[ppi] [ppiindia] Teror di Tengah Upaya Damai

** Mailing List|Milis Nasional Indonesia PPI-India **
** Situs resmi: http://www.ppi-india.org **
** Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia **
** Situs Beasiswa: http://informasi-beasiswa.blogspot.com 
**http://www.suarapembaruan.com/News/2005/08/27/index.html

SUARA PEMBARUAN DAILY 
Tajuk Rencana I

Teror di Tengah Upaya Damai
SAMPAI kapan Bumi Pertiwi harus menanggung beban derita yang terasa tak ada 
usainya? Bencana demi bencana secara berurutan melanda bangsa ini. Belum surut 
dari perihnya bencana, penyakit dan penderitaan akibat kelaparan juga menyusul 
menerpa anak bangsa. Sementara pertikaian berdarah masih juga belum reda, 
perebutan kekuasaan para elite seolah semakin menjadi-jadi. Mungkinkah bangsa 
ini sedang kena tulah karena ulah manusia yang mendiaminya? 

Kita begitu terkejut, teror bom mulai terdengar di tanah Papua. Harian ini, 
Jumat (26/8), memberitakan bahwa seorang penelepon tidak dikenal menebar teror 
di Kantor Pusat Bank Papua di Jayapura. Penelepon yang mengaku-aku dari 
kelompok Tentara Pembebasan Nasional/Organisasi Papua Merdeka (TPN/OPM) 
mengancam akan meledakkan gedung itu dalam satu jam ke depan. Untunglah, 
pimpinan bank dan aparat kepolisian setempat cukup sigap dan melakukan 
penyisiran, hingga dinyatakan bersih, tidak ada bom. 

Bisa dibayangkan apa yang terjadi jika benar ada bom yang meledak di gedung 
itu. Bukan hanya Bank Papua yang ada di gedung itu, tetapi juga Garuda 
Indonesia, Telkomsel, Satelindo, British Petroleum, dan Yayasan Dana Pen- siun. 

Menarik apa yang disampaikan Dirut Bank Papua Justinus Saraun bahwa pihaknya 
tidak terpancing dengan isu itu, dan ia yakin warga Papua tidak mungkin 
melakukan aksi seperti itu, apalagi mengatasnamakan TPN/OPM. 

TEROR yang dilakukan orang yang tidak bertanggung jawab sering dilakukan di 
kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Medan, dan Makassar. Sangat disayangkan 
hal itu juga terjadi di kota-kota lain seperti di Papua yang saat ini sedang 
menghadapi persoalan politik. Mungkinkah hanya orang iseng yang berusaha 
membuat keadaan semakin runyam di Papua? Sangat disayangkan bila memang itu 
yang terjadi, dan semakin memprihatinkan bila di balik itu ternyata ada 
skenario politik yang berusaha untuk menggoyang kedamaian yang belum juga 
dirasakan di Indonesia. 

Hati kita seolah merintih, karena sebelumnya, ledakan bom juga terjadi lagi di 
Ambon, yang sampai kini belum diketahui siapa di balik aksi biadab itu. Begitu 
banyak peristiwa di negeri ini yang mencuat. Di sebelah barat berusaha diredam, 
di tengah bergejolak, di timur ada "orang iseng" melakukan teror. Lalu, 
bagaimana kita bisa membangun bangsa ini dengan tenang? Kebhinekaan yang dulu 
kita banggakan karena bisa tunggal ika, sekarang dipermainkan dan diobok-obok 
orang-orang yang tidak bertanggung jawab. 

KEBERSAMAAN itu mulai hilang, tidak hanya di kalangan elite, seolah terjadi 
"pemusnahan" rasa kebersamaan secara sistematis hingga ke lapisan bawah. Dulu 
hidup berdampingan, saling menghargai hak asasi manusia termasuk dalam 
menjalankan agama, kini kebersamaan itu menjadi sirna, sikap saling curiga dan 
ingin mementingkan ego kelompok atau pribadi agar dianggap pahlawan dalam 
menjunjung kebenaran, semakin mencuat. Pertikaian di elite telah sampai ke 
grassroots. 

Sebagai bangsa yang telah merdeka 60 tahun, tentu harapan kita adalah menjadi 
bangsa dan negara yang semakin dewasa. Negara yang semakin menghargai dan 
melindungi setiap warga negaranya dan mewujudkan rasa keadilan bagi seluruh 
rakyatnya, sesuai cita-cita kemerdekaan. Negara yang menjamin rasa damai bagi 
warganya. Oleh karena itu, kita berharap pemerintah menindak tegas orang-orang 
yang terbukti telah membuat teror dalam bentuk apa pun. 


Last modified: 27/8/05

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Help save the life of a child. Support St. Jude Children's Research Hospital.
http://us.click.yahoo.com/ons1pC/lbOLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


--------------------------------------------------------------------------
Bagi Anda yang ingin berdiskusi tentang apa saja dg akrab, santai tapi serius 
dan penuh persahabatan dg seluruh masyarakat/mahasiswa Indonesia di luar negeri 
serta tokoh-tokoh intelektual dan pejabat Tanah Air, silahkan bergabung dg 
milis ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxxx Kirim email kosong ke: 
ppiindia-subscribe@xxxxxxxxxxxxxxx atau kunjungi 
Situs resmi: http://www.ppi-india.org ; 
Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia ; 
Situs beasiswa/scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com
--------------------------------------------------------------------------


Other related posts: