[ppi] [ppiindia] Taufiq Kiemas:-- Ganti Menteri, Percuma
- From: "Ambon" <sea@xxxxxxxxxx>
- To: <"Undisclosed-Recipient:;"@freelists.org>
- Date: Tue, 30 Aug 2005 22:31:11 +0200
** Mailing List|Milis Nasional Indonesia PPI-India **
** Situs resmi: http://www.ppi-india.org **
** Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia **
** Situs Beasiswa: http://informasi-beasiswa.blogspot.com
**http://www.balipost.co.id/balipostcetak/2005/8/31/n5.htm
Taufiq Kiemas:-- Ganti Menteri, Percuma
Jakarta (Bali Post) -
Desakan pergantian menteri Kabinet Indonesia Bersatu makin menguat, menyusul
makin melemahnya nilai rupiah. Sejumlah politisi geram melihat kelambanan
pemerintahan Presiden Yudhoyono yang tidak mengambil langkah taktis dan
fundamental.
Suami mantan Presiden Megawati Soekarnoputri, Taufiq Kiemas, menyatakan
pemerintah telah kehilangan kepercayaan rakyat. ''Sebenarnya, ini masalah
trust (kepercayaan rakyat terhadap pemerintah) dan daya beli. Saya rasa apa pun
yang terjadi kalau rakyat percaya kan enggak ada krisis,'' tegas Taufiq Kiemas
ketika ditemui Bali Post usai pemakaman jenazah Nurcholish Madjid di TMP
Kalibata, Jakarta, Selasa (30/8) kemarin.
Reshuffle kabinet, kata Kiemas, bisa menambah keadaan lebih gawat kalau tidak
dilakukan secara tepat dan penggantinya juga tidak pas. Kondisi ini pernah
dialami Megawati. Saat menjabat, Mega juga didesak melakukan reshuffle. Cuma,
kondisinya tidak tepat sehingga tidak dilakukan. ''Mbak Mega setahun sebelum
masa akhir dipaksa mengadakan reshuffle. Secara psikologis reshuffle itu kalau
tidak tepat juga membuat tambah gawat. Penggantinya pun mesti luar biasa,''
tuturnya.
Kata Kiemas, jika pergantian kabinet tidak sempurna, rupiah akan terus anjlok
hingga menembus batas-batas psikologis. ''Kalau (penggantinya) enggak tepat
rupiah akan anjlok saja.''
Dalam kondisi seperti ini, kata Kiemas, seharusnya Presiden Yudhoyono
melakukan public hearing, minta mandat sekali lagi dari rakyat. ''Kabinet yang
kini sedang dipimpinnya kira-kira masih perlu dipertahankan ataukah tidak. Jika
rakyat melihat harus diganti, Presiden segera menggantinya. Tetapi, jika
presidennya yang jutsru tidak dipercaya lagi oleh rakyat, pergantian kabinet
juga percuma. ''Kalau dolar di atas Rp 10 ribu, pemerintah harusnya bilang
kepada rakyat masih oke enggak. Dan, saya rasa kalau rakyat diminta ngasih
kepercayaan lagi sama pemerintah sekarang baru Pak Susilo mengadakan reshuffle.
Itu kalau saya sebagai Pak Susilo,'' terang Kiemas.
Menurut Kiemas, Presiden Yudhoyono memang payah. Rakyat sudah diberi tahu
mengenai hal ini, tetapi rakyat tetap memilih Yudhoyono sebagai presiden. Ia
menyayangkan kesempatan perubahan yang seharusnya dialami rakyat kembali
ambruk. ''Sudah dikasih tahu payah-payah enggak percaya juga. Sayang perubahan
yang terjadi bisa bangkit, menyia-nyiakan kesempatan yang bagus.''
Mantan Ketua DPR-RI Akbar Tandjung juga ikut menanggapi makin kritisnya rupiah.
Baginya, reshuffle kabinet itu hak prerogatif Presiden. Saat ini, waktunya
Presiden melakukan evaluasi terhadap kinerja kabinet. ''Banyak soal yang
dihadapi masyarakat yang sekarang ini belum bisa diatasi dengan baik, khususnya
di bidang ekonomi. Kesulitannya semakin berat. Nilai rupiah semakin lemah.
Harga barang semakin naik. BBM semakin naik. Sudah waktunya Presiden melalukan
evaluasi,'' tegas Akbar. (kmb7)
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
DonorsChoose.org helps at-risk students succeed. Fund a student project today!
http://us.click.yahoo.com/O4u7KD/FpQLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
--------------------------------------------------------------------------
Bagi Anda yang ingin berdiskusi tentang apa saja dg akrab, santai tapi serius
dan penuh persahabatan dg seluruh masyarakat/mahasiswa Indonesia di luar negeri
serta tokoh-tokoh intelektual dan pejabat Tanah Air, silahkan bergabung dg
milis ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxxx Kirim email kosong ke:
ppiindia-subscribe@xxxxxxxxxxxxxxx atau kunjungi
Situs resmi: http://www.ppi-india.org ;
Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia ;
Situs beasiswa/scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com
--------------------------------------------------------------------------
Other related posts:
- » [ppi] [ppiindia] Taufiq Kiemas:-- Ganti Menteri, Percuma