[ppi] [ppiindia] Sofyan Wanandi : Hati-hati Bisnis dengan Cina
- From: "Ambon" <sea@xxxxxxxxxx>
- To: <"Undisclosed-Recipient:;"@freelists.org>
- Date: Sat, 30 Jul 2005 07:21:37 +0200
** Mailing List|Milis Nasional Indonesia PPI-India **
** Situs resmi: http://www.ppi-india.org **
** Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia **
** Situs Beasiswa: http://informasi-beasiswa.blogspot.com **Sofyan Wanandi :
Hati-hati Bisnis dengan Cina
Sabtu, 30 Juli 2005 | 05:07 WIB
TEMPO Interaktif, Beijing:Pengusaha Sofyan Wanandi menyatakan, dalam
pertemuannya dengan
pengusaha Indonesia Kamis malam lalu di Beijing, Presiden lebih banyak
menjelaskan bagaimana sebaiknya pengusaha mengisi kemitraan strategis yang
telah dibangun pemerintah dengan Cina.
Dalam kaitan dengan Cina, pemerintah sangat ingin segala bentuk perjanjian dan
kerja sama di atas kertas segera di jalankan. "Nah, ujung tombaknya, kan,
pengusaha, jadi kami diminta memanfaatkan betul,"ujar Sofyan Wanandi sebelum
mengikuti forum bisnis Kadin RI-Cina Jumat (29/7) pagi di China World Hotel,
Beijing.
Menurut Sofyan, pengusaha Cina cukup fleksibel melihat kendala-kendala
legalitas. "Tidak seperti negara Barat," katanya. Negara barat sebelum akan
menanam investasinya jika masalah legal tidak beres. Sedangkan "Cina mau saja
jalan, dengan kondisi seperti sekarang,"kata Sofyan.
Namun, Sofyan mengingatkan agar proyek-proyek yang dikerjakan dengan
perusahaan-perusahaan Cina itu dilakukan secara hati-hati. Sebab, perusahaan
Cina yang ikut mayoritas masih perusahaan negara, yang sangat tergantung dengan
kebijakan pemerintah Cina dalam memandang Indonesia. Jika pemerintah Cina tak
berkenan, maka bisa saja perusahaan negara itu diminta menyetop pendanaan
proyek di Indonesia. Karena itu, masalah politik kedua negara menjadi penting.
tonthowi
http://www.tempointeraktif.com/hg/ekbis/2005/07/30/brk,20050730-64613,id.html
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
<font face=arial size=-1><a
href="http://us.ard.yahoo.com/SIG=12hikrjle/M=320369.6903865.7846595.3022212/D=groups/S=1705329729:TM/Y=YAHOO/EXP=1122708100/A=2896110/R=0/SIG=1107idj9u/*http://www.thanksandgiving.com
">Help save the life of a child. Support St. Jude Children¿s Research
Hospital</a>.</font>
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
--------------------------------------------------------------------------
Bagi Anda yang ingin berdiskusi tentang apa saja dg akrab, santai tapi serius
dan penuh persahabatan dg seluruh masyarakat/mahasiswa Indonesia di luar negeri
serta tokoh-tokoh intelektual dan pejabat Tanah Air, silahkan bergabung dg
milis ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxxx Kirim email kosong ke:
ppiindia-subscribe@xxxxxxxxxxxxxxx atau kunjungi
Situs resmi: http://www.ppi-india.org ;
Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia ;
Situs beasiswa/scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com
--------------------------------------------------------------------------
Other related posts:
- » [ppi] [ppiindia] Sofyan Wanandi : Hati-hati Bisnis dengan Cina