[ppi] [ppiindia] SERUAN MUHARRAM PP AL-IRSYAD 1 - DN

** ppi-india **
Ini ada titipan dari PP Al-Irsyad Al-Islamiyyah...

Mansyur Alkatiri (Ketua Balitbang PP Al-Irsyad)

----------------
 
PIMPINAN PUSAT
PERHIMPUNAN AL-IRSYAD AL-ISLAMIYYAH
Jl. Jatinegara Timur IV No. 9
Telp/Fax: 021-85909379; 021-5860604; 021-7250470
Jakarta - 13310  INDONESIA
================================================

SERUAN MUHARRAM 
PIMPINAN PUSAT AL-IRSYAD AL-ISLAMIYYAH


Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Memasuki Tahun Baru Islam 1 Muharram 1425 H, Pimpinan Pusat (PP) Perhimpunan 
Al-Irsyad Al-Islamiyyah mengucapkan Selamat Tahun baru Islam 1 Muharram 1425 H. 
Semoga di awal bulan Hijrah ini, kita bersama bisa menguatkan diri untuk hijrah 
total dari masyarakat yang tenggelam di lumpur kemaksiatan menuju masyarakat 
yang bersih, jujur, dan gemar membela si lemah. 

PP Al-Irsyad menghimbau seluruh warga Al-Irsyad, umat Islam, dan segenap 
komponen bangsa Indonesia untuk makin keras meningkatkan upaya pemberantasan 
praktek-praktek kolusi dan korupsi, yang semakin hari semakin dahsyat melanda 
bangsa dan negeri tercinta ini. 

Perhimpunan Al-Irsyad juga meminta warganya untuk menggunakan hak pilihnya 
dalam pemilu mendatang, dengan tidak memilih Politisi Busuk. 

Melalui Seruan Muharram ini, Perhimpunan Al-Irsyad juga menyatakan mengutuk 
keras terus berlanjutnya pendudukan (penjajahan) Amerika Serikat di Irak, dan 
meminta pasukan AS segera keluar dari bumi Irak.


* KORUPSI DAN KOLUSI:

Meski sudah hampir 5 (lima) tahun rezim Orde Baru (Orba) tumbang, ternyata 
negeri ini tetap saja bersimbah dengan kemungkaran, terutama korupsi dan 
kolusi. Praktek yang sangat dilaknat oleh Allah SWT ini justeru menunjukkan 
grafik meningkat, baik secara kualitas dan kuantitasnya. Sementara lembaga 
peradilan, yang semestinya menjadi penjaga bangsa dan negara menghadapi praktek 
mungkar itu, justeru ikut terjerembab dalam kubangan lumpur KKN.

Para koruptor terus melenggang tenang di Republik ini, menari diatas kepala 
rakyat yang makin kepayahan diterpa kesulitan hidup. Mereka sepertinya kebal 
hukum, paling tidak itu terlihat dari putusan lembaga peradilan yang memberi 
kebebasan pada mereka. Dan putusan demi putusan yang sangat melukai rasa 
keadilan masyarakat itu, tidak mustahil bakal menjadi lampu hijau bagi mereka 
itu untuk mengkorup uang rakyat lebih banyak lagi. 

Selama tahun 1424 H yang baru kita lewati, rasa keadilan masyarakat juga 
dicederai amat berat dengan dibebaskannya begitu saja para penjahat ekonomi, 
yang telah merontokkan sendi-sendi ekonomi negara hingga menyebabkan krisis 
ekonomi bertahun-tahun. Para konglomerat hitam itu, yang sebetulnya sangat 
tepat disebut sebagai "teroris ekonomi" dibebaskan dari semua dosa besar dengan 
hanya mengembalikan sekian persen saja dari utang dan uang rakyat yang telah 
dirampoknya untuk membiayai bisnis-bisnis mark up mereka. Bahkan mereka juga 
diberi pinjaman baru oleh bank milik pemerintah!

Sungguh berbeda perlakuan para pejabat korup kita dengan yang dilakukan 
pemerintah Korea Selatan misalnya, yang mengkerangkeng para "teroris ekonomi" 
di negerinya sampai mereka membayar lunas seluruh utangnya. Tapi di negeri yang 
berdasar Pancasila ini, para "teroris" itu justeru mendapat "hadiah besar" 
pembebasan dan bahkan pinjaman baru! Sulit bagi para pejabat yang telah 
bermurah hati terhadap para "teroris" itu untuk menghindar dari tudingan 
korupsi dan kolusi. Nampaknya model perselingkuhan Ali-Baba tetap menjadi model 
favorit di negara ini.

Kalau Ketua PP Muhammadiyah Bp. Ahmad Syafi'i Ma'arif mengatakan, "Kerusakan 
bangsa ini sudah hampir sempurna", kami justeru memandang: "KERUSAKAN BANGSA 
INI SUDAH SEMPURNA!" Minimal kalau kita lihat dari tingkah laku para 
penyelenggara negara di tingkat pusat dan daerah, beserta segala perselingkuhan 
mereka dengan para "teroris" ekonomi.

Kapal Republik ini nampaknya kian tenggelam menuju titik terdalam di samudera 
kebejatan moral. Bila situasi ini tetap berlanjut, bukan tidak mungkin azab 
Allah yang paling berat bakal menghukum kita semua. Dan bila azab itu tiba, 
tidak hanya akan mengenai para pelaku koruptor dan kolusi itu, tapi juga akan 
menghantan seluruh bangsa, yang tidak berusaha mencegahnya dan mengatasinya.

Untuk itu, memasuki Tahun 1425 H, PP Al-Irsyad menyerukan kepada segenap 
warganya dan seluruh elemen bangsa ini untuk tidak hanya berdiam diri 
menghadapi segala kerusakan itu. Berbuatlah untuk mencegah kapal Republik ini 
semakin karam, dan kandas di dasar lautan kerusakan moral. Bertindaklah sesuai 
dengan perintah dan aturan agama, agar kita semua selamat dari azab Allah di 
dunia dan apalagi di akherat kelak. Gunakanlah seluruh saluran yang ada, dengan 
tetap berada dalam koridor hukum, untuk bersama-sama memberantas 
praktek-praktek kolusi dan korupsi.


* PEMILIHAN UMUM DAN POLITISI BUSUK:

Berkaitan dengan soal ini pula, PP Al-Irsyad menyerukan kepada seluruh 
anggotanya untuk tidak memilih para Politisi Busuk dalam pemilihan legislatif 
dan pemilihan presiden mendatang. Pilihlah para calon anggota DPR, DPRD dan DPD 
yang bersih, yang amanah, yang tidak pernah terlibat praktek kolusi dan 
korupsi. Begitu pula dalam memilih calon presiden.

Hanya dengan hadirnya presiden dan para anggota legislatif yang bersih, kita 
masih memiliki harapan untuk mencegah kapal Republik ini kandas di dasar 
samudera kebejatan. Periode 5 tahun ke depan merupakan periode yang sangat 
kritis bagi bangsa ini. 

Karena Perhimpunan Al-Irsyad merupakan organisiasi massa Islam, maka kami juga 
menyerukan agar warga Al-Irsyad menggunakan hak pilihnya dalam Pemilu April 
mendatang dengan memilih calon-calon anggota legislatif yang bersih, jujur, dan 
berasal dari partai-partai yang merperjuangkan kepentingan umat Islam. 
Janganlah bersikap Golput (golongan putih), karena sikap Golput sangat tidak 
menguntungkan bagi kepentingan jangka pendek dan jangka panjang umat Islam dan 
bangsa ini.

Sementara pada pemilihan presiden mendatang, diserukan agar warga Al-Irsyad 
memilih calon presiden yang bersih, amanah, dan jelas track recordnya dalam 
memperjuangkan kepentingan umat dan bangsa ini, serta memiliki visi yang jernih 
bagi pemberantasan penyakit korupsi dan kolusi.

Bersambung... 2


Pimpinan Pusat 
Perhimpunan Al-Irsyad Al-Islamiyyah 


Ir. H. Hisyam Thalib 
(Ketua Umum)



[Non-text portions of this message have been removed]



***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.arsip.da.ru
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx
5. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
6. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
7. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
     http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
     ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
     http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Other related posts: