[ppi] [ppiindia] Stop Kerja Sama dengan Thailand-Tiongkok

** Mailing List|Milis Nasional Indonesia PPI-India **
** Situs resmi: http://www.ppi-india.org **
** Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia **
** Informasi Beasiswa Scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com **
<br><br><a href="http://informasi-beasiswa.blogspot.com";><img 
src="http://feeds.feedburner.com/Info_Beasiswa.gif"; height="67" width="200" 
style="border:0" alt="Info Beasiswa Scholarship "/></a><br><br>
REFLEKSI: Kerjasama bagus, cuma saja kerja samanya bagaimana  dan bagaimana 
pula pembagian hasilnya. Benar atau tidak, tetapi ada cerita bahwa salah satu 
negeri di Afkrika Barat [A] mengadakan perjanjian perikanan dengan salah satu 
negeri [B] di Europa. Dalam perjanjian itu dinyatakan bahwa nelayan dari negeri 
A bisa menangkap ikan di perairan negeri B, dan sebaliknya. Kalau dilihat 
sepintas lau perjanjian ini memang bagus sekali, tetapi kalau mau dipikir dan 
ditinjau sejenak bagi pikiran sehat akan timbul pertanyaan apakah mungkin 
nelayan dari negeri A yang memakai perahu dayun atau motor gantung mampu datang 
ke perairan negara B untuk menangkap ikan? Jadi barangkali  masalahnya tak 
berbeda  bagi kemampuan nelayan rakyat  teristimewa bagi nelayan Sulawesi 
Utara,  Maluku atau Papua   untuk pergi menangkap ikan di perarian Teluk Siam 
atau Laut Tiongkok Selatan. 

Perjanjian-perjanjian yang merugikan  kehidupan rakyat terdapat di semua 
bidang. Dikatakan bahwa kekuasaan politik dan ekonomi adalah tak terpisahkan 
bagi negara merdeka, tetapi kalau dilihat pada negara Indonesia yang baru saja 
merayakan hari proklamasi kemerdekaannya ke 61, gambar yang diperoleh sangat 
bertentangan dengan prinsip tsb., salah satu contoh  sederhana ialah dengan 
perikanan ini. Yang pasti hasil dari  politik dan ekonomi yang dijalankan 
selama ini memberi kenikmatan bagi kaum elit sipil mau pun militer.    


http://jawapos.com/index.php?act=detail_c&id=244326

Kamis, 31 Agt 2006,



Stop Kerja Sama dengan Thailand-Tiongkok
Setelah RI Rugi Rp 30 Triliun Per Tahun di Bidang Kelautan


SURABAYA - Kerja sama Indonesia dengan Thailand dan Tiongkok di bidang kelautan 
bakal terhenti. Pemerintah Indonesia akan mengakhiri hubungan kerja sama 
lisensi dalam bidang kelautan itu. Alasannya, kerja sama sejak 30 tahun lalu 
ternyata tak menguntungkan Indonesia, tetapi justru merugikan rakyat.

Hal itu diungkapkan Menteri Kelautan dan Perikanan Freddy Numberi usai 
berceramah pada Seminar Nasional Upaya Penanggulangan Illegal Fishing di 
Universitas Surabaya (Ubaya) kemarin.

Freddy menuturkan, setiap tahun Indonesia rugi Rp 30 triliun. Hal itu 
disebabkan hasil laut Indonesia lebih banyak dikelola industri di negara lain.

"Indonesia tidak tabu dengan kerja sama asing, tetapi harus menguntungkan 
rakyat. Kalau tidak, buat apa kerja sama. Rakyat makan, susah. Apa rela rakyat 
kita miskin?" katanya.

Mantan gubernur Papua itu menjelaskan, selama ini Indonesia punya kerja sama 
kelautan dengan tiga negara, yaitu Filipina, Thailand, dan Tiongkok. Kerja sama 
itu berbentuk lisensi. Dalam hal ini, kapal-kapal perusahaan dari tiga negara 
itu diberi izin menangkap ikan di seluruh perairan Indonesia.

Freddy menyebutkan, setelah puluhan tahun, Indonesia ternyata tidak diuntungkan 
dengan kerja sama itu. Sebab, seluruh hasil laut Indonesia dikelola di 
Filipina, Thailand, dan Tiongkok. "Hampir 30 tahun semua hasil tangkapan itu 
dibawa ke sana. Industri mereka tumbuh pesat. Industri kita tumbuh lamban atau 
jalan di tempat," ujarnya.

Dia memaparkan, kerja sama dengan Filipina berakhir pada 5 Desember 2005. Saat 
itu Indonesia mengakhiri kerja sama lisensi dengan negeri Presiden Gloria 
Macapagal Arroyo tersebut.

Tahun ini, lanjut Freddy, kerja sama dengan Thailand juga berakhir. "Izinnya 
berakhir pada 15 September nanti dan tidak diperpanjang," tutur purnawirawan 
TNI-AL berpangkat laksamana madya tersebut.

Sedangkan kerja sama dengan Tiongkok berakhir pada Desember 2007. Saat itu 
kapal-kapal Tiongkok tidak bisa lagi menangkap ikan di perairan Indonesia.

"Jika mereka tetap masuk Indonesia, sanksi yang dikenakan bukan hanya illegal 
fishing, tetapi juga illegal entry. Jadi, memasuki negara tanpa izin," ujarnya.

Lantas, bagaimana jika Thailand dan Tiongkok ingin meneruskan kerja sama dengan 
Indonesia? Dia menetapkan syarat bahwa Thailand dan Tiongkok harus membuat 
kerja sama baru dalam bidang investasi. "Jadi, bukan hanya lisensi seperti 
selama ini," katanya.

Dengan pola investasi, kata Freddy, Thailand dan Tiongkok harus membangun 
industri kelautan di Indonesia. Mereka tidak lagi mengolah hasil laut Indonesia 
di negaranya. "Mereka harus membantu pemerintah membuka industri dan lapangan 
kerja. Jadi, kita bisa mengentas kemiskinan dan mendorong kemajuan ekonomi," 
terangnya.

Filipina bakal memulai kerja sama investasi dengan membangun tiga industri di 
tiga lokasi. Yakni, Bitung, Papua, dan Aru. "Saat ini masih dalam proses," 
jelasnya. (fid

[Non-text portions of this message have been removed]



***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


--------------------------------------------------------------------------
Situs resmi: http://www.ppi-india.org ; 
Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia ; 
Informasi Beasiswa Scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com
--------------------------------------------------------------------------
<br>
<a href="http://informasi-beasiswa.blogspot.com";><img 
src="http://feeds.feedburner.com/Info_Beasiswa.gif"; height="67" width="200" 
style="border:0" alt="Info Beasiswa Scholarship "/></a><br>

Other related posts: