[ppi] [ppiindia] SURAT KEMBANG KEMUNING : "HARI SASTRA INDONESIA" PERTAMA DI PARIS [18]
- From: "Budhisatwati KUSNI" <katingan@xxxxxxxxxxxxxxxx>
- To: "kmnu2000" <kmnu2000@xxxxxxxxxxxxxxx>, <wanita-muslimah@xxxxxxxxxxxxxxx>, "ppiindia" <ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx>
- Date: Wed, 27 Oct 2004 12:01:37 +0200
** Mailing List|Milis Nasional Indonesia PPI-India **
SURAT KEMBANG KEMUNING:
"HARI SASTRA INDONESIA" PERTAMA DI PARIS [18].
=20
Tiba di kota "elegan" Singapura, Emilie berjumpa dengan komunitas-komunitas=
Melayu, India dan Tionghoa serta menyaksikan perlakukan kolonial tanpa ken=
al belas kasihan dan diskriminatif terhadap mereka. Di kota "elegan" ini [i=
stilah Catherine menyebut Singapura] pulalah Emilie menjadi saksi mata per=
dagangan koeli dan perempuan, bencana candu. Di sini, Emilie terperangkap d=
i tengah-tengah keresahan pedagang Tionghoa dan hanya bisa lolos setelah di=
selamatkan oleh seorang Baba jentelmen dengan memmbawanya ke dalam keluarg=
anya. Saat berjumpa dengan pihak Konsulat Perancis di Singapura, sang Konsu=
l mengingatkan Emilie dan suaminya bahwa kawasan Asia Tenggara sedang bera=
da dalam ketidakstabilan baru.
Dari Singapura, Emilie dan suaminya, dengan kapal melanjutkan perjalanan ke=
Batavia, ibukota Jawa. Batavia menyambut Emilie dengan keadaannya sendiri.=
Kaum kolonialis paternalistik campuraduk jadi satu dengan mahasiswa-mahas=
iswa Tionghoa yang jadi mata-mata, perdagangan koeli untuk dipekerjakan d=
i tambang-tambang Bangka, dan para perompak yang menguasai laut dan selat. =
[Aku jadi teringat akan cerita almarhum kakek Jawa-ku bahwa di Yogya pun te=
rjadi penculikan-penculikan penduduk untuk dijadikan koeli kontrak di perke=
bunan tembakau Deli, Sumatera Utara. Turunan koeli-koeli kontrak inilah kem=
udian yang sekarang dikenal sebagai Jadel [Jawa Deli].
Batavia, di mata Emilie merupakan sebuah kota yang mencengangkan. Setelah m=
elampaui masa ketercengangan, Emilie kemudian mendapatkan sikap para pengua=
sa kolonialis [istilah Catherine sendiri] yang bersikeras dengan segala =
cara untuk membersihkan segala bentuk oposisi [lagi-lagi di sini kita berha=
dapan dengan terminologi-terminologi politik dalam karya Catherine tanpa me=
rosotkan karyanya menjadi slogan dan propaganda]. Dalam usaha melikwidasi s=
egala bentuk oposisi, penguasa kolonialis, tidak segan melakukan provokasi =
dan kekejaman dalam tingkat apapun. Tekhnik pelikwidasian oposisi begini m=
au tidak mau mengingatkan kita kepada teori dan praktek Orba. Apakah pemeri=
ntahan SBY-Kalla akan menjadi Orba jilid kedua?! Kita hanya bisa berharap S=
BY-Kalla masih punya nurani kemanusiaan. Tapi syarat bagi SBY-Kalla kalau b=
ermaksud atau terperangkap pada pengulangan praktek Orba I barangkali sudah=
tidak sama. Mengulangi praktek Orba I, sama dengan kehancuran Indonesia, s=
ekalipun Amerika Serikat menyokongnya.=20
Roman Catherine adalah cerita tentang penderitaan penduduk Hindia Belanda [=
Indonesia] dan juga kisah perlawanan anak manusia membela harga diri. Bahwa=
para "koeli" seperti Spartacus mempunyai harga diri sebagai anak manusia.=
Kebangkitan para koeli adalah badai tak terbendung dan bisa dilawan kecual=
i menyeret ludas yang melawannya. Shah Iran dengan Savak dan tentara terku=
at di negeri-negeri sekitar Teluk Persia serta sokongan kuat Amerika Serika=
t, akhirnya tumbang di di hadapan badai kebangkitan para koeli.
Emilie sadar benar akan keadaan Lucien, suaminya yang diperalat oleh pemeri=
ntah kolonial Belanda untuk menghentikan gelombang ketidakpuasan dan pember=
ontakan di kalangan para pemuda Jawa dan para cendekiawan Tionghoa di Hindi=
a Belanda. [Karya Catherine dengan ini secara tidak langsung mengatakan bet=
apa etnik Tionghoa Indonesia, sejak dini sudah aktif dalam perjuangan melaw=
an kolonialisme, seperti yang juga ditunjukkan oleh Pramoedya A.Toer dalam =
"Bumi Manusia". Lebih lanjut soal ini bisa ditelusuri dari karya-karya ilmi=
ah alm.Denys Lombard, Indonesia terbesar Perancis yang dikenal dengan pende=
katan perbandingannya]. Pemuda-pemuda Jawa dan kaum cendekiawan Tionghoa se=
rta semua sekutu mereka yang bergerak di bawahtanah di Hindia Belanda, berj=
uang bahu-membahu merebut kembali emansipasi diri mereka. Dalam gerakan in=
i terdapat juga orang-orang Belanda dan Indo. Tidakkah keadaan demikian mem=
perlihatkan garisbawah dari sejarah pada kenyataan bahwa bangsa, asal turu=
nan dan etnik hanyalah perbatasan semu bagi "kemanusiaan yang tunggal", jik=
a menggunakan istilah filosof Perancis kekinian yang masih hidup, Paul Rico=
eur? Bukti bahwa keragaman justru merupakan suatu kekuatan dan kekayaan?=20
Dalam roman ini, Catherine menunjukkan bahwa gerakan emansipasi [lagi-lagi =
Catherine menggunakan terminologi politik],alias gerakan pembebasan di Hind=
ia Belanda yang dilakukan oleh berbagai asal etnik, digerakkan oleh suatu i=
de umum yang sedang melanda Asia setelah kemenangan Jepang atas Russia dala=
m Perang Russia-Jepang. Kemenangan Jepang atas Russia dalam pertempuran lau=
t telah menyadarkan orang-orang Asia bahwa mereka mampu mengalahkan orang K=
ulit Putih. Apa yang ditunjukkan oleh Catherine melalui roman "Emilie, Java=
1904" ini sebenarnya langsung tidak langsung membuktikan juga bahwa tidak =
ada satu etnik, asal turunan, agama, apalagi jabatan yang bisa mengatakan I=
ndonesia adalah monopoli mereka. Indonesia dan republik yang dibangun di at=
as wilayah Indonesia adalah milik bersama. Sikap memonopoli tanpa menghorma=
ti yang lain [respect les autres] hanya akan menghancurkan Republik dan Ind=
onesia. Republik dan Indonesia adalah karya bersama semua etnik dan asal tu=
runan serta semua pemeluk agama.
Pada suatu resepsi besar para pedagang Tionghoa [sekali lagi tentang perana=
n pedagang-pedagang Tionghoa dalam gerakan emansipasi di Asia Tenggara, lih=
at karya-karya Denys Lombard dan Claudine Salmon], Emilie berkenalan denga=
n Pei, seorang gadis Tionghoa Indonesia yang cantik-jelita. Pei tergabung d=
alam gerakan di bawah tanah yang berjuang untuk cita-cita pembebasan. Seja=
k perkenalannya dengan Pei, Emilie mengikuti pertemuan-pertemuan bawahttan=
ah gerakan pembebasan itu, sehingga akhirnya Emilie pun meyakini "misi" bar=
unya. Memandang cita-cita gerakan pembebasan itu pun sebagai misi diri hidu=
pnya. Kesadaran baru ini membuat Emilie jadi meremehkan Lucien, suaminya ya=
ng ia lihat sebagai alat penindasan dan anti kemanusiaan. Lucien dipandangn=
ya terlalu naif, hilang kedirian,kemanusiaan, tanpa menggunakan pertimbanga=
n manusiawiah dalam melaksanakan tugasnya sebagai alat kolonialisme Belanda=
. Lucien memang seorang militer. Tapi apakah seorang militer harus membunuh=
nuraninya dan menjelma jadi harimau lapar haus darah?! Apakah menjadi mili=
ter sama dengan menjadi hewan? Hewan pun sesungguhnya punya otak dan perasa=
an. Hal ini kuketahui ketika aku sejak kecil suka memelihara ayam, dan kemu=
dian pernah menjadi penggembala kambing dan beternak babi.Ayam, kambing dan=
babi punya perasaan dan rasa terimakasih! Kalau militer tanpa nurani dan r=
asa kemanusiaan, dengan perbandingan ini, aku kira mereka akan lebih rendah=
dari hewan. Dengan pikiran dan latar pengalaman ini yang muncul di kepalak=
u: Mungkinkah SBY menjadi seorang militer berpikiran cerah seperti Gamal Ab=
del Nasser, Kemal Ataturk, Hugo Chavez? Indonesia memerlukan orang militer =
yang berpikiran cerah dan bukan diktatur tipe Soeharto yang sanggup membunu=
h jutaan rakyat Indonesia tanpa berkedip dan hanya bisa berkata "gebuk".
Di antara para penggiat gerakan pembebasan yang terdiri dari berbagai asal =
etnik seperti Jawa dan Tionghoa, Emilie mulai terpikat akan ketulusan serta=
watak-watak luhur seorang seniman asal Ambon bernama Anendo. Demi misi pe=
mbebasan ini Anendo siap mengorbankan segala-galanya termasuk nyawanya. Sin=
gkat kata, Anendo dan Emilie saling jatuh cinta. Anendo sangat tertarik pad=
a semua ide-ide modern dari Barat yang didapatkannya melalui Emilie dan dib=
awakan oleh Emilie dengan gaya "liberal" Perancis.=20=20
Paris, Oktober 2004
------------------
JJ.KUSNI
[Bersambung...]
Catatan:
Foto terlampir menggambarkan Monique Zaini-Lajoubert , pakar Perancis ten=
tang sastra Indonesia dan Malaysia, salah seorang dari generasi terbaru da=
ri "hubungan tradisional triangulaire", bersama pengarang -wartawan Belanda=
, Catherine van Mopp=E9s ketika sama-sama menghadiri "Hari Sastra Indonesia=
" Pertama yang berlangsung di l'Institut N=E9erlandais, Paris , 9 Oktobe=
r 2004.[Dokumen JJK].
Le message est pr=EAt =E0 =EAtre envoy=E9 avec le fichier suivant ou les li=
ens joints :
monique dan penulis belanda
Remarque : pour se prot=E9ger de virus informatiques, il se peut que les pr=
ogrammes de messagerie =E9lectronique =E9vitent d'envoyer ou de recevoir ce=
rtains types de pi=E8ces jointes. V=E9rifiez les param=E8tres de s=E9curit=
=E9 de votre messagerie =E9lectronique pour d=E9terminer de quelle mani=E8r=
e les pi=E8ces jointes sont g=E9r=E9es.=20
Sponsor Yahoo! Groupes=20
=20=20=20=20=20
---------------------------------------------------------------------------=
-----
Liens Yahoo! Groupes
a.. Pour consulter votre groupe en ligne, acc=E9dez =E0 :
http://fr.groups.yahoo.com/group/parisberantai/
=20=20=20=20
b.. Pour vous d=E9sincrire de ce groupe, envoyez un mail =E0 :
parisberantai-desabonnement@xxxxxxxxxxxxxxx
=20=20=20=20
c.. L'utilisation de Yahoo! Groupes est soumise =E0 l'acceptation des con=
ditions d'utilisation..=20
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->=20
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->=20
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg=
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;=20
4. Posting: ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx
5. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
6. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
7. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
=20
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
=20
--------------------------------------------------------------------------
Bagi Anda yang ingin berdiskusi tentang apa saja dg akrab, santai tapi serius
dan penuh persahabatan dg seluruh masyarakat/mahasiswa Indonesia di luar negeri
serta tokoh-tokoh intelektual dan pejabat Tanah Air, silahkan bergabung dg
milis ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxxx Kirim email kosong ke:
ppiindia-subscribe@xxxxxxxxxxxxxxx atau kunjungi
www.geocities.com/arsip_nasional/
--------------------------------------------------------------------------
Other related posts:
- » [ppi] [ppiindia] SURAT KEMBANG KEMUNING : "HARI SASTRA INDONESIA" PERTAMA DI PARIS [18]