[ppi] [ppiindia] SURAT DARI PARIS:PARTAI POLITIK DI PERANCIS [2]
- From: "Budhisatwati KUSNI" <katingan@xxxxxxxxxxxxxxxx>
- To: "kmnu2000" <kmnu2000@xxxxxxxxxxxxxxx>,<wanita-muslimah@xxxxxxxxxxxxxxx>,"ppiindia" <ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx>
- Date: Thu, 8 Apr 2004 12:11:03 +0200
** Mailing List|Milis Nasional Indonesia PPI-India **
SURAT DARI PARIS:
PARTAI POLITIK DI PERANCIS [2]
Partai-partai apa sajakah yang termasuk keluarga Partai Kanan Republiken da=
n apa siapa saja yang tergolong dalam keluarga Partai-partai Kiri?
Partai Kanan Republiken? Tidakkah istilah "kanan" dan "republiken" itu memp=
unyai pengertian yang kontradiktif atau saling menegasi? Bukankah "kanan" m=
elambangkan sikap politik yang tidak mewakili kepentingan mayoritas rakyat =
atau warganegara dan lebih memihak kepada kepentingan kelas-kelas berkuasa =
yang represif dan eksploitatif, sedang "republiken" merupakan rumusan singk=
at dari nilai-nilai: "libert=E9, egalit=E9 et fraternit=E9 [kemerdekaan, ke=
setaraan dan persaudaraan]?=20
Untuk memahami istilah ini, barangkali kita perlu sejenak kembali melihat=
sejarah Perancis, terutama mundur ke belakang paling tidak ke periode Revo=
lusi Perancis 1791 bahkan ke masa yang jauh lebih awal lagi.
Di Perancis, sampai sekarang, grup-grup parlementer, senantiasa duduk menge=
lompok sesama anggota grup. Sehingga memudahkan mereka saling berkonsultasi=
satu dengan yang lain ketika menanggapi perkembangan dan debat di Parlemen=
[l'Assembl=E9e Nationale], misalnya melakukan "walk out" sebagai salah ben=
tuk perlawanan dan tantangan terhadap pemerintah.=20
Pada tahun 1672, secara kebetulan kelompok-kelompok yang menentang kerajaan=
[l'empire], yang bisa disebut sebagai kelompok politik kiri pada waktu itu=
duduk di sebelah kiri Ketua Parlemen atau l'Assembl=E9e National [lihat:Pa=
ul Robert (1), 1981:854]. Posisi tempat duduk inipun berlanjut sampai pada =
1791, tahun meletusnya Revolusi Perancis yang menelurkan nilai-nilai republ=
iken di atas. Sejak itulah maka istilah "kiri" dan "kanan" digunakan di dal=
am dunia politik negeri ini. Pada masa l'Empire Kedua [1882], kelompok kiri=
yang disebut dengan istilah "Kiri Republiken"dipimpin oleh A.Geismar,J.Gr=
=E9vy, J.Simon dan Gambetta. Setelah Gambetta dibunuh paada 1882, kelompok-=
kelompok kiri membentuk aliansi besar guna menyongsong pemilu 1885 [Paul Ro=
bert (2), 1980:721].
Dari sini nampak bahwa melakukan aliansi dan mengikuti pemilu bukanlah masa=
lah baru bagi partai-partai kiri sehingga adalah satu kekeliruan jika meng=
anggap bahwa "kiri" identik dengan kekerasan. Sebaliknya dengan politik rep=
resif dan likwidasi fisik seperti antara lain dilakukan terhadap Gambetta [=
1882] senantiasa menyertai praktek politik partai-partai kanan. Demikian pu=
la pengkhianatan bangsa, kapitulasi pada musuh juga dilakukan oleh partai-p=
artai kanan yang otoriter dan militeristik.=20
Pengkhianatan partai-partai kanan terhadap nasion inilah kemudian yang pada=
1871 mendorong rakyat Paris memberontak dan mendirikan "kekuasaan proletar=
" pertama dalam sejarah dunia yang dikenal dengan nama Komune Paris. Terdes=
ak oleh kekuatan Komune Paris yang disebut kaum Komunard, pemerintah kanan =
dan khianat Perancis pada waktu itu yang dipimpin oleh Thiers lari ke Ver=
sailles, daerah pinggiran Paris. Sejak itu Versailles muncul sebagai lamban=
g baru bagi kelompok politik kanan dalam dunia politik Perancis. Untuk meng=
akhiri kekuasaan Komune Paris, pemerintah Thiers melakukan masakre terhadap=
kaum Komunard di Mur de Fed=E9r=E9, masakre yang lagi-lagi menunjukkan bah=
wa politik kanan selalu bertautan dengan kekerasan, pembunuhan, penindasan,=
penghisapan yang sekarang umum dirumuskan di Indonesia dengan istilah "pe=
langgaran HAM". Louis Michel, salah seorang pimpinan perempuan Komune Paris=
dibuang ke Kaledonia Baru. Pada saat gelap inilah [1871] lagu Internationa=
le, "hymne revolusioner internasional" diciptakan oleh komponis Pierre Dege=
yter dan untuk pertama kali dikmundangkan pada perayaan Hari Buruh Internas=
ional 1 Mei 1888 di Lille, Perancis Utara. Lagu ini kemudian diambil oleh P=
artai-partai Komunis sedunia sebagai hymne partai. Sedangkan ketika berada =
di Seoul dalam percakapan dengan teman-teman Korea Selatan dari kaum Budhis=
, penganut Katolik dan lain-lain mereka memandang bahwa lagu ini sebenarnya=
bukan monopoli kaum Komunis tapi lagu semua kaum humanis. "Semestinya semu=
a kaum humanis yang jujur selayaknya memandang Internationale sebagai lagu =
mereka sendiri, ungkapan nurani terdalam mereka", demikian kawan-kawan Kore=
a menegaskan kepada saya [nama dan kelompok mereka di sini sengaja tidak sa=
ya sebutkan].
Yang ingin saya garisbawahi dengan tuturan ini adalah ketidaktahuan kita te=
ntang sejarah sering membuat kita kacau dalam menilai dan hanyut dalam pend=
apat subyektif emosional. Lalu, tidakkah dari sini nampak pentingnya untuk =
hari ini dan masa mendatang, kita mengenal sejarah dan adanya penulisan sej=
arah yang ilmiah, bukan sejarah yang mengabdi kepentingan politik penguasa?=
Saya mempertanyakan: Bisakah kita memperoleh penyelesaian tanggap dan aspi=
ratif jika kita tidak mempunyai pengetahuan sejarah obyektif yang tidak su=
byektif dan emosional? Subyektifisme dan emosional barangkali menandakan ba=
hwa jika kita adalah politisi maka taraf kita sebagai politisi masih belum =
dewasa.
Pada masa Perang Dunia II, Perancis diduduki ole Nazi Hitler. De Gaulle mem=
bentuk Pemerintah Pengungsian di London. De Gaulle juga pada 1947 membangun=
organisasi perlawanan nasional yang disebut "Ressemblement du Peuple Fran=
=E7ais" di mana terdapat partai-partai kiri seperti Partai Komunis dan Part=
ai Sosialis -- dua partai yang lahir dari satu ibu kandung yaitu Partai Sos=
ial Demokrat Perancis. Dua partai ini sangat aktif memimpin perlawanan bers=
enjata dan termasuk paling banyak jadi korban Nazi Hitler.
Ketika Perang Dunia selesai dengan kekalahan Nazi Jerman, De Gaulle membent=
uk pemerintah persatuan nasional di mana partai-partai kiri turut serta. De=
Gaulle membangun partai yang dinamainya partai RPR [Resemblement du Peuple=
pour la R=E9publique] yang kemudian dilanjutkan oleh Jacques Chirac sebaga=
i ketuanya. RPR dibangun dalam rangka mengadapi pemilu pertama setelah Pera=
ng Dunia yang segera akan dilangsungkan. Sebagai seorang jenderal anti fasi=
s, tentu saja nilai yang dijunjung oleh RPR pimpinan Charles de Gaulle, tid=
ak bisa lain daripada nilai-nilai republiken. Dari latar sejarah inilah RPR=
memawirisi nilai-nilai republikennya dan membuatnya menjadi mengambil jara=
k dan menolak ide neo-nazi dari FN. Dibandingkan dengan Partai-partai kiri,=
tentu saja RPR dan aliansinya berada lebih ke kanan karena itu maka sekali=
pun kanan tapi dari segi sejarah, partai RPR dan aliansinya disebut dalam d=
unia politik Perancis sebagai Partai Kanan Republiken untuk lebih menggaris=
bawahi perbedaan dengan FN yang berkecenderungan neo-nazi. Sering juga, ide=
semula de Gaulle ketika mendirikan RPR dinamakan Gaullisme -- ide yang mem=
punyai peranan penting dalam keidupan politik Perancis kekinian.
=20=20=20=20=20=20=20=20=20=20
=20
[Bersambung....]
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor ---------------------~-->
Buy Ink Cartridges or Refill Kits for your HP, Epson, Canon or Lexmark
Printer at MyInks.com. Free s/h on orders $50 or more to the US & Canada.
http://www.c1tracking.com/l.asp?cid=3D5511
http://us.click.yahoo.com/mOAaAA/3exGAA/qnsNAA/BRUplB/TM
---------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg=
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.arsip.da.ru
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;=20
4. Posting: ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx
5. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
6. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
7. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
=20
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
=20
--------------------------------------------------------------------------
Bagi Anda yang ingin berdiskusi tentang apa saja dg akrab, santai tapi serius
dan penuh persahabatan dg seluruh masyarakat/mahasiswa Indonesia di luar negeri
serta tokoh-tokoh intelektual dan pejabat Tanah Air, silahkan bergabung dg
milis ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxxx Kirim email kosong ke:
ppiindia-subscribe@xxxxxxxxxxxxxxx atau kunjungi
www.geocities.com/arsip_nasional/
--------------------------------------------------------------------------
Other related posts:
- » [ppi] [ppiindia] SURAT DARI PARIS:PARTAI POLITIK DI PERANCIS [2]