[ppi] [ppiindia] Stop Kerja Sama dengan Thailand-Tiongkok
- From: "Ambon" <sea@xxxxxxxxxx>
- To: <"Undisclosed-Recipient:;"@freelists.org>
- Date: Thu, 31 Aug 2006 11:49:22 +0200
** Mailing List|Milis Nasional Indonesia PPI-India **
** Situs resmi: http://www.ppi-india.org **
** Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia **
** Informasi Beasiswa Scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com **
<br><br><a href="http://informasi-beasiswa.blogspot.com"><img
src="http://feeds.feedburner.com/Info_Beasiswa.gif" height="67" width="200"
style="border:0" alt="Info Beasiswa Scholarship "/></a><br><br>
REFLEKSI: Kerjasama bagus, cuma saja kerja samanya bagaimana dan bagaimana
pula pembagian hasilnya. Benar atau tidak, tetapi ada cerita bahwa salah satu
negeri di Afkrika Barat [A] mengadakan perjanjian perikanan dengan salah satu
negeri [B] di Europa. Dalam perjanjian itu dinyatakan bahwa nelayan dari negeri
A bisa menangkap ikan di perairan negeri B, dan sebaliknya. Kalau dilihat
sepintas lau perjanjian ini memang bagus sekali, tetapi kalau mau dipikir dan
ditinjau sejenak bagi pikiran sehat akan timbul pertanyaan apakah mungkin
nelayan dari negeri A yang memakai perahu dayun atau motor gantung mampu datang
ke perairan negara B untuk menangkap ikan? Jadi barangkali masalahnya tak
berbeda bagi kemampuan nelayan rakyat teristimewa bagi nelayan Sulawesi
Utara, Maluku atau Papua untuk pergi menangkap ikan di perarian Teluk Siam
atau Laut Tiongkok Selatan.
Perjanjian-perjanjian yang merugikan kehidupan rakyat terdapat di semua
bidang. Dikatakan bahwa kekuasaan politik dan ekonomi adalah tak terpisahkan
bagi negara merdeka, tetapi kalau dilihat pada negara Indonesia yang baru saja
merayakan hari proklamasi kemerdekaannya ke 61, gambar yang diperoleh sangat
bertentangan dengan prinsip tsb., salah satu contoh sederhana ialah dengan
perikanan ini. Yang pasti hasil dari politik dan ekonomi yang dijalankan
selama ini memberi kenikmatan bagi kaum elit sipil mau pun militer.
http://jawapos.com/index.php?act=detail_c&id=244326
Kamis, 31 Agt 2006,
Stop Kerja Sama dengan Thailand-Tiongkok
Setelah RI Rugi Rp 30 Triliun Per Tahun di Bidang Kelautan
SURABAYA - Kerja sama Indonesia dengan Thailand dan Tiongkok di bidang kelautan
bakal terhenti. Pemerintah Indonesia akan mengakhiri hubungan kerja sama
lisensi dalam bidang kelautan itu. Alasannya, kerja sama sejak 30 tahun lalu
ternyata tak menguntungkan Indonesia, tetapi justru merugikan rakyat.
Hal itu diungkapkan Menteri Kelautan dan Perikanan Freddy Numberi usai
berceramah pada Seminar Nasional Upaya Penanggulangan Illegal Fishing di
Universitas Surabaya (Ubaya) kemarin.
Freddy menuturkan, setiap tahun Indonesia rugi Rp 30 triliun. Hal itu
disebabkan hasil laut Indonesia lebih banyak dikelola industri di negara lain.
"Indonesia tidak tabu dengan kerja sama asing, tetapi harus menguntungkan
rakyat. Kalau tidak, buat apa kerja sama. Rakyat makan, susah. Apa rela rakyat
kita miskin?" katanya.
Mantan gubernur Papua itu menjelaskan, selama ini Indonesia punya kerja sama
kelautan dengan tiga negara, yaitu Filipina, Thailand, dan Tiongkok. Kerja sama
itu berbentuk lisensi. Dalam hal ini, kapal-kapal perusahaan dari tiga negara
itu diberi izin menangkap ikan di seluruh perairan Indonesia.
Freddy menyebutkan, setelah puluhan tahun, Indonesia ternyata tidak diuntungkan
dengan kerja sama itu. Sebab, seluruh hasil laut Indonesia dikelola di
Filipina, Thailand, dan Tiongkok. "Hampir 30 tahun semua hasil tangkapan itu
dibawa ke sana. Industri mereka tumbuh pesat. Industri kita tumbuh lamban atau
jalan di tempat," ujarnya.
Dia memaparkan, kerja sama dengan Filipina berakhir pada 5 Desember 2005. Saat
itu Indonesia mengakhiri kerja sama lisensi dengan negeri Presiden Gloria
Macapagal Arroyo tersebut.
Tahun ini, lanjut Freddy, kerja sama dengan Thailand juga berakhir. "Izinnya
berakhir pada 15 September nanti dan tidak diperpanjang," tutur purnawirawan
TNI-AL berpangkat laksamana madya tersebut.
Sedangkan kerja sama dengan Tiongkok berakhir pada Desember 2007. Saat itu
kapal-kapal Tiongkok tidak bisa lagi menangkap ikan di perairan Indonesia.
"Jika mereka tetap masuk Indonesia, sanksi yang dikenakan bukan hanya illegal
fishing, tetapi juga illegal entry. Jadi, memasuki negara tanpa izin," ujarnya.
Lantas, bagaimana jika Thailand dan Tiongkok ingin meneruskan kerja sama dengan
Indonesia? Dia menetapkan syarat bahwa Thailand dan Tiongkok harus membuat
kerja sama baru dalam bidang investasi. "Jadi, bukan hanya lisensi seperti
selama ini," katanya.
Dengan pola investasi, kata Freddy, Thailand dan Tiongkok harus membangun
industri kelautan di Indonesia. Mereka tidak lagi mengolah hasil laut Indonesia
di negaranya. "Mereka harus membantu pemerintah membuka industri dan lapangan
kerja. Jadi, kita bisa mengentas kemiskinan dan mendorong kemajuan ekonomi,"
terangnya.
Filipina bakal memulai kerja sama investasi dengan membangun tiga industri di
tiga lokasi. Yakni, Bitung, Papua, dan Aru. "Saat ini masih dalam proses,"
jelasnya. (fid
[Non-text portions of this message have been removed]
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
--------------------------------------------------------------------------
Situs resmi: http://www.ppi-india.org ;
Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia ;
Informasi Beasiswa Scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com
--------------------------------------------------------------------------
<br>
<a href="http://informasi-beasiswa.blogspot.com"><img
src="http://feeds.feedburner.com/Info_Beasiswa.gif" height="67" width="200"
style="border:0" alt="Info Beasiswa Scholarship "/></a><br>
Other related posts:
- » [ppi] [ppiindia] Stop Kerja Sama dengan Thailand-Tiongkok