[ppi] [ppiindia] Survei BPS, Keluarga Miskin Bertambah 11 Juta
- From: "Ambon" <sea@xxxxxxxxxx>
- To: <"Undisclosed-Recipient:;"@freelists.org>
- Date: Sat, 31 Dec 2005 01:26:47 +0100
** Mailing List|Milis Nasional Indonesia PPI-India **
** Situs resmi: http://www.ppi-india.org **
** Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia **
** Informasi Beasiswa Scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com **
<br><br><a href="http://informasi-beasiswa.blogspot.com"><img
src="http://feeds.feedburner.com/Info_Beasiswa.gif" height="67" width="200"
style="border:0" alt="Info Beasiswa Scholarship "/></a><br><br>
http://www.suarapembaruan.com/News/2005/12/30/index.html
SUARA PEMBARUAN DAILY
Survei BPS, Keluarga Miskin Bertambah 11 Juta
JAKARTA - Data tambahan rumah tangga miskin yang akan menerima subsidi langsung
tunai (SLT), hingga akhir Desember 2005 membengkak menjadi 11,2 juta.
Sebelumnya, tambahan datanya baru 10,5 juta keluarga.
Dari jumlah tambahan 11 juta rumah tangga miskin itu, yang diverifikasi baru 2
juta. Sementara Badan Pusat Statistik (BPS), diberi tengat waktu hingga 31
Januari 2006 untuk menyelesaikan verifikasi. Namun BPS memperkirakan hanya 2,5
juta-3 juta rumah tangga miskin tambahan yang berhak menerima SLT tersebut.
Hal tersebut terungkap dalam pertemuan antara Menko Kesra, Menteri Negara
Perencanaan Pembangunan Nasional, Menteri Keuangan, BPS, Bank Rakyat Indonesia
(BRI) dan PT Pos, di Jakarta, Kamis (29/12).
Menko Kesra Aburizal Bakrie mengatakan, pemerintah memutuskan seluruh
pembayaran SLT tahap II dilakukan 2 Januari 2006. ''Dengan mempertimbangkan
semua kondisi yang ada, ditetapkan bahwa pembayaran SLT tahap II akan dimulai
pada 2 Januari 2006. Pembayaran akan dilakukan sampai akhir Maret 2006,'' ujar
Aburizal.
Ia menjelaskan, dalam penyaluran SLT tahap II itu akan dilakukan dengan
mekanisme yang sama sebagaimana penyaluran tahap I. Terkait anggaran SLT yang
tercantum di APBN 2006 sebesar Rp 17 triliun dengan jumlah penerima SLT yang
masih diperhitungkan 15,5 juta keluarga miskin, Aburizal mengatakan, masih ada
dana cadangan Rp 2 triliun dari anggaran tersebut untuk penerima SLT susulan.
''Nanti kalau kurang, masih bisa dibahas di APBN Perubahan,'' jelasnya.
Tidak Bersyarat
Pada kesempatan itu Aburizal menjelaskan, dengan penyaluran SLT sesuai
mekanisme semula, maka tidak ada SLT bersyarat seperti yang diusulkan oleh
beberapa pihak sebelumnya. Usul itu mengacu contoh pembagian SLT di Brasil, di
mana masyarakat penerima dana tunai harus memperhatikan pendidikan anak.
''Pembayaran saat ini kan untuk Januari, Maret, dan Juni. September belum
diputuskan oleh pemerintah apakah bersyarat atau tidak bersyarat. Nanti diminta
ke menteri-menteri terkait. Syarat-syaratnya sedang dipelajari,'' ujar
Aburizal.
Sejauh ini, SLT tahap I sudah dibayarkan ke 13,81 juta rumah tangga miskin,
atau 89 persen. Sementara yang tereliminasi dari penerima tahap I tercatat
sebanyak 429.125 keluarga miskin.
Dari jumlah itu, Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam paling banyak yang
dibatalkan, yakni sejumlah 91.200 kartu, Jawa Tengah 53.851 kartu, dan Jawa
Timur 52.191 kartu. Sementara Maluku Utara tercatat 794 rumah tangga miskin
yang tidak berhak lagi menerima SLT, Bali 425 kartu, dan Kepulauan Bangka
Belitung 368 kartu.
(L-10)
Last modified: 30/12/05
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Help save the life of a child. Support St. Jude Children's Research Hospital.
http://us.click.yahoo.com/f4eSOB/lbOLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
--------------------------------------------------------------------------
Situs resmi: http://www.ppi-india.org ;
Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia ;
Informasi Beasiswa Scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com
--------------------------------------------------------------------------
<br>
<a href="http://informasi-beasiswa.blogspot.com"><img
src="http://feeds.feedburner.com/Info_Beasiswa.gif" height="67" width="200"
style="border:0" alt="Info Beasiswa Scholarship "/></a><br>
Other related posts:
- » [ppi] [ppiindia] Survei BPS, Keluarga Miskin Bertambah 11 Juta