[ppi] [ppiindia] Soegeng Sarjadi: Usahawan Harus Mundur dari Kabinet

** Mailing List|Milis Nasional Indonesia PPI-India **
** Situs resmi: http://www.ppi-india.org **
** Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia **
** Situs Beasiswa: http://informasi-beasiswa.blogspot.com **Refleksi: 
Pernyataan Soegen Sarjadi supaya usahawan harus mundur adalah tidak demokratis, 
sebab semua yang duduk dalam dpr mau pun kabinet, presiden dan wakil presiden 
sekali pun  ada  diantara mereka yang berprofesi bandit, pengusaha, tukang 
copet, penipu, ahli suci, ahli sihir, murtad bin kafir, berijazah benar mau pun 
palsu etc semua oknom  ini adalah pilihan rakyat.  Mereka dipilih rakyat sesuai 
kemauan mereka untuk mengwakili dan mengatasnamakan rakyat  guna mengurus 
negara sesuai kehendak dan petunjuk Alloh. Kalau Alloh bilang berbahagialah 
kaum bandit dan koruptor lantas ahli suci, murtad bin kafir  dan rakyat miskin 
lagi lapar mau apa? Berani mengutuk pasti nanti masuk neraka, itulah sanksinya. 
Rugi di bumi untung di Surga?

Menurut  Mr Kongkalikong  usulan Mas Soegeng ini tidak realitis untuk ushawan 
harus mundur dari kabinet, karena proyek-proyek tsunami yang sekian milyaran  
yankee dolares itu siapa yang akan menangani guna menjadi kontraktor buat 
membangun Sumatera Utara [Aceh], siapa yang akan menjadi sub-sub contrator 
minyak di Cepu dsb? Mana mau ushawan nasional kita mundur dari tugas mulia. 
Hanya usahawan goblok yang mau mudur dari rejeki nomplok.

Wassalam,


http://www.sinarharapan.co.id/berita/0508/27/sh01.html



Soegeng Sarjadi: Usahawan Harus Mundur dari Kabinet
Oleh
Krisman Kaban/Suradi /Kristanto Hartadi



Jakarta - Buruknya kinerja tim ekonomi Kabinet Indonesia Bersatu di bawah 
menteri yang berlatar belakang pengusaha membuktikan kegagalan para pengusaha 
yang terjun ke dunia politik, demikian pengusaha dari kelompok Kodel, Soegeng 
Sarjadi, kepada SH, 
di Jakarta, Jumat (26/8).


"Sudah waktunya pengusaha mundur dari panggung politik, biarlah penanganan 
masalah ekonomi diserahkan kepada para ekonom atau mereka yang ahli. Bahkan 
politisi juga tidak usah masuk kabinet, jadikan ini kabinet ahli," tegas 
Soegeng. 

Dia menilai meski ketika Presiden Megawati memerintah banyak kelemahannya, 
namun karena tim ekonominya dipegang oleh orang-orang yang ahli, situasi masih 
lebih terkendali. 

Mengenai calon pengganti menteri-menteri bidang ekonomi, Soegeng Sarjadi 
mengatakan, sebaiknya tim ekonomi diserahkan kepada ekonom yang sama sekali 
tidak memiliki kepentingan bisnis dan politik. "Tim ekonomi harus dikembalikan 
ke ahlinya, sehingga ekonomi nasional yang kepalang terpuruk bisa dibangkitkan 
lagi. Karena itu, menteri dari kalangan pengusaha harus dihindari," katanya. 

Menurut Soegeng, pengusaha seyogyanya kembali menjadi usahawan yang baik dan 
tidak perlu berpolitik. 

"Pengusaha sebaiknya kembali memproduksi barang-barang dalam memenuhi kebutuhan 
di dalam negeri. Sekarang ini, kalangan pengusaha kita, terutama pengusaha 
pribumi cenderung berpolitik sambil berbisnis. Kondisi itu justru sangat 
berbahaya," katanya.

Dia mengatakan, sudah tidak pantas seorang pengusaha yang banyak masalah atau 
pernah masuk ke BPPN dan ketika masuk dunia politik, utangnya menjadi habis 
dengan berbagai rekayasa dan usahanya mulai hidup lagi. "Posisinya itu 
benar-benar dimanfaatkan untuk kepentingan usahanya, bukan untuk kepentingan 
negara. Hal itu merupakan contoh buruk dan negara akan semakin kacau," katanya, 
tanpa menyebut siapa yang dimaksud.

Soegeng juga mengkritik para pengurus Kadin Indonesia yang lebih banyak sibuk 
berdiskusi ke Presiden, bahkan senantiasa ikut rombongan Presiden dan Wapres ke 
sana-ke mari. "Sebagai pengusaha, jangan sering runtang-runtung ikut Presiden 
atau Wapres ke mana-mana, apalagi kalau minta dibayari rombongan Presiden. Itu 
namanya bukan pengusaha bonafid," katanya.
Ketika para pengusaha pribumi sibuk dengan para politisi maka yang benar-benar 
bekerja dan memproduksi barang adalah para pengusaha keturunan Cina, kata 
Soegeng.


Cantolan Politik
Di bagian lain pengamat politik dari LIPI, Ikrar Nusa Bakti ketika diminta 
komentarnya mengenai isu reshuffle kabinet mengatakan bahwa hal itu bukan 
sesuatu yang baru. "Isu sekarang ini merupakan suatu pemanasan mengenai adanya 
percepatan reshuffle dari Oktober menjadi September 2005," katanya.

Ikrar mengingatkan supaya reshuffle bukan karena permainan politik, tetapi 
karena faktor ketidakmampuan mereka yang harus diganti. Dia menyayangkan 
penunjukkan anggota kabinet selalu dikaitkan dengan cantolan politik. Menurut 
Ikrar, ada sejumlah menteri kabinet yang sebetulnya cukup memiliki kemampuan 
tetapi oleh Golkar diminta supaya diganti dan hendak diganti calon-calon dari 
kalangan politisi. 

Ketua Komisi V DPR yang membidangi BUMN, Khofifah Indar Parawansa, mengatakan 
memburuknya situasi ekonomi dan moneter karena tim ekonomi tidak kreatif dalam 
membuat kebijakan ekonomi. Tim ekonomi hanya mengandalkan pajak untuk 
menjalankan roda pemerintahan. 

Sementara itu, Ketua Panitia Anggaran DPR, Emir Muis, mengungkapkan yang sangat 
menonjol dari kelemahan tim ekonomi kabinet Yudhoyono adalah mereka 
masing-masing berjalan sendiri tanpa ada koordinasi yang sinergis. n
 

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
1.2 million kids a year are victims of human trafficking. Stop slavery.
http://us.click.yahoo.com/X3SVTD/izNLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



--------------------------------------------------------------------------
Bagi Anda yang ingin berdiskusi tentang apa saja dg akrab, santai tapi serius 
dan penuh persahabatan dg seluruh masyarakat/mahasiswa Indonesia di luar negeri 
serta tokoh-tokoh intelektual dan pejabat Tanah Air, silahkan bergabung dg 
milis ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxxx Kirim email kosong ke: 
ppiindia-subscribe@xxxxxxxxxxxxxxx atau kunjungi 
Situs resmi: http://www.ppi-india.org ; 
Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia ; 
Situs beasiswa/scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com
--------------------------------------------------------------------------


Other related posts: