[ppi] [ppiindia] Wapres: Buruh Bergembiralah
- From: "Ambon" <sea@xxxxxxxxxx>
- To: <"Undisclosed-Recipient:;"@freelists.org>
- Date: Sun, 30 Apr 2006 21:13:12 +0200
** Mailing List|Milis Nasional Indonesia PPI-India **
** Situs resmi: http://www.ppi-india.org **
** Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia **
** Informasi Beasiswa Scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com **
<br><br><a href="http://informasi-beasiswa.blogspot.com"><img
src="http://feeds.feedburner.com/Info_Beasiswa.gif" height="67" width="200"
style="border:0" alt="Info Beasiswa Scholarship "/></a><br><br>
http://www.balipost.co.id/balipostcetak/2006/5/1/n2.htm
Wapres: Buruh Bergembiralah
Jakarta (Bali Post) -
Bali Post/sep
BURUH - Sekitar ratusan buruh yang tergabung dalam KSBSI berunjuk rasa di
Bundaran Hotel Indonesia, Minggu (30/4) kemarin. Demo ini merupakan
''pemanasan'' dari demo hari ini.
Menghadapi demo buruh Senin (1/5) hari ini, pemerintah telah melakukan berbagai
persiapan. Selain polisi, TNI dan aparat pengamanan lainnya telah pula
disiagakan. Demikian pula pemasangan kawat berduri di beberapa tempat strategis
pun telah pula dilakukan. Bahkan, PT KAI telah menetapkan Siaga I menghadapi
ledakan penumpang keret api pada hari ini. Pendek kata pemerintah telah siap
menghadapi demo yang dikhawatirkan akan anarkis.
Wapres Jusuf Kalla menyatakan aksi demo yang akan digelar puluhan ribu buruh
dan pekerja pada hari ini tidak ada relevansinya dengan perayaan Hari Buruh,
seperti yang dilakukan di negara-negara sosialis. Dalam perayaan Hari Buruh di
negara-negara seperti itu, kata Wapres, hakikatnya dilakukan dengan bergembira
dan syahdu. ''Apa yang saya baca dengan demo sekarang ini, tidak ada
relevansinya dengan Hari Buruh itu. Kalau Hari Buruh di negara-negara sosialis,
mereka merayakan dengan gembira. Seperti hari Lebaran di mana buruh pulang
kampung. Coba saja lihat di Cina dan Rusia, sebelum 1 Mei ini mereka sudah
pulang ke kampungnya untuk merayakan Hari Buruh,'' papar Kalla.
Menyinggung masalah revisi UU 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, Wapres
mengatakan hal itu sudah disepakati bersama konfederasi serikat pekerja dan
buruh lainnya, untuk dikaji oleh tim akademik terlebih dulu sebelum dibicarakan
bersama. ''Lalu, apa lagi,'' tanya Wapres.
Oleh sebab itu, Wapres minta agar para politisi dan pihak-pihak tertentu
lainnya jangan menggunakan aksi demo ini untuk momen yang dapat mengurangi
produktivitas buruh dan pekerja secara nasional.
Sudah Mulai
Sementara itu, ratusan pengunjuk rasa yang tergabung dalam Konfederasi Serikat
Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) yang berasal dari berbagai daerah seperti
Jakarta, Banten, bahkan Kalimantan dan Sulawesi, mulai melakukan unjuk rasa di
Bundaran Hotel Indonesia di Jakarta, Minggu (30/4) kemarin. Mereka bagian dari
partisipan demo yang digelar bertepatan dengan Hari Buruh yang jatuh pada 1 Mei
ini.
Aksi mereka dimeriahkan dengan berbagai poster dan spanduk antara lain
bertuliskan ''Aparat Militer Jangan Ikut Campur Urusan Buruh'', ''Jadikan 1 Mei
sebagai Hari Libur Nasional'' dan ''Birokrasi Buruk Jangan Salahkan Buruh''.
Menurut Ketua Umum DPP KSBSI Rekson Silaban, KSBSI mendesak agar pemerintah
tidak melanjutkan revisi UU No. 13 Tahun 2003 tentang Kentenagakerjaan, karena
revisi UU tersebut dikhawatirkan akan memperpanjang penderitaan buruh dan
meningkatkan angka pengangguran.
KSBSI juga berpendapat bahwa masih tetap terjadi pelanggaran kebebasan
mendirikan serikat buruh seperti yang termuat dalam UU No. 21 Tahun 2000
tentang Serikat Buruh/Serikat Pekerja.
Sementara itu, Majelis Pertimbangan Federasi Serikat Pekerja Badan Usaha Milik
Negara (SP BUMN) Strategis yang terdiri atas SP-PLN, SP Pertamina, SP Telkom,
SP Telkomsel, dan SP Pembangkit Jawa-Bali Yunan Lubis mendukung penolakan
terhadap Revisi UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. ''Pemerintah
tidak perlulah mengutak-atik UU tersebut. Perusahaan bisa saja membuat
kebijakan tersendiri pada kesepakatan kerja bersama (KKB) mereka,'' katanya.
(kmb3)
[Non-text portions of this message have been removed]
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
--------------------------------------------------------------------------
Situs resmi: http://www.ppi-india.org ;
Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia ;
Informasi Beasiswa Scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com
--------------------------------------------------------------------------
<br>
<a href="http://informasi-beasiswa.blogspot.com"><img
src="http://feeds.feedburner.com/Info_Beasiswa.gif" height="67" width="200"
style="border:0" alt="Info Beasiswa Scholarship "/></a><br>
Other related posts:
- » [ppi] [ppiindia] Wapres: Buruh Bergembiralah