[ppi] [ppiindia] iNTERMEZZO DI KEBUN
- From: "Ambon" <sea@xxxxxxxxxx>
- To: <"Undisclosed-Recipient:;"@freelists.org>
- Date: Tue, 27 Sep 2005 22:58:10 +0200
** Mailing List|Milis Nasional Indonesia PPI-India **
** Situs resmi: http://www.ppi-india.org **
** Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia **
** Informasi Beasiswa Scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com
**SELASA, 27 SEPTEMBER 2005
GALAMEDIA
Di Kebun pun Okelah
ADA yang bilang jangan percaya sama mulut lelaki. Laki-laki mah buaya darat.
Ada juga yang mengatakan lelaki itu seperti kucing, pendiam dan terlihat
bageur, tapi sekali menggeliat, cakarannya bo!
Makanya, eneng-eneng geulis mesti berhati-hati mencari pacar. Jangan sampai
ketemu dengan laki-laki buaya atau pemuda yang ngabudi ucing, apalagi ucing
gering. Cinta sama pacar boleh-boleh saja, sebab kata orang cinta itu anugerah,
jangan disia-siakan. Tapi jangan lupa, mencintai seseorang itu jangan sampai
membabi buta. Kata nenek itu berbahaya.
Seperti yang dialami Euis (16), namanya disamarkan. Ia sudah satu bulan
berpacaran dengan Ujang (16), juga nama samaran. Tapi, meskipun baru sebulan
berkenalan, keduanya sudah lengket seperti permen karet. Ke mana-mana selalu
berdempet-dempet. Kata Euis, Aa Ujang mah asyik, sering ngajak main dan banyak
duit.
Meskipun pasangan ABG ini secara hukum masih dikategorikan anak-anak alias
masih bau kencur dan bau jaringao, tapi soal kahayang mah tidak kalah sama
om-om dan tante-tante yang sudah berpengalaman.
Berbeda dengan Ujang, Euis mah meskipun sudah tidak merasa asing lagi dengan
urusan "gituan", dia masih punya benteng. Bibir atas mah boleh diembat sampai
jeding, gunung sakembarannya pun kalau cuma kesentil dikit mah enggak apa-apa,
tetapi yang satu itu mah nehi. Mendingan tumtutumpuran dan cinta sampai di sini
ketimbang harus nyanggakeun saaya-aya. Itulah sebabnya ketika Ujang aha-ehe,
Euis tetap pada pendiriannya, dia tidak mau digadabah.
Tapi, jangan disebut Ujang kalau tidak bisa menaklukkan sang pacar. Pada Jumat
(26/7), Ujang mengajak Euis dan Eneng, temannya, jalan-jalan naik motor ke
suatu tempat di Cikalage dan Cikancung. Puas bermain, Eneng diantarkan ke
rumahnya, tapi Euis kembali diajak jalan-jalan ke Kp. Candi, Desa dampit, Kec.
Cicalengka, sekira pukul 12.45 WIB. Lalu keduanya masuk kebun. Pikir Ujang, di
kebun pun okelah.
Di kebun itulah Ujang mulai beraksi. Mula-mula, Ujang senyam-senyum kumasep,
merasa dirinya Arjuna, senyumnya dibalas sama sang Subadra. Lalu Ujang
bisik-bisik, membuat Euis cekikikan dan bulu romanya merinding bagai bulu
landak. Waktu Ujang mengedip, Euis teh mengangguk seperti burung puter yang
sedang beger. Tidak antaparah lagi, Ujang langsung beraksi. Eneng pun diam saja
waktu Ujang menyerang pipi dan bibirnya.
Nah, ketika ada kokod palid nyasar ke bagian bergambar petir alias tegangan
tinggi, Euis ngagurinjal, kemudian berlari. Sayangnya, Ujang sudah kemasukan
gaang. Euis yang hendak lari malah diterjang lalu dihompet dan mulutnya
disumpal dengan tanah.
Euis berusaha melawan, tapi namanya juga perempuan, tenaganya keburu habis.
Akhirnya Euis hanya bisa menangis saat Ujang ngecah sawah sakotaknya.
"Tidak usah takut, Aa mau bertanggung jawab," kata Ujang sambil hah heh hoh.
Euis tidak menjawab. Ia melihat Ujang seperti buaya. Meski beberapa kali Ujang
mengatakan sayang, Euis mah ngagukguk sampai ke rumahnya. Saking bencinya sama
Ujang, Euis melaporkan kekasihnya itu ke polisi.
Kini Ujang diseret ke Pengadilan Negeri Bale Bandung untuk
mempertanggungjawabkan perbuatannya. Jaksa penuntut umum Salman, S.H.
mendakwanya dengan pasal 285 di hadapan majelis hakim yang diketuai oleh Endang
Sri, S.H. (B.33/B.47)**
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Help Sudanese refugees rebuild their lives through GlobalGiving.
http://us.click.yahoo.com/V8WM1C/EbOLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
--------------------------------------------------------------------------
Situs resmi: http://www.ppi-india.org ;
Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia ;
Informasi Beasiswa Scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com
--------------------------------------------------------------------------
Other related posts:
- » [ppi] [ppiindia] iNTERMEZZO DI KEBUN