[ppi] [ppiindia] Soal Penutupan Gereja, Kapolri-Kapolda Diultimatum
- From: "Ambon" <sea@xxxxxxxxxx>
- To: <"Undisclosed-Recipient:;"@freelists.org>
- Date: Sun, 28 Aug 2005 22:20:13 +0200
** Mailing List|Milis Nasional Indonesia PPI-India **
** Situs resmi: http://www.ppi-india.org **
** Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia **
** Situs Beasiswa: http://informasi-beasiswa.blogspot.com **HARIAN KOMENTAR
29 August 2005
Soal Penutupan Gereja, Kapolri-Kapolda Diultimatum
Kasus penutupan sejumlah gereja terus menjadi sorotan akhir-akhir ini. Sejumlah
organisasi berkumpul dan menuntut agar kasus ini segera ditindak. Mereka
mengancam mensomasi Kapolda Jabar dan Kapolri apabila tidak menangkap pelakunya
dalam satu bulan.
"Kita akan mensomasi Ka-polda Jabar dan Kapolri apa-bila tidak bisa menetapkan
ter-sangka paling lambat 1 bulan setelah penyelidikan," kata Ke-tua Serikat
Pengacara Rakyat, Habib Burohman kepada war-tawan di Gedung Gerakan Ang-katan
Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Salemba, Jakarta Pusat, Minggu (28/08).
Acara ini juga dihadiri perwa-kilan Front Pembela Katolik, Gerakan Angkatan
Muda Kris-ten Indonesia, Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi, Gerakan
Pemuda Kerakyatan, Himpunan Pembela Publik Indonesia dan Partai rakyat
Demokratik.
Burohman menjelaskan, da-lam kurun waktu Juli hingga Agustus, terdapat 60
gereja yang ditutup oleh organisasi yang menamakan Aliansi Gerakan
AntiPemurtadan (AGAP). Penu-tupan ini dilakukan di daerah Cimahi, Padalarang,
Cianjur, dan beberapa daerah di Jawa Tengah.
Menurut Burohman, perte-muan sudah dilakukan dengan beberapa pihak menyusul
ka-sus penutupan gereja ini. Di an-taranya adalah beberapa ang-gota Komisi E
DPRD Bandung, Ketua Dewan Syuro PKB Sugiat, Ketua Fatayat NU Imas Masi-toh, dan
anggota Majelis Muja-hidin Indonesia Fauzan al Ans-hori. Burohman mengklaim,
semua pihak yang ditemuinya itu memprotes aksi penutupan gereja tersebut.
"Kita semua yang datang juga mengecam tindakan AGAP dan mendukung Polda Jabar
untuk menyelidiki kasus ini hingga tuntas. Mereka telah melanggar pasal 22 UU
Nomor 39 Tahun 1999 tentang HAM," tegasnya. Sejumlah organisasi ini juga
memberikan ultimatum kepada pihak kepolisian. Ultimatum itu adalah kepolisian
harus segera melakukan penyelidikan dalam konteks hukum acara pidana atas kasus
penutupan gereja ini. Kepolisian juga harus memberikan laporan penyelidi-kan
kepada masyarakat luas dua minggu sekali dengan me-tode konferensi pers.
Burohman memberikan penilaian terha-dap gerakan AGAP. Selain sa-ngat
terorganisir, mereka juga sangat militan. "Modus yang di-gunakan sama dengan
kerusu-han Ambon. Anggotanya bukan dari sekitar sana. Ada kesan ke-sengajaan
memobilisasi massa ke daerah tersebut," ungkapnya.
Sebelumnya, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Edi Darnadi membantah telah terjadi
pe-nutupan sejumlah gereja di Ja-wa Barat secara paksa. Kapolda menekankan
kabar tersebut adalah kabar bohong. Menurut-nya, yang terjadi adalah penu-tupan
tempat tinggal yang dija-dikan tempat ibadah salah satu agama tertentu yang
terletak di area pemukiman warga. "Se-harusnya mereka ini minta izin dari warga
dulu. Mereka punya hak untuk menutupnya, tidak ada unsur pidana yang
dilang-gar," ujar Edi.(dtc/*)
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
1.2 million kids a year are victims of human trafficking. Stop slavery.
http://us.click.yahoo.com/X3SVTD/izNLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
--------------------------------------------------------------------------
Bagi Anda yang ingin berdiskusi tentang apa saja dg akrab, santai tapi serius
dan penuh persahabatan dg seluruh masyarakat/mahasiswa Indonesia di luar negeri
serta tokoh-tokoh intelektual dan pejabat Tanah Air, silahkan bergabung dg
milis ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxxx Kirim email kosong ke:
ppiindia-subscribe@xxxxxxxxxxxxxxx atau kunjungi
Situs resmi: http://www.ppi-india.org ;
Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia ;
Situs beasiswa/scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com
--------------------------------------------------------------------------
Other related posts:
- » [ppi] [ppiindia] Soal Penutupan Gereja, Kapolri-Kapolda Diultimatum