[ppi] [ppiindia] Tiga Industri Mi Basah di Aceh Tamiang Positif Gunakan Formalin
- From: "Ambon" <sea@xxxxxxxxxx>
- To: <"Undisclosed-Recipient:;"@freelists.org>
- Date: Mon, 16 Jan 2006 23:26:11 +0100
** Mailing List|Milis Nasional Indonesia PPI-India **
** Situs resmi: http://www.ppi-india.org **
** Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia **
** Informasi Beasiswa Scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com **
<br><br><a href="http://informasi-beasiswa.blogspot.com"><img
src="http://feeds.feedburner.com/Info_Beasiswa.gif" height="67" width="200"
style="border:0" alt="Info Beasiswa Scholarship "/></a><br><br>
HARIAN ANALISA
Edisi Selasa, 17 Januari 2006
Tiga Industri Mi Basah di Aceh Tamiang Positif Gunakan Formalin
Kualasimpang, (Analisa) Tiga industri yang memroduksi mi basah di Kabupaten
Aceh Tamiang positif menggunakan formalin atau zat kimia yang lazim digunakan
untuk pengawet mayat.
Ketiga industri mi dimaksud yaitu produksi AR, HS Pasar Hongkong dan MS Pasar
Pagi Kota Kualasimpang.
Demikian keterangan hasil uji laboratorium yang dikeluarkan oleh Badan Pengawas
Obat dan Makanan (POM) Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) No.
PO.07.05.815.056 tanggal 13 Januari 2006.
Surat keterangan yang ditandatangani Kepala BPOM Banda Aceh, Saiful Amri Apt
MSi itu menyebutkan, ditemukannya tiga sarana Industri Produksi Rumah Tangga
(ITRP) yang menggunakan zat berbahaya itu setelah petugas BPOM NAD bersama Tim
Suluh Penanganan Pangan Dinas Kesehatan (Dikes) Aceh Tamiang melakukan inspeksi
mendadak serta mengambil sampel bahan pangan di belasan sarana ITRP yang
beroperasi di daerah setempat beberapa waktu lalu.
Dari belasan sampel yang diperiksa, tiga produksi mi yang tergolong besar dalam
pendistribusian kepada masyarakat tersebut positif menggunakan bahan formalin.
Hingga Senin (16/1) Dinas Kesehatan Aceh Tamiang, masih melakukan inspeksi
mendadak di sejumlah produksi yang beroperasi di Kabupaten Aceh Tamiang, antara
lain industri produksi tahu, mi basah, ikan asin, serta makanan tambahan
lainnya. Selanjutnya sampel-sampel itu langsung dibawa ke Laboratorium
Kesehatan Banda Aceh.
Turut serta dalam inspeksi mendadak itu, Kepala Dinas Kesehatan Aceh Tamiang H
Abul Haya SKm MKes, Kasat Intel Polres Aceh Tamiang AKP Zaharuddin SPd, Kabid
Perdagangan Dinas Koperindag Zulham Razali SPd serta rombongan lainnya.
Dalam cacatan Analisa, Aceh Tamiang merupakan kabupaten keempat setelah Banda
Aceh, Aceh Besar dan Aceh Barat yang dinyatakan positif mengandung dan tercemar
formalin yang sangat berbahaya bagi kesehatan manusia. Sejumlah bahan makanan
dimaksud di antaranya mi basah dan ikan.
BEBAS
Hal itu sebagaimana diungkapkan Kepala Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan
(BPOM) Banda Aceh, Saiful Amri Apt MSi yang menyebutkan bahwa sejumlah makanan
yang saat ini dijual secara bebas di beberapa wilayah dalam Provinsi NAD,
dinyatakan positif mengandung dan tercemar formalin.
"Kita sudah menemukan adanya kandungan formalin dalam bahan makanan di wilayah
Banda Aceh, Aceh Besar dan Aceh Barat. Pasokan formalin di pasar terutama
penjualan eceran memicu terjadinya penyalahgunaan dalam makanan," kata Saiful
Amri sekaligus menjelaskan bahwa kemungkinan besar hal yang sama juga terjadi
di kota/kabupaten di Aceh lainnya.
Perkiraan itu sangat beralasaan, mengingat begitu kuatnya mata rantai
distribusi penjualan bahan tambahan makanan dalam daerah setempat.
Pada Desember 2005, Badan POM dan Balai Besar POM melakukan sampling dan
pengujian laboratorium, termasuk juga pada Balai Besar POM Banda Aceh.
Pengujian dilakukan terhadap 58 sampel bahan makanan dari Banda Aceh, Aceh
Besar dan Aceh Barat.
Dari 20 sampel mi basah yang diuji di laboratorium, 14 di antaranya positif
mengandung formalin atau sekitar 70 persen. Ikan asin, dari delapan sampel yang
diuji empat mengandung formalin. Ikan basah, dari 10 yang diteliti hanya satu
tercemar formalin.
Sementara, tahu dari 18 sampel yang diuji belum ditemukan ada yang mengandung
formalin. Begitu juga halnya dengan ikan teri/kering belum ditemukan mengandung
formalin dari dua sampel yang diteliti.
Sampling serupa juga masih terus dilaksanakan terhadap beberapa daerah lain di
Aceh seperti di Kabupaten Pidie, Bireuen, Lhokseumawe, Bener Meriah, Aceh
Tengah, Aceh Timur dan Aceh Tamiang.
Kepala Balai Besar POM Banda Aceh juga mengimbau kepada semua pihak, khususnya
penggiat industri bahan tambahan pangan untuk tidak menggunakan formalin dalam
pembuatan makanan.
Penggunaan formalin secara sengaja dalam produk makanan, dapat diancam pidana
dengan hukuman penjara paling lama lima tahun atau denda paling banyak Rp6
juta, berdasarkan UU No. 7 Tahun 1996 tentang Pangan. (jls)
[Non-text portions of this message have been removed]
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
--------------------------------------------------------------------------
Situs resmi: http://www.ppi-india.org ;
Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia ;
Informasi Beasiswa Scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com
--------------------------------------------------------------------------
<br>
<a href="http://informasi-beasiswa.blogspot.com"><img
src="http://feeds.feedburner.com/Info_Beasiswa.gif" height="67" width="200"
style="border:0" alt="Info Beasiswa Scholarship "/></a><br>
Other related posts:
- » [ppi] [ppiindia] Tiga Industri Mi Basah di Aceh Tamiang Positif Gunakan Formalin