[ppi] [ppiindia] TNI Bukan Memaksakan Perdamaian

** Mailing List|Milis Nasional Indonesia PPI-India **
** Situs resmi: http://www.ppi-india.org **
** Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia **
** Informasi Beasiswa Scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com **
<br><br><a href="http://informasi-beasiswa.blogspot.com";><img 
src="http://feeds.feedburner.com/Info_Beasiswa.gif"; height="67" width="200" 
style="border:0" alt="Info Beasiswa Scholarship "/></a><br><br>
http://www.kaltengpos.com/berita/index.asp?Berita=UTAMA&id=4186

Selasa, 29 Agustus 2006



TNI Bukan Memaksakan Perdamaian
DPR Ajukan Lima Syarat soal Pasukan Garuda ke Lebanon 


 JAKARTA- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menegaskan pasukan TNI yang akan 
dikirim ke Lebanon akan menjalankan tugas menjaga perdamaian bukan menciptakan 
perdamaian. "Harus dibedakan kita dalam misi peace keeping bukan peace making," 
ujar SBY seusai rapat konsultasi dengan DPR di Pustaka Loka Gedung Nusantara IV 
DPR RI yang berlangsung sejak pukul 19.30. Selain Presiden SBY, Wakil Presiden 
Jusuf Kalla dan sejumlah menteri kabinet ikut hadir dalam acara tersebut. 
Jajaran menteri Kabinet Indonesia Bersatu yang hadir adalah Menko Polhukam 
Widodo AS, Menkokesra Aburizal Bakrie, Menko Perekonomian Boediono, Menkeu Sri 
Mulyani, Menhan Juwono Sudarsono, Menkominfo Sofyan Djalil, dan Menkum HAM 
Hamid Awaludin. 

Sementara, dari jajaran pimpinan DPR, terlihat diantaranya Wakil Ketua DPR 
Soetardjo Soerjogoeritno dan Muhaimin Iskandar. Juga, Ketua Komisi I DPR 
berikut sejumlah anggota komisi I DPR dan anggota pansus RUU pajak. 

SBY dalam keterangannya pada wartawan mengatakan, DPR secara resmi telah 
menyetujui pengiriman pasukan ke Lebanon. Namun demikian ada lima persyaratan 
yang harus diperhatikan oleh pemerintah. "Pertama mandat dari PBB harus jelas, 
"ujar presiden. 

Selain itu, misi dan batas waktu pengiriman pasukan juga harus dipastikan. 
"Skema pendanaan berapa yang ditanggung pemerintah Indonesia dan berapa yang 
ditanggung PBB juga harus jelas," katanya. DPR juga mensyaratkan pemerintah 
untuk benar-benar mencermati rule of engagement ( aturan teknis lapangan) 
Pasukan UNIFIL. 

Menurut presiden, jam 23.00 malam WIB ( tadi malam, Red), DK PBB baru akan 
bersidang di New York untuk memastikan persyaratan dan mandat tersebut. "Yang 
jelas Indonesia pasti berangkat dengan bendera PBB bukan dengan bendera yang 
lain," kata presiden kelahiran Pacitan ini. 

Bagaimana dengan pelucutan senjata Hizbullah ? SBY dengan tegas mengatakan TNI 
tidak akan melakukan itu. "Kita akan mengawasi gencatan senjata bukan melucuti 
Hizbullah," katanya. 

Di tempat yang sama Panglima TNI Marsekal Djoko Suyanto mengatakan biaya 
pengiriman pasukan akan dibahas dengan Komisi I secara khusus secepatnya. 
"Sementara Rp 370 miliar," ujarnya. 

Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono menambahkan mengatakan belum ada kejelasan 
dari PBB mengenai berapa yang akan ditanggung. "Yang jelas pemerintah akan 
menyiapkan terlebih dulu," katanya. 

Menurut Ketua Komisi I DPR, Theo L Sambuaga, PBB hanya akan menanggung biaya 
pasukan sebesar Rp 40 miliar. "Tapi informasi ini masih perlu dicek ulang ," 
kata Theo. 

Politisi Golkar ini menambahkan, secara prinsip DPR akan membantu pemerintah 
dalam hal pengiriman pasukan. Terutama masalah pendanaan. "Sepertinya tidak ada 
masalah, nanti kita koordinasikan dengan Menkeu dan jajarannya," ujarnya.(tom


[Non-text portions of this message have been removed]



***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


--------------------------------------------------------------------------
Situs resmi: http://www.ppi-india.org ; 
Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia ; 
Informasi Beasiswa Scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com
--------------------------------------------------------------------------
<br>
<a href="http://informasi-beasiswa.blogspot.com";><img 
src="http://feeds.feedburner.com/Info_Beasiswa.gif"; height="67" width="200" 
style="border:0" alt="Info Beasiswa Scholarship "/></a><br>

Other related posts: