[ppi] [ppiindia] fw : diskusi akar kebencian agama-agama langit

** Mailing List|Milis Nasional Indonesia PPI-India **

Nambahi bahan diskusi - siapa tahu berguna
dalam membedah akar kebencian antar agama-agama
langit dan refleksi hatred secara religious yg dicerminkan
oleh sikap pemeluknya.

salam,
Ari Condro


==========
Mas Joko,
Apakah ada doktrin kebencian terhadap suatu umat dalam Islam?
Mitos permusuhan itu tidak pernah ada dalam Islam, kapankah RasuluLlah saw
mengajarkan doktrin seperti itu kepada ummatnya?

Tentang ayat yang mas Joko kutip, al-Baqarah (2) ayat 120. Ada baiknya agar
tidak bias, mas Joko cantumkan dulu sababun nuzul (latar belakang turunnya)
ayat tsb.
Apakah ayat tsb secara umum berbicara tentang entitas Yahudi dan Nasrani
secara keseluruhan dan berlangsung selamanya?
Ataukah khusus "oknum" dari Yahudi dan Nasrani dan khusus pada masa turun
ayat itu saja? Sementara yang dikecam oleh Allah swt adalah sifat mereka,
artinya Yahudi dan Nasrani yang punya mentalitas kayak gitu, bakal gak ridha
dengan Muslimin. Dan dalam mengomentari Yahudi dan Nasrani, Allah swt
gunakan isim ma'rifah yang ditandai dengan "alif-lam takhshish", makanya
bunyinya : "Wa lan tardla 'anka al-yahuud wa an-nashara...."
Kenapa bukan "Wa lan tardla 'anka yahuud wa nashara....". ?

Muslimin generasi awal sangat paham terhadap konteks ayat itu (al-Baqarah
(2) : 120), disamping kadar keimanan yang tidak perlu disangsikan lagi.
Jangan kita asumsikan generasi awal Islam begitu bodohnya sehingga tidak
mampu memahami makna ayat tsb. Ini kaitannya dengan interaksi sosial, sikap
politis dan kebijakan masyarakat Islam saat itu, mana mungkin mereka tidak
paham ketika ayat-ayat Allh swt turun di depan mata mereka? Lantas untuk apa
Allah swt menurunkan firman-Nya bila hamba-hamba-Nya tidak mengerti secara
mendalam?
Bila konteksnya tentang ayat-ayat iptek, memang sebagian belum bisa diungkap
saat itu (abad 7), mengingat keterbatasan teknologi dan pencapaian sains
kala itu.

Jadi sekali lagi, permusuhan abadi dengan Yahudi maupun Nasrani tidak pernah
ada dalam Islam. Mohon jangan menyeret tafsir agama ke wilayah konflik
emosional.

Wassalaamu'alaykum warahmatullahi wabaarakatuh,
Ary

----- Original Message -----
From: "Joko P" <jok_mpoer_00@xxxxxxxxx>
To: <eramuslim@xxxxxxxxxxxxxxx>
Sent: Thursday, December 23, 2004 12:29 PM
Subject: Re: [eramuslim-1] Re:Fw:Spanduk di Bekasi


> Itu salah satu fakta yang membuktikan bahwa Al Quran itu benar adanya, apa
> yg di ungkapkannya sesuai dengan kenyataan. Jauh2 hari sewaktu jamannya
> Rasul, ayat ini sudah ada (Tidak akan Ridho Nasrani & Yahudi kepada kita,
> sampai kita mengikuti millah mereka = Al Baqarah ayat berapa ya
> lupa..........:)  ) dan umat islam waktu itu tetap mengimaninya meskipun
> mungkin ayat tsb belum dimengerti secara mendalam.
>
> Artinya apa sahabat?..... bahwa kejadian2 seperti telah diungkap diatas
> akan tetap terjadi dan menjadi tugas kita umat islam untuk tetap waspada
> akan bahaya itu sementara kita saat ini disibukkan dengan konflik2 intern
> yg mungkin diciptakan oleh mereka agar umat islam itu lengah.

----- Original Message -----
From: "Ambon" <sea@xxxxxxxxxx>
To: <ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx>
Sent: Saturday, January 15, 2005 9:43 AM
Subject: Re: [ppiindia] Re: Bull Shit Yahudi


>
> Sdr Farid yang budiman,
>
> Memang tidak ditulis "benci";  sebetulnya  waktu saya memberitahukan
tentang
> ayat 5:51,  seharusnya saya juga berikan komentar bahwa dari ayat itu bisa
> dibuat tafsiran ke arah kebencian, bila dihadapi dengan pertanyaan :
> "Mengapa mereka tidak boleh menjadi teman dan wali?"  Dan hal ini  bisa
kita
> lihat  dengan adanya tindakan beberapa golongan berbendera Islam di
> Indonesia setelah tahun 1965/1966.
>
> Saya juga dalam tulisan yang lalu mengatakan tentang Al Kitab dan Nazi
> Jerman. Saya kira dalam Al Kitab tidak ada tertulis bahwa orang Yahudi
> membunuh Yesus, tetapi sekalipun demikian untuk proganda Hitlerisme,
> anak-anak sekolah di Jerman diindoktrinasi bahwa orang Yahudi membunuh
> Yesus. Mungkin didasarkan pada cerita Yudas mencium Yesus dan menjualnya
> untuk x uang perak [?]. Jadi orang Jerman tambah benci sama orang Yahudi.
>
> Untuk jelasnya bagi pembaca  bisa mengikuti diskusi saya kutib ayat 5:51
> "Believers take neither Jews nor Christian for your friends and
protectors.
> They are friends and protectors of one another. Whoever of you seeks their
> friendship and supports them shall become one of their number. Allah does
> not quide the wrongdoers." [Kutipan ini dari Al Quran terjemahan bahasa
> Inggris yang disahkan oleh The Supreme  Shii Council, Lebanon, 1980]
>
> Dalam Al Quran terjemahan bahasa Indonesia dari Kementrian Agama, kata
teman
> [friends]diabaikan. Jelasnya seperti ini : "Hai orang-orang yang beriman,
> janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi
> pemimpin-pemimpin (mu); sebahagian mereka adalah pemimpin sebahagian yang
> lain. Barang siapa diantara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka
> sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak
> memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim."
>
> Ada ayat yang lain yang senada dengan 5:51 yaitu 3:28, tetapi tidak
> disebutkan Yahudi dan Nasrani, tetapi orang kafir. Terjemahan dalam bahasa
> Indonesia untuk ayat ini kata kawan atau teman [friends] juga tidak ada.
> Kutipan Anda pada bahagian terakhir ditulis "lalim", sedangkan di Al Quran
> saya ditulis "zalim".
>
> Intermezzo: Pada pemilu yang baru lalu,  ada teman saya yang kerja keras
> berkampanye untuk sebuah partai Kristen yang mempunyai calon untuk kursi
> presiden. Suatu ketika, waktu teman itu mau pergi berkampanye,  kebetulan
> ketemu saya di jalan. Saya tanya kepada dia: "Mau kemana"? Dia katakan mau
> pergi ke rapat umum partai.  Saya segara tanya : " partai apa? Ach itu,
> lebih baik ikut saya minum kopi. Saya trakter". Ajakan saya ditolak.
Terus,
> saya bilang: "Allah sudah katakan tak boleh orang Kristen dipilih/diangkat
> oleh kaum Muslimin untuk jadi pemimpin. Jadi jangan melelahkan diri untuk
> hal yang sudah pasti tak berhasil".  Muka teman saya merah dan juga
> seolah-olah membengkak. Dia katakan, kamu ini kaya provokator
fundamentalis
> saja, dan terus pergi.
>
> Untuk waktu yang lama dia tak mau kontak saya, baru setelah terjadi
bencana
> alam di Sumatera dia menelepon saya. Saya tanya apakah masih marah sama
> saya? Dia bilang kalau masih marah, dia tak akan telepon. Lalu dalam
> pembicaraan saya beritahukan adanya sabda Allah seperti yang disebutkan
> diatas. Saya suruh dia pinjam Al Quran untuk sendiri membaca ayat-ayat
> diatas ini .
>
> Semoga ada faedahnya dengan keterangan singkat ini.
>
> Wassalam,
>
>
> ----- Original Message -----
> From: "farid bajber" <fbajber@xxxxxxxxx>
> To: <ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx>
> Sent: Friday, January 14, 2005 12:52 PM
> Subject: Re: [ppiindia] Re: Bull Shit Yahudi
>
>
>
>
> Pak Ambon dan Djadjoeri yang baik,
>
> Ayat Al-Maidah ayat 51 (5:51) tidak mengandung pengertian adanya kebencian
> antara Islam sebagai agama atau umat Islam sebagai entitas kepada umat
> Yahudi atau Nasrani.
>
> Rasa benci menurut saya  menimbulkan sikap-sikap negatif, menolak
> berhubungan sosial dengan kelompok yang dibenci serta memposisikan diri
> sebagai lawan atau musuh. Ajaran Islam sesuai dengan pentunjuk Nabi SAW
> merupakan rahmatan lil alamin (rahmat bagi alam semesta). Dengan prinsip
> itu, bagaimana bisa umat Islam yang mengusung ajaran dengan prinsip
tersebut
> memiliki rasa benci terhadap umat lain?.
>
> Selain itu, dalil yang Pak Ambon sitir menurut saya tidak kena sasaran.
Jika
> boleh saya kutip di sini terjemahan ayat tersebut di bawah:
>
> "Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi
> dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin (mu); sebahagian mereka adalah
> pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barang siapa di antara kamu mengambil
> mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan
> mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang
> lalim. (Al Maidah Ayat 51).
>
> Memang, ayat tersebut secara eksplisit melarang kita (umat Islam) menunjuk
> Yahudi  dan Nasrani sebagai pemimpin di anatar umat Islam. Itu sangat
jelas.
> Tapi, tidak  ada pengertian munculnya "kebencian" dalam ayat tersebut.
Jika
> kita tidak diperbolehkan memilih Yahudi dan Nasrani sebagai pemimpin,
bukan
> berarti kita tidak boleh berhubungan pada tingkat hubungan sosial lain.
> Misalnya, berdagang dengan yahudi atau Nasrani atau lainnya.
>
> Saya mengajak anda membandingkan dengan ayat lain yaitu At Taubah ayat 23
> yang terjemahannya sbb:
>
> "Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu jadikan bapak-bapak dan
> saudara-saudaramu pemimpin-pemimpinmu, jika mereka lebih mengutamakan
> kekafiran atas keimanan dan siapa di antara kamu yang menjadikan mereka
> pemimpin-pemimpinmu, maka mereka itulah orang-orang yang lalim." (At
Taubah,
> Ayat 23).
>
> Apakah berarti kita juga membenci bapak-bapak dan saudara-saudara kita,
jika
> mereka "mengutamakan' kekafiran atas keimanan.?  Padahal, jika membenci
> mereka bagaimana kita bisa menjalankan dakwah (ajakan) yang baik  kepada
> mereka sesuai dengan ajaran agama?. Kita tidak bisa membawa ajaran Islam
> secara keras dengan cara menyebarkan kebencian di tengah masyarakat.
Ajaran
> Islam tidak bisa disamakan dengan doktrin Hitler yang membunuh puluhan
ribu
> umat Yahudi. Kita tidak menepis adanya kutuk Allah SWT dalam Al-Qur'an
> terhadap umat Yahudi karena hanya Allah SWT yang mampu  melakukankannya.
> Islam dan umat Islam tidak pernah memiliki sentimen anti-semitik. Jangan
> kita mau terjebak dengan tuduhan itu. Cukup sudah kita difitnah dengan
> terorisme saja.
>
> FB
>
> adityo djadjoeri <radityo_dj@xxxxxxxxx> wrote:
>
> Pak Ambon,
> Topik kebencian Islam kepada Yahudi juga kemarin sempat dibahasa di sebuah
> milis. Malah ada yang menghitung berapa ayat yang menyatakan kebencian,
> kutukan, hujatan dan sebagainya. Nanti deh saya forward kesini.
>
> Bukankah kebencian adalah hal klasik dalam kandungan kitab suci agama
> langit, tentunya kalau Taurat tidak karena mau benci sama siapa? Toh waktu
> Taurat 'diturunkan', belum ada ajaran Kristen dan Islam.
>
> Ya kan pak Ambon?
>
> Ambon wrote:
> Saya kira apa yang dikatakan Budi ada benarnya sebab dalam Al Quran maupun
> Al Kitab [Bible] tercantum ayat-ayat yang mendukung pernyataan tsb. Di Al
> Kitab entah dimana ayatnya, saya tak mencatat dan juga tak punya Kitab
tsb,
> tetapi pada pokoknya pernah dipakai oleh kaum Nazi Jerman dalam propaganda
> dan indoktrinasi. Dalam Al Quran bisa dipakai contoh pada 5:51, dalam Al
> Quran bukan saja orang Yahudi, tetapi ditambah dengan Nasrani.
>
> Wassalam,
>
> ----- Original Message -----
> From: "farid bajber"
> To:
>
> Sent: Tuesday, January 11, 2005 10:12 AM
> Subject: Re: Bull Shit Yahudi Re: [ppiindia] Kata-kata bijak, dibuang
sayang
>
>
>
>
> Romo Budi, kalau boleh sedikit saya sitir disini tentang kalimat anda yang
> berbunyi:
>
> "Orang Kristen maupun Islam paling benci ama Yahudi, tapi entah kenapa
> mereka paling suka original "bull shit" Yahudi macam di atas. Lucu emang
> orang2 beragama ini."
>
> Khusus kata-kata "Islam paling benci ama Yahudi", saya kira tidak
sepenuhnya
> tepat. Agama Islam tidak pernah membenci Yahudi, baik sebagai sebuah
entitas
> (ras) bangsa maupun sebagai sebuah ajaran agama. Sependek pengetahuan
saya,
> tidak ada satu phrasa berupa ayat suci atau hadist dalam agama Islam yang
> menegaskan hal itu. Sejak zaman Nabi Muhammad SAW sampai sekarang pun,
> umat Islam tidak ada masalah hidup berdampingan dengan umat Yahudi. Nabi
SAW
> pernah mengadakan perjanjian damai dengan mereka, kendati perjanjian
> tersebut dirusak secara sepihak. Terlepas dari itu, apa yang dilakukan
Nabi
> Muhammad membuktikan bahwa umat Islam tidak membenci umat Yahudi. Begitu
> juga, zaman sekarang. Negara Republik Islam Iran yang dipimpin oleh para
> mullah dan berpegang pada kitab suci, ternyata melindungi hak-hak
rakyatnya
> yang umat Yahudi. Rakyat Iran yang memiliki entitas Yahudi dan beragama
> Yahudi berjumlah satu persen (1%) dari seluruh penduduk. Di kota ibukota
> Iran, Teheran, dapat dijumpai
> Sinagog. Selain itu, mereka mempunyai seorang wakil (representasi) di
> parlemen Iran. Oleh karena itu, saya kira Romo Budi atau sejumlah orang
yang
> sependapat dengan Romo, telah mengembangkan sebuah persepsi yang keliru.
> Kalau ada satu dua orang Islam yang menyatakan benci kepada Yahudi, kita
> hendaknya tidak langsung melakukan generalisasi bahwa semua umat Islam
benci
> Yahudi.
>
> Farid Bajber
>
>
>
> Robertus Budiarto wrote:
>
>
> radityo djadjoeri wrote:
>
> "God made Adam and Eve, not Adam and Steve." - Philadelphia, anti-gay
> movement
>
>
> Bobby Budiarto reply:
>
> "Bull Shit!" - Blak eyed pea
>
> Kalau anda dengar lagu si Black Eyed Peas berjudul "Shut Up" maka anda
akan
> mendengar bull shit yang paling merdu. Tapi semerdu-merdunya kata-kata
dari
> Piladelphia di atas tetap lah bull shit! (Text lagu Black Eyed Pea yg lain
> "Where is the Love" jg ciamik untuk disimak tapi kepanjangan untuk ditulis
> di sini)
>
> Orang Kristen maupun Islam paling benci ama Yahudi, tapi entah kenapa
mereka
> paling suka original "bull shit" Yahudi macam di atas. Lucu emang orang2
> beragama ini.
>
> Maka ijinkan saya membuat satu kalimat lagi
> "Yahudi dibenci tapi bull shitnya dikuti dan dijadikan kitab suci oleh
yang
> Islami maupun Kristiani" - Bobby Budiarto - anti diskriminasi dalam bentuk
> apapun.
>
> Piye ciamik nggak kalimat terakhir?
>
> Wassalam
> Bobby Budiarto
>






------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Help save the life of a child.  Support St. Jude Children's Research Hospital's
'Thanks & Giving.'
http://us.click.yahoo.com/mGEjbB/5WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Forum IT PPI-India: http://www.ppiindia.shyper.com/itforum/
5. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
6. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
7. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



--------------------------------------------------------------------------
Bagi Anda yang ingin berdiskusi tentang apa saja dg akrab, santai tapi serius 
dan penuh persahabatan dg seluruh masyarakat/mahasiswa Indonesia di luar negeri 
serta tokoh-tokoh intelektual dan pejabat Tanah Air, silahkan bergabung dg 
milis ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxxx Kirim email kosong ke: 
ppiindia-subscribe@xxxxxxxxxxxxxxx atau kunjungi 
www.geocities.com/arsip_nasional/
--------------------------------------------------------------------------


Other related posts: