[ppi] [ppiindia] Sistem Pendidikan Tidak Menjawab Persoalan Bangsa

** ppi-india **

http://www.suarapembaruan.com/News/2004/03/17/index.html
SUARA PEMBARUAN DAILY

Sistem Pendidikan Tidak Menjawab Persoalan Bangsa

JAKARTA - Sistem pendidikan yang sekarang berjalan belum menjawab secara
signifikan masalah yang ada di masyarakat. Pendidikan tidak dapat menjawab
kesejahteraan yang semakin menurun dan korupsi yang membudaya. Bagaimana
menjadi bangsa yang bersatu dan merekatkan kembali rasa kebangsaan. Juga
banyaknya anak-anak yang tidak tersentuh pendidikan. Padahal pendidikan
seharusnya dapat membawa perubahan dalam berbagai unsur kehidupan
masyarakat.
Demikian salah satu persoalan yang mengemuka dalam diskusi yang berlangsung
dalam peluncuran tabloid Didaktika yang berlangsung di Jakarta, Senin
(15/3). Dalam acara itu juga berlangsung diskusi yang menghadirkan pembicara
Kepala Pusat Kurikulum Depdiknas Siskandar, dosen Unika Atmajaya Johanes
Riberu, Direktur Lembaga Pendidikan Sumberdaya Pendidikan Indonesia Eusta
Supono dan guru besar Universitas Negeri Jakarta, H A R Tilaar.
Saat ini jumlah pengangguran semakin meningkat, mencapai 48 juta jiwa. Dari
angka itu, sekitar 300.000 pengangguran berstatus sarjana, baik strata satu
maupun strata tiga. Artinya pendidikan sama sekali tidak menjanjikan
kehidupan yang lebih baik. Indonesia pun di dunia internasional digolongkan
negara terkorup. "Pendidikan kita sama sekali tidak menyentuh
persoalan-persoalan tersebut," tegas Eusta.
Tilaar sendiri dengan tegas menyatakan bahwa beragama kurikulum yang dibuat
Depdiknas sama sekali tidak menyelesaikan berbagai persoalan. "Apakah
persoalan korupsi, pengangguran dijawab oleh KBK?" katanya keras.
Keterbatasan KBK
Secara praktis dia melihat KBK mempunyai keterbatasan karena sangat sulit
menentukan kompetensi apa yang seharusnya dimiliki siwa. Apakah seluruh
kompetensi yang dibuat merupakan kompetensi yang dibutuhkan siswa dalam
kehidupan. Akan sangat sulit untuk melakukan inventarisasi terhadap
kompetensi siswa, mengingat banyaknya kompetensi yang ada di seluruh segi
kehidupan manusia.
"Puskur harus terus meneliti kompetensi yang ada. Saya lebih setuju bila
bukan kompetensi yang diukur, tetapi kemampuan analisa," kata Tilaar. Lebih
lanjut dia melihat perubahan kurikulum yang dilakukan pemerintah kurang
terarah karena sistem pendidikan Indonesia belum mempunyai tujuan yang
jelas.
Banyak program pendidikan yang dibuat sebagai bahan uji coba, dan berakibat
menjadi celah kesalahan yang baru. Dia mencontohkan MBS (Manajemen Berbasis
Sekolah) yang didirikan dengan tujuan demokratisasi pendidikan.
"Kenyataannya MBS malah menimbulkan celah korupsi yang baru di dunia
pendidikan. Dan semua kegiatan menjadi berpusat pada kepala sekolah, bukan
pada masyarakat, seperti tujuan awal," katanya.
Sementara itu, Kepala Puskur, Siskandar, menyatakan bahwa untuk mencapai
kemajuan bangsa perlu dilakukan penyempurnaan terhadap kurikulum. Strategi
yang dilakukan adalah kurikulum yang sdah disempurnakan hanya dilakukan
untuk sekolah yang sudah siap. Sementara bagi sekolah yang belum siap akan
dilakukan secara bertahap.
Lebih lanjut Siskandar menyatakan dalam tataran operasional di kelas, KBK
dapa dilaksanakan dengan baik. Dengan mengacu pada silabus, maka hasil yang
didapat pun akan menjadi baik pula. Sementara mengenai keterkaitan KBK dalam
menjawab semua tantangan sumber daya manusia di masa mendatang, persoalan
itu harus dijawab oleh seluruh elemen bangsa Indonesia.
"Hal itu harus direnungkan bersama, dan juga perlu dipertanyakan apakah kita
telah memiliki tujuan pendidikan nasional yang dapat menjawab semua
persoalan bangsa," tegasnya. (AS/E-5)


Last modified: 17/3/04



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor ---------------------~-->
Buy Ink Cartridges or Refill Kits for your HP, Epson, Canon or Lexmark
Printer at MyInks.com.  Free s/h on orders $50 or more to the US & Canada.
http://www.c1tracking.com/l.asp?cid=5511
http://us.click.yahoo.com/mOAaAA/3exGAA/qnsNAA/BRUplB/TM
---------------------------------------------------------------------~->

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.arsip.da.ru
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx
5. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
6. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
7. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
     http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
     ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
     http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Other related posts: