[ppi] [ppiindia] Yayasan Alexander von Humboldt

** Mailing List|Milis Nasional Indonesia PPI-India **

 =A030.10.2004

Yayasan Alexander von Humboldt=20=20

Sejak lebih dari setengah abad Yayasan Alexander von Humboldt memberikan be=
asiswa bagi para ilmuwan untuk melakukan penelitian di Jerman. Yayasan ini =
memberikan bantuan kepada para ilmuwan unggulan dari seluruh dunia untuk da=
tang ke Jerman dan melakukan penelitian selama lebih kurang satu tahun di p=
erguruan tinggi Jerman.=20

Selama ini sudah sekitar 23 ribu ilmuwan dari lebih 130 negara pernah menda=
patkan beasiswa dari yayasan ini. Beberapa dari ilmuwan tersebut sekarang s=
udah ada yang memenangkan hadiah Nobel atau menjadi menteri atau duta besar=
. Beasiswa Humboldt semakin diminati. Sekarang terdapat sekitar 400 remaja =
penerima beasiswa Humboldt di Jerman. Mereka bersama-sama membuat sebuah pe=
rjalanan wisata untuk mengenal Jerman dan warganya.

Anil Mane adalah salah seorang yang berhasil mendapatkan beasiswa Humboldt.=
 Sejak bulan Maret lalu ia menjadi penerima beasiswa dari yayasan Alexander=
 von Humboldt. Di kota Frankfurt an der Oder di Jerman Timur ia melakukan p=
enelitian mengenai generasi baru dari chip memori. Anil Mane berusia 32 tah=
un dan berasal dari India. Tahun lalu di Bengalore, yang merupakan pusat te=
knologi tingginya India, ia berhasil meraih gelar doktornya. Setelah itu ia=
 langsung pindah ke Jerman. Anil Mane mengaku bisa berkerja dimana saja. Na=
mun yayasan Humboldt sangat terkenal. Jika mendapat beasiswa dari yayasan i=
ni tentu sangat membantu bagi karir dan masa depannya.

Anil Mane bukanlah satu-satunya orang yang berpendapat demikian. Sekitar 20=
00 ilmuwan unggulan dari seluruh dunia setiap tahunnya mengajukan lamaran u=
ntuk mendapatkan beasiswa dari yayasan Humboldt. Tentu saja tidak semua bis=
a mendapatkannya karena tempat yang terbatas. Hanya 25 persen yang bisa men=
dapatkan beasiswa itu. Sebagian besar penerima beasiswa berasal dari Cina, =
yang diikuti oleh India dan Rusia. Mereka setiap bulan mendapat sekitar 230=
0 Euro dari yayasan Humboldt. Suatu jumlah yang di Jerman cukup besar. Semu=
a bidang, baik bidang ilmu non eksakta, ilmu pengetahuan teknik maupun ilmu=
 pengetahuan alam bisa mendapatkan beasiswa. Satu-satunya persyaratan bagi =
para pelamar, usia mereka tidak boleh lebih dari 40 tahun dan punya prestas=
i di bidangnya yang diakui dunia, yang misalnya dapat dibuktikan dengan dim=
uatnya tulisannya dalam majalah ilmiah internasional.

Agar para ilmuwan terpilih itu merasa betah tinggal di Jerman, maka yayasan=
 Humboldt membantu dalam mencarikan tempat tinggal, membiayai kursus bahasa=
 selama empat bulan bagi si penerima beasiswa dan pasanganya serta menyelen=
ggarakan perjalanan wisata keliling Jerman. Yayasan Humboldt dengan demikia=
n merupakan mitra bagi si penerima beasiswa, kata Georg Sch=FCtte, sekretar=
is jenderal yayasan itu. Menurutnya, hubungan personal ini yang tidak hanya=
 membedakan yayasan Alexander von Homboldt dengan organisasi Jerman lainnya=
, namun juga dengan organisasi lainnya di dunia. Hubungan personal dengan p=
enerima beasiswa merupakan modal kepercayaan yang dibangun yayasan ini. Itu=
 merupakan kesempatan baik, dalam masa pertama penerima beasiswa tinggal di=
 Jerman.=20

Sekali Homboldt tetap Humboldt. Demikian motto yayasan itu. Waheed Badawy a=
dalah contoh paling baik untuk hal itu. 27 tahun lalu Waheed Badawy yang be=
rasal dari Mesir untuk pertama kalinya datang ke Jerman. Ia meraih gelar do=
ktornya di Jerman dan mendapat beasiswa dari yayasan Humboldt. Sekarang ilm=
uwan ahli energi itu mengajar di Universitas Kairo. Meski demikian setiap m=
usim panas ia selalu kembali ke Jerman untuk selama satu atau dua bulan. Di=
 Jerman bersama dengan mantan sesama penerima beasiswa lainnya ia melakukan=
 penelitian di bidang sel solar dan bahan bakar. Persyaratan kerja di pergu=
ruan tinggi Jerman lebih baik, kata Waheed Badawy.

Penelitian, universitas dan industri sudah merupakan suatu tradisi di Jerma=
n. Mereka saling berkaitan satu sama lain. Sayang di Mesir tidak seperti it=
u. Tradisi seperti itu belum dipunyai di Mesir. Dukungan untuk penelitian s=
elalu datang dari negara, dari pemerintah dan jumlahnya sangat sedikit. Ole=
h sebab itu penelitian tidak begitu maju di Mesir, demikian kata Waheed Bad=
awy. Ia juga merasa kerasan tinggal di Jerman. Terutama hubungan dengan ora=
ng Jerman sendiri. Namun ada satu masalah yang sangat menjengkelkannya dan =
sebenarnya ia tidak mau membicarakannya. Yaitu mengenai birokrasi di kantor=
 urusan orang asing di Jerman. Hal itu memang tidak bisa ditawar lagi. Namu=
n menurut Waheed Badawy harus diupayakan agar waktu proses izin tinggal tid=
ak memakan waktu terlalu lama. Karena penelitian sangat tergantung dengan w=
aktu. Jika proses hingga mendapatkan ijin tinggal sangat lama, maka gagasan=
 penelitian sudah tidak aktual lagi.

Bagi sebagian besar peneliti asing kontak pertama dengan Jerman adalah deng=
an birokrasi. Terutama, di loket kantor urusan orang asing para pendatang s=
elalu bertemu dengan pegawai yang tidak ramah. Yang paling sulit adalah mas=
alah yang dihadapi di kota-kota besar, dimana banyak warga asing yang beras=
al dari tingkat sosial yang rendah, seperti dikatakan Georg Sch=FCtte dari =
yayasan Humboldt.

Menurutnya, memang sulit untuk menyamaratakan semuanya. Apalagi yang dihada=
pi adalah para peneliti berpendidikan tinggi. Lalu apa yang dilakukan? Yaya=
san Humboldt bekerja sama dengan Persatuan Ilmuwan Jerman memberikan hadiah=
 untuk pegawai kantor urusan orang asing yang paling ramah. Dengan cara itu=
 yayasan Humboldt tidak melakukan kritik secara terbuka, namun secara langs=
ung memberikan contoh bagaimana yang sebaiknya dilakukan. Tahun ini sudah u=
ntuk yang ketiga kalinya hadiah tersebut diberikan dan pihak yayasan Humbol=
dt mendapat kesan, upayanya mendatangkan hasil. Waheed Badawy juga memberik=
an contoh yang baik. Di Kairo ia selalu memberitahukan kepada mahasiswanya =
akan kemungkinan untuk melakukan penelitian di Jerman. Upayanya berhasil. D=
ua mahasiswanya sejak awal Agustus lalu akan mengambil gelar doktor di Univ=
ersitas Freiburg. Mungkin saja setelah itu mereka juga bisa mendapatkan bea=
siswa dari yayasan Alexander von Humboldt.
=20


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->=20
$9.95 domain names from Yahoo!. Register anything.
http://us.click.yahoo.com/J8kdrA/y20IAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->=20

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg=
 Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;=20
4. Posting: ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx
5. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
6. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
7. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
=20
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
=20



--------------------------------------------------------------------------
Bagi Anda yang ingin berdiskusi tentang apa saja dg akrab, santai tapi serius 
dan penuh persahabatan dg seluruh masyarakat/mahasiswa Indonesia di luar negeri 
serta tokoh-tokoh intelektual dan pejabat Tanah Air, silahkan bergabung dg 
milis ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxxx Kirim email kosong ke: 
ppiindia-subscribe@xxxxxxxxxxxxxxx atau kunjungi 
www.geocities.com/arsip_nasional/
--------------------------------------------------------------------------


Other related posts: