[ppi] [ppiindia] TNI Bukan Memaksakan Perdamaian
- From: "Ambon" <sea@xxxxxxxxxx>
- To: <"Undisclosed-Recipient:;"@freelists.org>
- Date: Tue, 29 Aug 2006 12:24:44 +0200
** Mailing List|Milis Nasional Indonesia PPI-India **
** Situs resmi: http://www.ppi-india.org **
** Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia **
** Informasi Beasiswa Scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com **
<br><br><a href="http://informasi-beasiswa.blogspot.com"><img
src="http://feeds.feedburner.com/Info_Beasiswa.gif" height="67" width="200"
style="border:0" alt="Info Beasiswa Scholarship "/></a><br><br>
http://www.kaltengpos.com/berita/index.asp?Berita=UTAMA&id=4186
Selasa, 29 Agustus 2006
TNI Bukan Memaksakan Perdamaian
DPR Ajukan Lima Syarat soal Pasukan Garuda ke Lebanon
JAKARTA- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menegaskan pasukan TNI yang akan
dikirim ke Lebanon akan menjalankan tugas menjaga perdamaian bukan menciptakan
perdamaian. "Harus dibedakan kita dalam misi peace keeping bukan peace making,"
ujar SBY seusai rapat konsultasi dengan DPR di Pustaka Loka Gedung Nusantara IV
DPR RI yang berlangsung sejak pukul 19.30. Selain Presiden SBY, Wakil Presiden
Jusuf Kalla dan sejumlah menteri kabinet ikut hadir dalam acara tersebut.
Jajaran menteri Kabinet Indonesia Bersatu yang hadir adalah Menko Polhukam
Widodo AS, Menkokesra Aburizal Bakrie, Menko Perekonomian Boediono, Menkeu Sri
Mulyani, Menhan Juwono Sudarsono, Menkominfo Sofyan Djalil, dan Menkum HAM
Hamid Awaludin.
Sementara, dari jajaran pimpinan DPR, terlihat diantaranya Wakil Ketua DPR
Soetardjo Soerjogoeritno dan Muhaimin Iskandar. Juga, Ketua Komisi I DPR
berikut sejumlah anggota komisi I DPR dan anggota pansus RUU pajak.
SBY dalam keterangannya pada wartawan mengatakan, DPR secara resmi telah
menyetujui pengiriman pasukan ke Lebanon. Namun demikian ada lima persyaratan
yang harus diperhatikan oleh pemerintah. "Pertama mandat dari PBB harus jelas,
"ujar presiden.
Selain itu, misi dan batas waktu pengiriman pasukan juga harus dipastikan.
"Skema pendanaan berapa yang ditanggung pemerintah Indonesia dan berapa yang
ditanggung PBB juga harus jelas," katanya. DPR juga mensyaratkan pemerintah
untuk benar-benar mencermati rule of engagement ( aturan teknis lapangan)
Pasukan UNIFIL.
Menurut presiden, jam 23.00 malam WIB ( tadi malam, Red), DK PBB baru akan
bersidang di New York untuk memastikan persyaratan dan mandat tersebut. "Yang
jelas Indonesia pasti berangkat dengan bendera PBB bukan dengan bendera yang
lain," kata presiden kelahiran Pacitan ini.
Bagaimana dengan pelucutan senjata Hizbullah ? SBY dengan tegas mengatakan TNI
tidak akan melakukan itu. "Kita akan mengawasi gencatan senjata bukan melucuti
Hizbullah," katanya.
Di tempat yang sama Panglima TNI Marsekal Djoko Suyanto mengatakan biaya
pengiriman pasukan akan dibahas dengan Komisi I secara khusus secepatnya.
"Sementara Rp 370 miliar," ujarnya.
Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono menambahkan mengatakan belum ada kejelasan
dari PBB mengenai berapa yang akan ditanggung. "Yang jelas pemerintah akan
menyiapkan terlebih dulu," katanya.
Menurut Ketua Komisi I DPR, Theo L Sambuaga, PBB hanya akan menanggung biaya
pasukan sebesar Rp 40 miliar. "Tapi informasi ini masih perlu dicek ulang ,"
kata Theo.
Politisi Golkar ini menambahkan, secara prinsip DPR akan membantu pemerintah
dalam hal pengiriman pasukan. Terutama masalah pendanaan. "Sepertinya tidak ada
masalah, nanti kita koordinasikan dengan Menkeu dan jajarannya," ujarnya.(tom
[Non-text portions of this message have been removed]
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
--------------------------------------------------------------------------
Situs resmi: http://www.ppi-india.org ;
Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia ;
Informasi Beasiswa Scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com
--------------------------------------------------------------------------
<br>
<a href="http://informasi-beasiswa.blogspot.com"><img
src="http://feeds.feedburner.com/Info_Beasiswa.gif" height="67" width="200"
style="border:0" alt="Info Beasiswa Scholarship "/></a><br>
Other related posts:
- » [ppi] [ppiindia] TNI Bukan Memaksakan Perdamaian