[ppi] [ppiindia] Soegeng Sarjadi: Usahawan Harus Mundur dari Kabinet
- From: "Ambon" <sea@xxxxxxxxxx>
- To: <"Undisclosed-Recipient:;"@freelists.org>
- Date: Sun, 28 Aug 2005 14:12:22 +0200
** Mailing List|Milis Nasional Indonesia PPI-India **
** Situs resmi: http://www.ppi-india.org **
** Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia **
** Situs Beasiswa: http://informasi-beasiswa.blogspot.com **Refleksi:
Pernyataan Soegen Sarjadi supaya usahawan harus mundur adalah tidak demokratis,
sebab semua yang duduk dalam dpr mau pun kabinet, presiden dan wakil presiden
sekali pun ada diantara mereka yang berprofesi bandit, pengusaha, tukang
copet, penipu, ahli suci, ahli sihir, murtad bin kafir, berijazah benar mau pun
palsu etc semua oknom ini adalah pilihan rakyat. Mereka dipilih rakyat sesuai
kemauan mereka untuk mengwakili dan mengatasnamakan rakyat guna mengurus
negara sesuai kehendak dan petunjuk Alloh. Kalau Alloh bilang berbahagialah
kaum bandit dan koruptor lantas ahli suci, murtad bin kafir dan rakyat miskin
lagi lapar mau apa? Berani mengutuk pasti nanti masuk neraka, itulah sanksinya.
Rugi di bumi untung di Surga?
Menurut Mr Kongkalikong usulan Mas Soegeng ini tidak realitis untuk ushawan
harus mundur dari kabinet, karena proyek-proyek tsunami yang sekian milyaran
yankee dolares itu siapa yang akan menangani guna menjadi kontraktor buat
membangun Sumatera Utara [Aceh], siapa yang akan menjadi sub-sub contrator
minyak di Cepu dsb? Mana mau ushawan nasional kita mundur dari tugas mulia.
Hanya usahawan goblok yang mau mudur dari rejeki nomplok.
Wassalam,
http://www.sinarharapan.co.id/berita/0508/27/sh01.html
Soegeng Sarjadi: Usahawan Harus Mundur dari Kabinet
Oleh
Krisman Kaban/Suradi /Kristanto Hartadi
Jakarta - Buruknya kinerja tim ekonomi Kabinet Indonesia Bersatu di bawah
menteri yang berlatar belakang pengusaha membuktikan kegagalan para pengusaha
yang terjun ke dunia politik, demikian pengusaha dari kelompok Kodel, Soegeng
Sarjadi, kepada SH,
di Jakarta, Jumat (26/8).
"Sudah waktunya pengusaha mundur dari panggung politik, biarlah penanganan
masalah ekonomi diserahkan kepada para ekonom atau mereka yang ahli. Bahkan
politisi juga tidak usah masuk kabinet, jadikan ini kabinet ahli," tegas
Soegeng.
Dia menilai meski ketika Presiden Megawati memerintah banyak kelemahannya,
namun karena tim ekonominya dipegang oleh orang-orang yang ahli, situasi masih
lebih terkendali.
Mengenai calon pengganti menteri-menteri bidang ekonomi, Soegeng Sarjadi
mengatakan, sebaiknya tim ekonomi diserahkan kepada ekonom yang sama sekali
tidak memiliki kepentingan bisnis dan politik. "Tim ekonomi harus dikembalikan
ke ahlinya, sehingga ekonomi nasional yang kepalang terpuruk bisa dibangkitkan
lagi. Karena itu, menteri dari kalangan pengusaha harus dihindari," katanya.
Menurut Soegeng, pengusaha seyogyanya kembali menjadi usahawan yang baik dan
tidak perlu berpolitik.
"Pengusaha sebaiknya kembali memproduksi barang-barang dalam memenuhi kebutuhan
di dalam negeri. Sekarang ini, kalangan pengusaha kita, terutama pengusaha
pribumi cenderung berpolitik sambil berbisnis. Kondisi itu justru sangat
berbahaya," katanya.
Dia mengatakan, sudah tidak pantas seorang pengusaha yang banyak masalah atau
pernah masuk ke BPPN dan ketika masuk dunia politik, utangnya menjadi habis
dengan berbagai rekayasa dan usahanya mulai hidup lagi. "Posisinya itu
benar-benar dimanfaatkan untuk kepentingan usahanya, bukan untuk kepentingan
negara. Hal itu merupakan contoh buruk dan negara akan semakin kacau," katanya,
tanpa menyebut siapa yang dimaksud.
Soegeng juga mengkritik para pengurus Kadin Indonesia yang lebih banyak sibuk
berdiskusi ke Presiden, bahkan senantiasa ikut rombongan Presiden dan Wapres ke
sana-ke mari. "Sebagai pengusaha, jangan sering runtang-runtung ikut Presiden
atau Wapres ke mana-mana, apalagi kalau minta dibayari rombongan Presiden. Itu
namanya bukan pengusaha bonafid," katanya.
Ketika para pengusaha pribumi sibuk dengan para politisi maka yang benar-benar
bekerja dan memproduksi barang adalah para pengusaha keturunan Cina, kata
Soegeng.
Cantolan Politik
Di bagian lain pengamat politik dari LIPI, Ikrar Nusa Bakti ketika diminta
komentarnya mengenai isu reshuffle kabinet mengatakan bahwa hal itu bukan
sesuatu yang baru. "Isu sekarang ini merupakan suatu pemanasan mengenai adanya
percepatan reshuffle dari Oktober menjadi September 2005," katanya.
Ikrar mengingatkan supaya reshuffle bukan karena permainan politik, tetapi
karena faktor ketidakmampuan mereka yang harus diganti. Dia menyayangkan
penunjukkan anggota kabinet selalu dikaitkan dengan cantolan politik. Menurut
Ikrar, ada sejumlah menteri kabinet yang sebetulnya cukup memiliki kemampuan
tetapi oleh Golkar diminta supaya diganti dan hendak diganti calon-calon dari
kalangan politisi.
Ketua Komisi V DPR yang membidangi BUMN, Khofifah Indar Parawansa, mengatakan
memburuknya situasi ekonomi dan moneter karena tim ekonomi tidak kreatif dalam
membuat kebijakan ekonomi. Tim ekonomi hanya mengandalkan pajak untuk
menjalankan roda pemerintahan.
Sementara itu, Ketua Panitia Anggaran DPR, Emir Muis, mengungkapkan yang sangat
menonjol dari kelemahan tim ekonomi kabinet Yudhoyono adalah mereka
masing-masing berjalan sendiri tanpa ada koordinasi yang sinergis. n
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
1.2 million kids a year are victims of human trafficking. Stop slavery.
http://us.click.yahoo.com/X3SVTD/izNLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
--------------------------------------------------------------------------
Bagi Anda yang ingin berdiskusi tentang apa saja dg akrab, santai tapi serius
dan penuh persahabatan dg seluruh masyarakat/mahasiswa Indonesia di luar negeri
serta tokoh-tokoh intelektual dan pejabat Tanah Air, silahkan bergabung dg
milis ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxxx Kirim email kosong ke:
ppiindia-subscribe@xxxxxxxxxxxxxxx atau kunjungi
Situs resmi: http://www.ppi-india.org ;
Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia ;
Situs beasiswa/scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com
--------------------------------------------------------------------------
Other related posts: