[ppi] [ppiindia] Usut Kekerasan Kelompok Agama kepada Agama Lain

** Mailing List|Milis Nasional Indonesia PPI-India **
** Situs resmi: http://www.ppi-india.org **
** Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia **
** Situs Beasiswa: http://informasi-beasiswa.blogspot.com 
**http://www.balipost.co.id/balipostcetak/2005/8/29/n3.htm



Ormas Lintas Agama ----
Usut Kekerasan Kelompok Agama kepada Agama Lain


Jakarta (Bali Post) - 
Organisasi Lintas Agama menyesalkan kekerasan yang dilakukan suatu kelompok 
agama kepada agama lain. Kebebasan beragama merupakan hak asasi yang dijamin 
UU. Karena itu, pemerintah diminta mengusut kelompok-kelompok yang telah 
melakukan kekerasan terhadap agama tertentu agar tidak menimbulkan konflik.

Penegasan tersebut dikemukakan juru bicara Organisasi Lintas Agama Habibul 
Rahman di Jakarta, Minggu (28/8) kemarin.  Pernyataan Rahman terkait dengan 
penyerangan dan perusakan kasus penutupan tempat ibadah yang berada di 
perumahan penduduk di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, beberapa waktu lalu. 

Perusakan tempat ibadah tersebut mendapat reaksi keras dari banyak pihak, 
termasuk mantan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Ketua Dewan Syura PKB ini 
menuding Front Pembela Islam (FPI) berada dalam aksi perusakan. Ia pun 
menyesalkan pemerintah yang terlalu lunak terhadap kelompok militan yang 
mengatasnamakan agama dalam menjalankan kegiatan itu.  

Dalam kesempatan itu, Rahman yang didampingi Serikat Pengacara Rakyat 
memberikan ultimatum kepada pemerintah, khususnya Polri agar mengusut tuntas 
kasus penutupan 23 gereja yang berada di perumahan penduduk di Bandung, Jawa 
Barat beberapa waktu lalu, dalam waktu sebulan. Selain itu, ia meminta 
pemerintah meninjau kembali SK dua menteri yang selama ini kerap menjadi 
pegangan bagi kelompok tertentu untuk melakukan anarkisme terhadap kelompok 
agama lain.  

Lebih lanjut Rahman mengatakan, kekerasan terhadap suatu kelompok agama 
merupakan kejahatan HAM. Karena sesungguhnya kebebasan beragama sudah dijamin 
dalam Pasal 22 UU No.39/1999 tentang HAM. (kmb4)




[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
1.2 million kids a year are victims of human trafficking. Stop slavery.
http://us.click.yahoo.com/X3SVTD/izNLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



--------------------------------------------------------------------------
Bagi Anda yang ingin berdiskusi tentang apa saja dg akrab, santai tapi serius 
dan penuh persahabatan dg seluruh masyarakat/mahasiswa Indonesia di luar negeri 
serta tokoh-tokoh intelektual dan pejabat Tanah Air, silahkan bergabung dg 
milis ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxxx Kirim email kosong ke: 
ppiindia-subscribe@xxxxxxxxxxxxxxx atau kunjungi 
Situs resmi: http://www.ppi-india.org ; 
Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia ; 
Situs beasiswa/scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com
--------------------------------------------------------------------------


Other related posts: