[ppi] [ppiindia] Sejumlah Pejabat Sandang Gelar Aspal

** Mailing List|Milis Nasional Indonesia PPI-India **
** Situs resmi: http://www.ppi-india.org **
** Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia **
** Situs Beasiswa: http://informasi-beasiswa.blogspot.com 
**http://www.indomedia.com/bpost/082005/29/kalteng/kalteng1.htm


Sejumlah Pejabat Sandang Gelar Aspal
Kuala Kapuas, BPost
Meski gelar palsu saat ini tidak lagi menguntungkan, penggunaannya masih 
ditemukan. Seperti di Kabupaten Kapuas, beberapa pejabat setempat disinyalir 
masih menyandang gelar asli tapi palsu tersebut.

Belum diketahui, apakah gelar itu juga dimanfaatkan untuk kepentingan dalam 
penyesuaian kenaikan pangkat. Namun sejauh ini, penggunaan gelar ini masih 
disebutkan dalam surat-surat resmi yang ditandatanganinya. "BKD tidak bisa 
mengambil tindakan, karena itu kewenangan Dikti," komentar Kepala BKD Kapuas 
Aam Priyatna, Sabtu (27/8).

Dari keterangan yang didapat, beberapa pejabat yang diduga menyandang gelar ini 
masih berstatus sebagai PNS aktif dan menduduki jabatan penting, seperti kepala 
dinas atau kepala bagian.

Sumber BPost menyebut, gelar aspal itu sendiri sebenarnya diperoleh melalui 
perkuliahan dalam tahun akademik 2000/2001 yang dilaksanakan di sebuah hotel di 
Kota Kuala Kapuas melalui kelas extention. "Lama perkuliahan sekitar 14 bulan 
dan pertemuan diadakan setiap Sabtu-Minggu," katanya.

Namun dugaan jika gelar itu aspal, baru mencuat setelah Jakarta Institute of 
Management Studies (JIMS) yang menjadi penyelenggara perkuliahan tersebut, 
diketahui sebagai lembaga yang tidak mendapatkan akreditasi gelar yang 
menggunakan nama asing.

Masih menurut sumber tadi, beberapa pejabat yang menyelesaikan kuliahnya 
melalui JIMS tersebut mendapatkan titel MBA. Gelar itu kemudian disesuaikan 
untuk program S2 dengan menggunakan sertifikasi dari salah satu perguruan 
tinggi di Jakarta menjadi Magister Management (MM).

Tidak diketahui, apakah mereka yang mengikuti kuliah itu juga dikenakan 
kewajiban untuk membuat karya tulis ilmiah untuk menyelesaikan pendidikannya 
sebagaimana pada perguruan tinggi resmi yang diakui. "Tapi mereka harus 
mengeluarkan uang dengan membayar sekitar Rp12,5 juta dan diangsur 3 kali," 
sebut sumber tersebut.

Seperti diketahui, Dirjen Dikti pada April 2003 melalui pengumuman 810/D/T/2003 
telah mengingatkan kepada masyarakat agar tidak terjebak dengan gelar dari 
lembaga asing yang ditawarkan perguruan tinggi yang gencar beriklan.

Gelar dari lembaga yang menggunakan nama asing itu seperti halnya Harvard 
International University, World Assosiation of university and Colleges, 
American World University, Northern California Global University, Edtracon 
International Institute, Institute of Business an Management "Global", American 
Management University, American Global University, American International 
Institute of Management and Tecnology, Jakarta Institute of Management Studies 
(JIMS), Distance Learning Institute (DLI), AIMS School of Business Law, dan 
lain-lain.

Kepala BKD Kapuas Aam Priyatna mengatakan, pihaknya tidak punya data pemohonan 
yang didapat PNS atas gelar tersebut. Namun selain itu kewenangan menindak 
bukan berada di pihaknya. Sepengetahuannya tidak ada PNS yang mengajukan 
penyesuaian pangkat dengan menggunakan gelar atau ijazah tersebut. ami 


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
1.2 million kids a year are victims of human trafficking. Stop slavery.
http://us.click.yahoo.com/X3SVTD/izNLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


--------------------------------------------------------------------------
Bagi Anda yang ingin berdiskusi tentang apa saja dg akrab, santai tapi serius 
dan penuh persahabatan dg seluruh masyarakat/mahasiswa Indonesia di luar negeri 
serta tokoh-tokoh intelektual dan pejabat Tanah Air, silahkan bergabung dg 
milis ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxxx Kirim email kosong ke: 
ppiindia-subscribe@xxxxxxxxxxxxxxx atau kunjungi 
Situs resmi: http://www.ppi-india.org ; 
Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia ; 
Situs beasiswa/scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com
--------------------------------------------------------------------------


Other related posts: