[ppi] [ppiindia] SMS presiden di 9949

** Mailing List|Milis Nasional Indonesia PPI-India **
http://www.republika.co.id/koran_detail.asp?id=201744&kat_id=3

Kamis, 16 Juni 2005

SBY Minta Operator SMS tak Ambil Untung Berlebih 



JAKARTA -- Untuk mengadu ke Presiden cukup mengirim
SMS ke 9949. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Rabu
malam (15/6), di Kantor Presiden, Jakarta, mengumumkan
secara resmi nomor layanan pesan singkat (SMS) dan
kotak pos yang dapat digunakan masyarakat untuk
mengadukan semua persoalan. Nomor SMS itu adalah 9949
yang merupakan tanggal kelahirannya serta PO BOX 9949
Jakarta 10000. 

''Sejak saya sampaikan Sabtu lalu, animo, respons, dan
atensi masyarakat sangat tinggi. Karena mengandalkan
HP saya, maka akhirnya terjadi kemacetan atau hang,''
papar Presiden. Ia didampingi Sekretaris Kabinet Sudi
Sialahi. Layanan SMS itu berlaku untuk semua operator.
Presiden berpesan agar seluruh operator penyelenggara
layanan SMS agar tidak mengambil keuntungan
berlebihan. ''Saya tidak ingin membebani rakyat. Harus
yang wajar (tarifnya-red) gitu. Jangan justru niat
baik ini nanti menjadi keliru, kalau masuk segi
komersial yang berlebihan. Saya akan segera cek
nanti,'' katanya.

Pernyataan Presiden ini menjawab pertanyaan wartawan
yang menginformasikan ada satu operator ponsel yang
menggunakan tarif Rp 1.000 per-SMS ke nomor hotline
Presiden tersebut. Menurutnya, tak beralasan apabila
operator menerapkan tarif di atas harga SMS normal
karena server, komputer, printing, dan personel yang
menangani SMS disediakan Presiden. ''Tidak ada biaya
tambahan apa pun. Saya akan cek nanti apakah betul ada
biaya tambahan dari pemberi jasa ini,'' janjinya.

Menurut Presiden, tim berjumlah 5-7 orang yang
menangani layanan SMS ini akan berada di bawah
langsung kendali Presiden. ''Mereka bekerja 24 jam dan
tak boleh disambi,'' tandas Presiden. Dari tim ini
menurut Presiden, akan dipilah-pilah pesan yang perlu
mendapatkan respons segera, yang diteruskan ke
instansi atau daerah, dan lain-lain. Presiden akan
mengkaji apakah pengirim SMS sebaiknya tidak dikenakan
biaya. ''Sebab saya juga tidak ingin membebani salah
satu instansi. Tetapi tentu dengan kepantasan harga
pulsa, supaya tidak ada yang mendapatkan keuntungan
dari masalah ini,'' tegasnya.

Menurut Presiden, layanan hotline itu memberikan
keuntungan pada dirinya. Dengan sistem komunikasi itu,
katanya, dirinya bisa mendengarkan suara rakyat.
''Keuntungannya juga rakyat bisa menyampaikan sesuatu
yang bisa diolah melalui sistem yang ada untuk
mendapatkan penyelesaian.''Presiden menegaskan bahwa
setiap pekan, SMS yang masuk akan diumumkan ke publik,
termasuk sampai sejauh mana upaya atau tindakan yang
dilakukan untuk merespons SMS yang masuk itu. ''Tiap
minggu akan diumumkan, tentu tidak mungkin selalu saya
yang mengumumkan.''

Diungkapkan Presiden, terhitung sampai pukul 14.00
WIB, Rabu (15/6), jumlah SMS yang masuk ke nomor
0811109949 dan tertahan mencapai 15.360 pesan. Dari
jumlah itu, katanya, 19 persen berupaya dukungan atas
prakarsa membuka layanan komunikasi langsung itu, 16,5
persen dukungan pemberantasan korupsi, 14,5 persen
keluhan atau nasib PNS, guru bantu dan sebagainya,
17,4 persen menyangkut pejabat yang dianggap tidak
responsif, 6,6 persen laporan kerusakan infrastruktur
dan 25,6 persen beragam seperti masalah TKW,
pendidikan, pengangguran dan sebagainya.

Pada kesempatan itu, Presiden juga meminta masyarakat
yang mengirimkan SMS hendaknya dengan identitas nama
dan alamat yang jelas. ''Ini supaya tidak menimbulkan
fitnah dan juga agar mudah untuk ditindaklanjuti,''
katanya. Ia berjanji akan melindungi identitas baik
nama ataupun alamat si pengirim pesan. Di tempat
terpisah, Wapres Jusuf Kalla menyatakan dirinya tidak
perlu menyiapkan nomor telepon khusus untuk menampung
informasi dan keluhan masyarakat seperti yang
dilakukan Presiden. ''Satu saja (milik Presiden) sudah
cukup, supaya gampang,'' katanya. Menurutnya, Presiden
akan membagikan masalah-masalah yang diterima melalui
SMS itu kepada dirinya dan para menteri untuk kemudian
ditindaklanjuti.

(osa ) 

Mario Gagho
Agra University
www.ppi-india.org
---------
A WINNER works harder than a loser and has more time. 
A LOSER is always "too busy" to do what is necessary.


                
__________________________________ 
Discover Yahoo! 
Have fun online with music videos, cool games, IM and more. Check it out! 
http://discover.yahoo.com/online.html


***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


--------------------------------------------------------------------------
Bagi Anda yang ingin berdiskusi tentang apa saja dg akrab, santai tapi serius 
dan penuh persahabatan dg seluruh masyarakat/mahasiswa Indonesia di luar negeri 
serta tokoh-tokoh intelektual dan pejabat Tanah Air, silahkan bergabung dg 
milis ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxxx Kirim email kosong ke: 
ppiindia-subscribe@xxxxxxxxxxxxxxx atau kunjungi 
www.geocities.com/arsip_nasional/
--------------------------------------------------------------------------


Other related posts:

  • » [ppi] [ppiindia] SMS presiden di 9949