kamu ini cerita
> > atau ngomong yang bukan-bukan??? Ini pengadilan tahu!!!"
> >
> > Langsung saja pemuda itu menyambar, "Naaah lihat 'kan,
> > Bapak Hakim baru mendengar cerita yang cuma segini saja
> > sudah marah.
> >
> > Sekarang bayangkan, saya mesti MENYAKSIKAN HAL ITU
> > DARI JAKARTA SAMPAI SURABAYA !!!"
>
>
>
>
>
>
>
>
>
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi.4t.com
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Posting: ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx
5. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
6. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
7. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
--------------------------------------------------------------------------
Bagi Anda yang ingin berdiskusi tentang apa saja dg akrab, santai tapi serius
dan penuh persahabatan dg seluruh masyarakat/mahasiswa Indonesia di luar negeri
serta tokoh-tokoh intelektual dan pejabat Tanah Air, silahkan bergabung dg
milis ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxxx Kirim email kosong ke:
ppiindia-subscribe@xxxxxxxxxxxxxxx atau kunjungi
www.geocities.com/arsip_nasional/
--------------------------------------------------------------------------
- Follow-Ups:
- [ppi] Re: [ppiindia] kalau gini kesel nga' sich ??? ..
- From: ujang polis
- [ppi] Re: [ppiindia] kalau gini kesel nga' sich ??? ..
- From: dicky riyadi
Other related posts:
- » [ppi] [ppiindia] kalau gini kesel nga' sich ??? ..
- » [ppi] Re: [ppiindia] kalau gini kesel nga' sich ??? ..
- » [ppi] Re: [ppiindia] kalau gini kesel nga' sich ??? ..
- [ppi] Re: [ppiindia] kalau gini kesel nga' sich ??? ..
- From: ujang polis
- [ppi] Re: [ppiindia] kalau gini kesel nga' sich ??? ..
- From: dicky riyadi