[ppi] [ppiindia] SERUAN MUHARRAM PP AL-IRSYAD 1 - DN
- From: "Mansyur Alkatiri" <mansyur.alkatiri@xxxxxxxxxx>
- To: "abdulla albakri" <aaalbakri@xxxxxxxx>, <andrinof@xxxxxxxxx>,"Djoko Prabowo - IAOD" <Djoko@xxxxxxxxx>,<flowerkiss_hanna@xxxxxxxxxxx>,"Geis Salim Chalifah" <geischalifah@xxxxxxxxxx>,<haykel@xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx>,"Milis Alirsyad" <alirsyad@xxxxxxxxxxxxxxx>,"Milis Kahmi Pro Network" <kahmi_pro_network@xxxxxxxxxxxxxxx>,"Milis Khatulistiwa" <khatulistiwa@xxxxxxxxxxxxxxx>,"Milis PPI India" <ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx>,"Milis Sabili" <sabili@xxxxxxxxxxxxxxx>
- Date: Thu, 26 Feb 2004 04:07:12 +0700
** ppi-india **
Ini ada titipan dari PP Al-Irsyad Al-Islamiyyah...
Mansyur Alkatiri (Ketua Balitbang PP Al-Irsyad)
----------------
PIMPINAN PUSAT
PERHIMPUNAN AL-IRSYAD AL-ISLAMIYYAH
Jl. Jatinegara Timur IV No. 9
Telp/Fax: 021-85909379; 021-5860604; 021-7250470
Jakarta - 13310 INDONESIA
================================================
SERUAN MUHARRAM
PIMPINAN PUSAT AL-IRSYAD AL-ISLAMIYYAH
Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Memasuki Tahun Baru Islam 1 Muharram 1425 H, Pimpinan Pusat (PP) Perhimpunan
Al-Irsyad Al-Islamiyyah mengucapkan Selamat Tahun baru Islam 1 Muharram 1425 H.
Semoga di awal bulan Hijrah ini, kita bersama bisa menguatkan diri untuk hijrah
total dari masyarakat yang tenggelam di lumpur kemaksiatan menuju masyarakat
yang bersih, jujur, dan gemar membela si lemah.
PP Al-Irsyad menghimbau seluruh warga Al-Irsyad, umat Islam, dan segenap
komponen bangsa Indonesia untuk makin keras meningkatkan upaya pemberantasan
praktek-praktek kolusi dan korupsi, yang semakin hari semakin dahsyat melanda
bangsa dan negeri tercinta ini.
Perhimpunan Al-Irsyad juga meminta warganya untuk menggunakan hak pilihnya
dalam pemilu mendatang, dengan tidak memilih Politisi Busuk.
Melalui Seruan Muharram ini, Perhimpunan Al-Irsyad juga menyatakan mengutuk
keras terus berlanjutnya pendudukan (penjajahan) Amerika Serikat di Irak, dan
meminta pasukan AS segera keluar dari bumi Irak.
* KORUPSI DAN KOLUSI:
Meski sudah hampir 5 (lima) tahun rezim Orde Baru (Orba) tumbang, ternyata
negeri ini tetap saja bersimbah dengan kemungkaran, terutama korupsi dan
kolusi. Praktek yang sangat dilaknat oleh Allah SWT ini justeru menunjukkan
grafik meningkat, baik secara kualitas dan kuantitasnya. Sementara lembaga
peradilan, yang semestinya menjadi penjaga bangsa dan negara menghadapi praktek
mungkar itu, justeru ikut terjerembab dalam kubangan lumpur KKN.
Para koruptor terus melenggang tenang di Republik ini, menari diatas kepala
rakyat yang makin kepayahan diterpa kesulitan hidup. Mereka sepertinya kebal
hukum, paling tidak itu terlihat dari putusan lembaga peradilan yang memberi
kebebasan pada mereka. Dan putusan demi putusan yang sangat melukai rasa
keadilan masyarakat itu, tidak mustahil bakal menjadi lampu hijau bagi mereka
itu untuk mengkorup uang rakyat lebih banyak lagi.
Selama tahun 1424 H yang baru kita lewati, rasa keadilan masyarakat juga
dicederai amat berat dengan dibebaskannya begitu saja para penjahat ekonomi,
yang telah merontokkan sendi-sendi ekonomi negara hingga menyebabkan krisis
ekonomi bertahun-tahun. Para konglomerat hitam itu, yang sebetulnya sangat
tepat disebut sebagai "teroris ekonomi" dibebaskan dari semua dosa besar dengan
hanya mengembalikan sekian persen saja dari utang dan uang rakyat yang telah
dirampoknya untuk membiayai bisnis-bisnis mark up mereka. Bahkan mereka juga
diberi pinjaman baru oleh bank milik pemerintah!
Sungguh berbeda perlakuan para pejabat korup kita dengan yang dilakukan
pemerintah Korea Selatan misalnya, yang mengkerangkeng para "teroris ekonomi"
di negerinya sampai mereka membayar lunas seluruh utangnya. Tapi di negeri yang
berdasar Pancasila ini, para "teroris" itu justeru mendapat "hadiah besar"
pembebasan dan bahkan pinjaman baru! Sulit bagi para pejabat yang telah
bermurah hati terhadap para "teroris" itu untuk menghindar dari tudingan
korupsi dan kolusi. Nampaknya model perselingkuhan Ali-Baba tetap menjadi model
favorit di negara ini.
Kalau Ketua PP Muhammadiyah Bp. Ahmad Syafi'i Ma'arif mengatakan, "Kerusakan
bangsa ini sudah hampir sempurna", kami justeru memandang: "KERUSAKAN BANGSA
INI SUDAH SEMPURNA!" Minimal kalau kita lihat dari tingkah laku para
penyelenggara negara di tingkat pusat dan daerah, beserta segala perselingkuhan
mereka dengan para "teroris" ekonomi.
Kapal Republik ini nampaknya kian tenggelam menuju titik terdalam di samudera
kebejatan moral. Bila situasi ini tetap berlanjut, bukan tidak mungkin azab
Allah yang paling berat bakal menghukum kita semua. Dan bila azab itu tiba,
tidak hanya akan mengenai para pelaku koruptor dan kolusi itu, tapi juga akan
menghantan seluruh bangsa, yang tidak berusaha mencegahnya dan mengatasinya.
Untuk itu, memasuki Tahun 1425 H, PP Al-Irsyad menyerukan kepada segenap
warganya dan seluruh elemen bangsa ini untuk tidak hanya berdiam diri
menghadapi segala kerusakan itu. Berbuatlah untuk mencegah kapal Republik ini
semakin karam, dan kandas di dasar lautan kerusakan moral. Bertindaklah sesuai
dengan perintah dan aturan agama, agar kita semua selamat dari azab Allah di
dunia dan apalagi di akherat kelak. Gunakanlah seluruh saluran yang ada, dengan
tetap berada dalam koridor hukum, untuk bersama-sama memberantas
praktek-praktek kolusi dan korupsi.
* PEMILIHAN UMUM DAN POLITISI BUSUK:
Berkaitan dengan soal ini pula, PP Al-Irsyad menyerukan kepada seluruh
anggotanya untuk tidak memilih para Politisi Busuk dalam pemilihan legislatif
dan pemilihan presiden mendatang. Pilihlah para calon anggota DPR, DPRD dan DPD
yang bersih, yang amanah, yang tidak pernah terlibat praktek kolusi dan
korupsi. Begitu pula dalam memilih calon presiden.
Hanya dengan hadirnya presiden dan para anggota legislatif yang bersih, kita
masih memiliki harapan untuk mencegah kapal Republik ini kandas di dasar
samudera kebejatan. Periode 5 tahun ke depan merupakan periode yang sangat
kritis bagi bangsa ini.
Karena Perhimpunan Al-Irsyad merupakan organisiasi massa Islam, maka kami juga
menyerukan agar warga Al-Irsyad menggunakan hak pilihnya dalam Pemilu April
mendatang dengan memilih calon-calon anggota legislatif yang bersih, jujur, dan
berasal dari partai-partai yang merperjuangkan kepentingan umat Islam.
Janganlah bersikap Golput (golongan putih), karena sikap Golput sangat tidak
menguntungkan bagi kepentingan jangka pendek dan jangka panjang umat Islam dan
bangsa ini.
Sementara pada pemilihan presiden mendatang, diserukan agar warga Al-Irsyad
memilih calon presiden yang bersih, amanah, dan jelas track recordnya dalam
memperjuangkan kepentingan umat dan bangsa ini, serta memiliki visi yang jernih
bagi pemberantasan penyakit korupsi dan kolusi.
Bersambung... 2
Pimpinan Pusat
Perhimpunan Al-Irsyad Al-Islamiyyah
Ir. H. Hisyam Thalib
(Ketua Umum)
[Non-text portions of this message have been removed]
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.arsip.da.ru
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Posting: ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx
5. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
6. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
7. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
Other related posts:
- » [ppi] [ppiindia] SERUAN MUHARRAM PP AL-IRSYAD 1 - DN