[ppi] [ppiindia] Warga Pendatang Jangan Jadi Beban Jawa Barat
- From: "Ambon" <sea@xxxxxxxxxx>
- To: <"Undisclosed-Recipient:;"@freelists.org>
- Date: Tue, 29 Aug 2006 11:53:42 +0200
** Mailing List|Milis Nasional Indonesia PPI-India **
** Situs resmi: http://www.ppi-india.org **
** Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia **
** Informasi Beasiswa Scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com **
<br><br><a href="http://informasi-beasiswa.blogspot.com"><img
src="http://feeds.feedburner.com/Info_Beasiswa.gif" height="67" width="200"
style="border:0" alt="Info Beasiswa Scholarship "/></a><br><br>
refleksi: Transmigrasi adalah pemindahan bencana pemiskinan dari satu daerah ke
daerah lain. Benarkah? Bila benar, apa soulsi memadanya?
http://www.pikiran-rakyat.com/cetak/2006/082006/29/1101.htm
Bandung Daerah Migrasi Kedua Terbesar
Warga Pendatang Jangan Jadi Beban Jawa Barat
HASIL survei yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat, Bandung
Raya menjadi daerah migrasi kedua terbesar di Jawa Barat setelah Bogor, Depok,
Bekasi (Bodebek). Data terakhir, jumlah migran (pendatang) ke Bandung mencapai
516.825 jiwa atau sebesar 8, 21 % dari jumlah penduduk hasil sensus penduduk
tahun 2000 yakni 5. 777.518 jiwa.
SIGIT (32) membaca koran saat beristirahat usai mengumpulkan barang bekas
di Jln. Jenderal Sudirman Bandung, Jumat (25/8). Bujangan asal Solo ini mengadu
nasib di Bandung sejak tahun 1998 dengan menjual semua harta miliknya di
kampung halaman.*HARRY SURJANA/"PR"
Kenapa Bandung menjadi "incaran" para migran? Seperti dijelaskan Kepala BPS
Jawa Barat, Lukman Ismail, hal itu dikarenakan Kota Bandung merupakan salah
satu pusat pendidikan dan sedang berupaya membentuk citra sebagai kota jasa dan
perdagangan.
Sementara, Kab. Bandung dan sekitarnya berkembang pusat sarana dan prasarana
perumahan, banyak industri yang tumbuh, sehingga tidak mengherankan jika banyak
pendatang dari daerah lain yang masuk ke Bandung Raya.
Secara umum, hasil survei yang dilakukan BPS, volume migrasi ke Jawa Barat
mengalami peningkatan. Pada tahun 1980 jumlah migrasi seumur hidup di Jawa
Barat tercatat sebanyak 963.372 orang. Pada tahun 1990-an mengalami peningkatan
mencapai sebanyak 2.408.626 orang. Kemudian, pada tahun 2000 mengalami lonjakan
mencapai sebanyak 3.271.882 orang.
Kata Lukman, kondisi tersebut sesuai dengan perspektif neo-klasik yang
memandang perpindahan penduduk dari suatu daerah ke daerah lain sebagai respon
dari ketidakseimbangan distribusi modal dan sumber daya manusia.
Dari jumlah migrasi ke Jawa Barat itu, ternyata laki-laki menempati urutan
pertama yakni sebanyak 1.709.254 orang, sedangkan perempuan 1.562.628 orang.
Hal ini mengambarkan bahwa laki-laki lebih migratori -- cenderung untuk
bermigrasi dibandingkan dengan perempuan.
Tingginya volume migrasi ke Jawa Barat, termasuk ke Bandung Raya apakah tidak
menimbulkan persoalan? Bagaimana potret kaum pendatang dengan penduduk asli
baik dari segi pekerjaan maupun pendidikan?
Dari survei itu diketahui bahwa migrasi ke perkotaan lebih besar dari ke
pedesaan. Hal ini terjadi karena adanya faktor penarik yang dimiliki daerah
perkotaan seperti fasilitas yang lebih lengkap dan akses yang lebih mudah
dibandingkan dengan pedesaan.
Migran laki-laki maupun perempuan yang masuk ke Jawa Barat cenderung memilih
tinggal di perkotaan. Migran seumur hidup ke Jawa Barat sebesar 9,16% dari
jumlah penduduk Jawa Barat, sebagian besar tinggal diperkotaan.
Untuk wilayah Bodebek (Bogor, Depok, Bekasi), merupakan daerah utama migrasi di
Jawa Barat. Jumlah migran yang masuk ke daerah tersebut mencapai 2.196.173 jiwa
dengan rincian, 391.092 orang ke Kab. Bogor, 316,404 orang ke Kab. Bekasi,
114.126 ke Kota Bogor, 837.516 ke Kota Bekasi dan 537.035 ke Kota Depok.
Tingginya angka migran ke Bodebek bisa dipahami, mengingat wilyah tersebut pada
dekade 2000-an banyak investasi yang masuk serta akibat imbas pesatnya
pembangunan ekonomi di Jakarta, kemudian terkait pula pesatnya pembangunan
sarana dan prasarana perumahan, pendidikan dan transportasi.
**
SEPERTI telah diberitakan "PR", dari tingkat lapangan pekerjaan, ternyata hasil
survei BPS menunjukkan bahwa sektor industri, perdagangan dan jasa didominasi
para migran dibandingkan non-migran. Sebaliknya, penduduk non-migran lebih
dominan di pertanian, angkutan dan lainnya.
Dominasi pekerjaan di tiga sektor utama itu juga bisa dimengerti. Sebagaimana
disampaikan pengamat ekonomi Prof. Sidik Priadana, bahwa ketiga sektor itu
membutuhkan kemampuan dan tingkat persaingan yang cukup ketat. Kemampuan tidak
terlepas dari kualitas sumber daya manusia. Di tambah lagi, penduduk migran di
"perantauan" harus bisa bertahan hidup.
Tingkat pendidikan ternyata turut mempengaruhi lapangan pekerjaan. Dari hasil
survei, dari 1.003.035 orang jumlah migran, mereka yang berpendidikan SD
sebesar 23,62%, pendidikan SLTP 17,29%, pendidikan SLTA 37,59%, perguruan
tinggi rata-rata di atas 2,5%.
Sementara, penduduk non-migran dari jumlah 27.245.017 jiwa, mereka yang tidak
memiliki ijazah mencapai 24,41%, lulusan SD sampai 45,23%. Sedangkan yang
lulusan SLTP hanya 13,30%, SLTA 13,79%, sementara lulusan perguruan tinggi
rata-rata di bawah 1%.
Data yang disajikan BPS merupakan gambaran tentang karakteristik penduduk di
Jawa Barat termasuk di wilayah Bandung Raya. Pertanyaannya, bagaimana memandang
dan mencermati data tersebut? Kacamata yang dipergunakan bisa plus dan minus.
Bagi perpandangan minus, jelas melihat ada perbedaan yang mencolok antara
migran dengan non-migran, baik itu aspek pendidikan, pekerjaan dan sebagainya.
Pandangan ini bisa mengarah kepada emosional yang tak bermanfaat dan dapat
menimbulkan gesekan.
Namun, pandangan plus semestinya di kedepankan. Yakni, melihat migrasi sebagai
sebuah kekuatan dan modal untuk mengembangkan pembangunan di Jawa Barat.
Kelebihan yang ada pada pendatang semestinya dijadikan asset untuk menopang
percepatan pembangunan.
Tentu, ini harus diikuti dengan kebijakan seperti bagaimana mendorong penduduk
non-migran ke arah kompetisi yang sehat dengan berbagai dukungan, sehingga
nantinya pada posisi yang sama. Harapan utama, yakni bagaimana penduduk migran
dengan non-migran menjadi sebuah kesatuan dan modal utama untuk mewujudkan Jawa
Barat sebagai provinsi termaju dan mitra terdepan Ibu Kota Jakarta sebagaimana
telah menjadi visi dan misi. Bukan sebaliknya, dipertentangkan. Hal ini jelas
tidak menguntungkan bagi Jawa Barat.
Untuk itu, warga pendatang janganlah menjadi beban bagi Jawa Barat. Beban dalam
persoalan ekonomi, sosial, maupun politik. Jangan seperti istilah memancing
ikan di Jabar, hasilnya dibawa ke lembur sorangan (ke daerah asal-pen.).
Sebaliknya, menjadi asset bersama-sama penduduk setempat untuk memperkuat
pembangunan Jawa Barat. (Irwan Natsir/"PR")*
[Non-text portions of this message have been removed]
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
--------------------------------------------------------------------------
Situs resmi: http://www.ppi-india.org ;
Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia ;
Informasi Beasiswa Scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com
--------------------------------------------------------------------------
<br>
<a href="http://informasi-beasiswa.blogspot.com"><img
src="http://feeds.feedburner.com/Info_Beasiswa.gif" height="67" width="200"
style="border:0" alt="Info Beasiswa Scholarship "/></a><br>
Other related posts:
- » [ppi] [ppiindia] Warga Pendatang Jangan Jadi Beban Jawa Barat