** Mailing List|Milis Nasional Indonesia PPI-India **
dicky riyadi <dickyriyadi@xxxxxxxx> wrote:
>>>Pak RM Danardono...., kita buktikan kalo kita mati, Pak...bidadari itu cuman
>>>perumpamaan, karena akal manusia tidak nyampe membayangkan sorga seperti
>>>apa...<<<<<<<
Setuju 1000% mas. Bidadari adalah gambaran yang real bagi masyarakat kala itu.
Petuah2 Jawa kuno juga sesuai dengan daya pembayangan manusia kala itu.
>>>> wong kalo tidur saja kita tidak bisa tahu, dimana sebenarnya kita
>>>> hayoooo?<<<<
Iya, karena keadaansadar kita "dimatikan" sementara.
>>>neraka itu kekal bagi yg betul2 kafir, blas tidak percaya adanya Tuhan...
kalo masih percaya, ya ada discount lah...<<<<<
Bagi kawan2 saya disini,yang tak percaya apa2 (kebanyakan orang Europa), mereka
ya tak bayangkan apa2, karena yakin, kalau kita meninggal, maka kita dengan
jatidiri kita ini ya finish. Jadi kalau berbuat baik pada orang ya sekarang,
dimana orang itu masih hidup. kalau semasa hidup ortu kita jahat pada beliau,
lalu setelah beliau meninggal, bawa2 bunga, ya sia2, begitu pendapat mereka.
>>>>yg suka nyekar itu kan cuman wong jowo..., kalo eropa kan ngasih bunga
>>>>hidup, lalu ditanam dipusaranya biar sedep dipandang mata..<<<<<
Kalau di budaya Europa Kristiani, bunga memang untuk memperindah pusara,
sebagai tanda hormat, Kalau kita orang Jawa, bunga itu dihancurkan, dan
mempunyai makna mystis. Ada keluarga saya yang meninggal pesan, misalnya, kalau
nyekar, jangan pakai bunga kanthil. Bunga2 ini mempunya simbolik kekuatan
transendental. Orang Tionghoa traditional, membawa makanan, atau buah2an.
Demikian juga orang India.
>>>>boleh saja Pak Danardono nyekar viagra,.... tidak ada larangan kok? betul,
>>>>kan...coba lihat di Injil, tidak ada larangan begitu, juga di kitab
>>>>lainnya..<<<<
Lho saya gak akan nyekar dengan viagra, sebab saya tak mengharap ditunggu
bidadari. Lagi pula, saya yakin, kalau saya nyekar viagra, pasti akan dficolong
orang, lha wong batu2 perhiasan saja dicolong. saya pernah bawakan vas bunga,
ya dicolong dengan vas2nya sekalian...
Mungkin, yang diajarkan Sdharta Gautama lebih mudah dimengerti: keadaan yang
damai dan penuh keseimbangan. Pari Nirvana.
Salam
RM D Hadinoto
---------------------------------
Gesendet von Yahoo! Mail - Jetzt mit 100MB kostenlosem Speicher
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppiindia.shyper.com
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Posting: ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx
5. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
6. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
7. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
--------------------------------------------------------------------------
Bagi Anda yang ingin berdiskusi tentang apa saja dg akrab, santai tapi serius
dan penuh persahabatan dg seluruh masyarakat/mahasiswa Indonesia di luar negeri
serta tokoh-tokoh intelektual dan pejabat Tanah Air, silahkan bergabung dg
milis ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxxx Kirim email kosong ke:
ppiindia-subscribe@xxxxxxxxxxxxxxx atau kunjungi
www.geocities.com/arsip_nasional/
--------------------------------------------------------------------------