[ppi] [ppiindia] Tak Ada Rencana Kembalikan Biaya
- From: "Ambon" <sea@xxxxxxxxxx>
- To: <"Undisclosed-Recipient:;"@freelists.org>
- Date: Thu, 29 Dec 2005 02:10:55 +0100
** Mailing List|Milis Nasional Indonesia PPI-India **
** Situs resmi: http://www.ppi-india.org **
** Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia **
** Informasi Beasiswa Scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com **
<br><br><a href="http://informasi-beasiswa.blogspot.com"><img
src="http://feeds.feedburner.com/Info_Beasiswa.gif" height="67" width="200"
style="border:0" alt="Info Beasiswa Scholarship "/></a><br><br>
http://www.suaramerdeka.com/harian/0512/29/nas08.htm
Tak Ada Rencana Kembalikan Biaya
a.. Anggota DPR yang Pergi ke Mesir
JAKARTA - Karena keberangkatan Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR ke Mesir
legal dan telah memperoleh izin dari pimpinan DPR, maka anggota BURT dipandang
tak perlu mengembalikan biaya perjalanan itu ke kas negara. Pengembalian biaya
perjalanan ke Mesir justru dianggap tidak berdasar.
Hal ini dikatakan oleh Ketua BURT Roestanto Wahidi (FPD) kepada pers melalui
telepon, Rabu (28/12) kemarin. Karena itu, dia juga tidak berencana
mengembalikan uang yang besarnya 1.565 dolar AS. Namun, dia tidak melarang jika
ada anggota BURT yang ingin mengembalikan uang itu.
"Kenapa saya harus mengembalikan, apa dasarnya mengembalikan uang itu? Saya kan
perginya resmi. Kalau saya mengembalikan, berarti saya perginya tidak resmi.
BURT berangkat ke Mesir atas persetujuan pimpinan DPR. Kalau Ketua DPR tidak
setuju, dana tidak bisa keluar. Sementara izin dari fraksi atau komisi sifatnya
internal," ungkapnya.
Akan tetapi, Roestanto Wahidi mengaku siap jika DPP Partai Demokrat memberi
sanksi kepada dirinya. Hal ini terkait dengan larangan yang dikeluarkan oleh
DPP bagi kader PD untuk melakukan perjalanan ke luar negeri.
"Sebagai kader, saya sudah siap jika DPP memberikan sanksi kepada saya. Namun
sebelumnya saya akan memberikan penjelasan. Jika kepergian itu dianggap ilegal,
saya siap jika disuruh mengembalikan. Namun jika perjalanan itu ilegal, mengapa
saya diijinkan oleh pimpinan DPR," ujarnya.
Dihubungi secara terpisah, Abdullah Azwar Anas (FKB) menyatakan tetap akan
mengembalikan uang perjalanan ke Mesir yang sudah diterimanya. "Saya pribadi
hanya menerima uang tunai 230 dolar AS. Lainnya kan sudah dipotong untuk biaya
hotel dan akomodasi. Saya masih belum tahu, apakah uang itu akan diserahkan
kepada fakir miskin atau ke kas negara," tuturnya.
Seperti diberitakan, Djoko Edhi Sutjipto Abdurrahman (FPAN) diwajibkan
mengembalikan uang perjalanan oleh Wakil Ketua DPR Zaenal Ma'arif. Hal ini
disebabkan Djoko Edhi sudah bukan menjadi anggota BURT. Terkait dengan hal itu,
Ketua BURT mengaku masih menelusuri sebab-sebab mengapa nama Djoko Edhi masih
tercatat sebagai anggota BURT dan bisa berangkat ke Mesir.
Belum Periksa
Sampai saat ini, Badan Kehormatan (BK) DPR belum menerima pengaduan, baik dari
masyarakat maupun pimpinan DPR. Karena itu, BK belum memeriksa 15 anggota BURT
yang melakukan studi banding ke Mesir pada 16-23 Desember. Menurut Ketua BK
Slamet Effendi Yusuf, sejauh ini yang masuk ke BK bukanlah pengaduan, melainkan
pernyataan sikap dari tiga elemen masyarakat.
"Kita masih menunggu pengaduan masyarakat itu. Kita tidak bisa memeriksa
anggota BURT hanya berdasarkan pernyataan sikap. Oleh sebab itu, kita belum
tahu kapan mulai melakukan pemeriksaan," paparnya.
Selain harus jelas, lanjut Slamet, pengaduan masyarakat itu sebaiknya menunggu
masa reses selesai. Hal ini terkait dengan banyaknya anggota BK yang sedang
melakukan kunjungan kerja ke daerah. Apalagi masih banyak perkara yang belum
bisa diselesaikan oleh BK. (sas-49d)
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Give at-risk students the materials they need to succeed at DonorsChoose.org!
http://us.click.yahoo.com/SBefZD/LpQLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
--------------------------------------------------------------------------
Situs resmi: http://www.ppi-india.org ;
Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia ;
Informasi Beasiswa Scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com
--------------------------------------------------------------------------
<br>
<a href="http://informasi-beasiswa.blogspot.com"><img
src="http://feeds.feedburner.com/Info_Beasiswa.gif" height="67" width="200"
style="border:0" alt="Info Beasiswa Scholarship "/></a><br>
Other related posts:
- » [ppi] [ppiindia] Tak Ada Rencana Kembalikan Biaya