[ppi] [ppiindia] Tuhan Agama Kekuasaan
- From: "Ambon" <sea@xxxxxxxxxx>
- To: <"Undisclosed-Recipient:;"@freelists.org>
- Date: Sat, 17 Apr 2004 09:02:55 +0200
** Mailing List|Milis Nasional Indonesia PPI-India **
http://www.sinarharapan.co.id/berita/0404/16/opi01.html
Tuhan Agama Kekuasaan
Oleh L Murbandono Hs
Di sekitar musim "pesta demokrasi" hari-hari ini sang hasrat berkuasa
merajalela di negara kita, kian menghebat bahkan sampai tingkat mengerikan,
dan akhirnya menjadi Tuhan agama baru. Agama Kekuasaan! Tuhan dan agama
secara sengaja ditampilkan tanpa tanda petik, sebab ditilik dari
prinsip-prinsip "rasa penghayatan keagamaan orang biasa" dan khususnya
dampak-dampaknya, harus diakui secara jujur bahwa mereka bukan saja memang
telah menjadi Tuhan dan agama dalam pengertian yang sebenarnya, tetapi malah
dalam banyak kasus, lebih unggul.
Agama Kekuasaan itu berkembang pesat. Banyak tokoh kita menjadi pemeluknya
meski sudah mempunyai agama menurut KTP masing-masing. Ibarat kawin ya
poligami atau poliandri. Nyaris tak ada yang cerai dari sang agama yang
masih dalam pelukan.
Riuh rendah kiprah politik saat ini, memang sekilas sepertinya cuma fenomena
sosial politik belaka, tapi sejatinya, dalam ujungnya yang terpenting dan
terdalam, merupakan fenomena totalitas peradaban kemanusiaan yang tengah
beraksi habis-habisan mencurahkan apa saja demi Tuhan di dalam agama
Kekuasaan tersebut. Tidak jarang, pihak terkait bahkan sambil
mengatasnamakan dan memperalat agama yang masih dipeluknya.
Agama baru itu tentu saja mempunyai iman, dogma, ritual, misi, dan segala
unsur agama yang kita kenal. Cuma, ia mencampuradukkan segala unsur agama
terdahulu. Tapi tetap bisa diidentifikasi, meski rumit, sebab muaranya
jelas. Uang dan tipu-menipu serta kenikmatan menjadi kredo, ritual, dogma,
dan lain-lain, yang tumpang tindih atau menjadi satu sekaligus.
Karena itu, relatif, tidak ada masalah. Dalam arti kejelasannya! Campur aduk
itu mencolok, menggiurkan, mewah. Berbinar-binar dengan gemerlap cahaya emas
hedonisme dan berbagai jenis mata uang di brankas-brankas bank.
Hadirat Tuhan dalam agama Kekuasaan itu amat luas. Ia bukan saja memasuki
partai-partai dan kantor-kantor birokrasi, tapi juga LSM, universitas,
sekolah, tempat-tempat ibadat, kamar cukong, agenda-agenda media,
villa-villa, kelurahan, kamar tidur pemimpin. Dia juga dengan mudah bisa
ditemukan dalam pidato, seminar, rapat, demonstrasi, kisruh di pengadilan,
kilah-kilah di parlemen, simpang siur di kabinet, dan tentu saja dalam
kampanye-kampanye.
Situasi di atas bisa terjadi sebab gerak Tuhan dalam agama Kekuasaan amat
lincah. Ia bergerak vertikal, horizontal, jumpalitan, melingkar-lingkar,
dalam skala lokal, nasional, dan global. Kadang-kadang geraknya amat cepat
dan heboh. Lain kali Ia merangkak perlahan-lahan, diam-diam, lemah lembut
seperti hero asmara yang romantis. Meski geraknya tidak terduga, tetapi
tujuan-tujuan sucinya mencolok dengan vulgar, yakni aneka jabatan di
kecamatan, kabupaten, gubernuran, departemen, kabinet, dprd, dpd, dpr, mpr,
istana presiden, dengan segala ikutan termasuk sekretariat-sekretariatnya.
Sudah barang tentu pengaruh Tuhan agama Kekuasaan itu kuat dan dahsyat bagi
para pemeluknya. Demi Dia, sang pemeluk akan mempersembahkan segalanya, mau
berjerih-payah, memeras otak, dan oke-oke saja mematikan perasaan. Demi Dia,
sang pemeluk akan dengan enteng memalsukan dokumen, melanggar aturan,
menyiksa adat, bertengkar, mengambil risiko besar, menjual harga diri,
berutang besar, berjanji palsu, mencelakakan orang, me-merosotkan martabat,
dan berbohong.
Bukan hanya menjadi tujuan, bagi pemeluknya Dia juga menjadi pengubah
perilaku sampai perusak moral. Singkatnya, demi Tuhan dalam agama Kekuasaan,
para pemeluknya akan mau untuk bertindak habis-habisan.
Agar Bisa Berkuasa!
Sebab jika kita mempunyai kekuasaan, apa yang tidak bisa kita raih?
Kekuasaan adalah jalan pintas ke seluruh akses sospolekbudhankam.
Secara politik, kekuasaan adalah pencipta dan pembangun, semisal menciptakan
kuburan massal tanpa dihukum dan membangun ruang harta karun bawah tanah
tanpa terbongkar. Dia menjadi penggiring informasi, penentu nilai, pencipta
makna, benteng isme, dan jika perlu menjadi algojo ideologi.
Secara ekonomis, kekuasaan adalah jalan ke kapital, ke kartu kredit, saham,
obligasi, surat piutang, batangan emas, laba, faktor produksi, cheque, dan
mobil mewah. Kekuasaan adalah lorong menuju nasib baik, simbol sukses,
kebahagiaan, kelimpahan, lambang kejayaan, kunci pembuka segala kemungkinan
berbisnis.
Secara moral kultural dan sejenisnya, maka bagi para pemeluknya kekuasaan
adalah asas, cara, sumber, akses, citra, rasa, rasio, persepsi, candra,
idaman, ikon, kiblat, orientasi, dan tujuan hidup.
Ada pun kredo dalam bentuk doa yang paling populer dewasa ini dalam rangka
liturgi memuja Tuhan dalam agama Kekuasaan, kira-kira begini:
O, Kekuasaan, aku percaya kepada Dikau. Dikaulah tumpuan segalaku. Hanya
dengan Dikau aku bisa jaya, kaya, terhormat dan dipuja-puja. Resapilah
diriku dengan Dirimu sebab Kekuasaan mampu memproduksi kekuasaan-kekuasaan,
sehingga aku bisa menundukkan pesaingku, memenjarakan musuh-musuhku,
membesarkan ideologiku dan mengembangkan hasrat-hasratku. Tanpa Dikau, o,
Kekuasaan, apalah aku ini. Limpahilah diriku dengan Dikau, o, Kekuasaan
sembahanku. Amin.
Mengerikan!
Alhasil, kelahiran dan terciptanya Tuhan dalam agama Kekuasaan di atas jelas
amat berbahaya bagi negara kita yang tengah dirundung deret panjang masalah
yang sepertinya datang silih berganti. Yang sepertinya akan amat sulit untuk
bisa digarap, ditangani, diatasi, dan diselesaikan oleh siapa pun yang
berkuasa di negeri ini.
Penulis adalah jurnalis/produser senior Bidang Humaniora dan Budaya Radio
Nederland Wereldomroep, Hilversum, Nederland.
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor ---------------------~-->
Buy Ink Cartridges or Refill Kits for your HP, Epson, Canon or Lexmark
Printer at MyInks.com. Free s/h on orders $50 or more to the US & Canada.
http://www.c1tracking.com/l.asp?cid=5511
http://us.click.yahoo.com/mOAaAA/3exGAA/qnsNAA/BRUplB/TM
---------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.arsip.da.ru
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Posting: ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx
5. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
6. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
7. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
--------------------------------------------------------------------------
Bagi Anda yang ingin berdiskusi tentang apa saja dg akrab, santai tapi serius
dan penuh persahabatan dg seluruh masyarakat/mahasiswa Indonesia di luar negeri
serta tokoh-tokoh intelektual dan pejabat Tanah Air, silahkan bergabung dg
milis ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxxx Kirim email kosong ke:
ppiindia-subscribe@xxxxxxxxxxxxxxx atau kunjungi
www.geocities.com/arsip_nasional/
--------------------------------------------------------------------------
- Follow-Ups:
- [ppi] [ppiindia] Re: Tuhan Agama Kekuasaan
- From: peace
Other related posts:
- » [ppi] [ppiindia] Tuhan Agama Kekuasaan
- [ppi] [ppiindia] Re: Tuhan Agama Kekuasaan
- From: peace