[ppi] Re: [ppiindia] Re: orang kristen ke masjid -->pro suhiro
- From: RG Nur Rahmat <garnizoon70@xxxxxxxxx>
- To: ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx
- Date: Fri, 22 Oct 2004 01:00:30 -0700 (PDT)
** Mailing List|Milis Nasional Indonesia PPI-India **
tidak perlu, hanya perlu diingat mana yg ibadah mana yg muamalah.
"I.Y. Gatot Budi" <gatbs20032003@xxxxxxxxx> wrote:
Soal orang Kristen ke masjid dan orang Islam kegereja saya tidak=20
ngerti hukumnya boleh apa enggak. Tetapi kami saudara sekandung dan=20
saudara sepupu agamanya macam-macam , banyak yang Islam, ada yang=20
Katholik ada yang Kristen. Jadi kalau kebetulan saudara kami yang=20
Islam dinikahkan di masjid maka kamipun berdujun-dujun ikut=20
menghadiri dan menyaksikan dengan perasaan bahagia karena ketemu=20
saudara-saudara sebelum dilanjutkan ke acara resepsi. Demikian juga=20
sebaliknya kalau saudara kami yang Kristen atau Katolik kawin=20
digereja kamipun ikut rame-rame kegereja menyaksikan. Suasananya kok=20
gembira dan akrab, tidak pernah terpikirkan apakah ada larangan-
larangan tertentu. Demikian juga kalau Lebaran kami biasanya=20
ngumpul dirumah saudara tertua yang kebetulan beraga Islam dan kalau=20
Natal kita ngumpulnya dirumah saudara yang Kristen atau Katholik=20
untuk ikut mengobati kangen, makan - makan dan sekaligus mengucapkan=20
selamat. Lebaran dan natal kebetulan kita pada libur jadi ada=20
kesempatan ngumpul. Apakah tradisi begitu perlu harus dirubah?.
--- In ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx, Suhiro wrote:
>=20
> itu penafsiran Azumardi, apa text edaran dari MUI
> kalau sudah tafsiran, mungkin tafsirannya bisa lain-lain, kalau=20
surat
> edarannya (sayang saya sudah tidak punya, ada yang punya?)
>=20
> menurut saya , kalau secara pribadi, mungkin Buya Hamka sendiri ,=20
bisa
> jadi tidak masalah, namun untuk sesuatu yang dia keluarkan untuk=20
umat,
> saya kira kan lebih berhati-hati, bisa berbeda dengan yang untuk=20
pribadi
>=20
>=20
> On Wed, 20 Oct 2004, Mario Gagho wrote:
>=20
> >=20
> >=20
> > --- Suhiro wrote:
> > sebenarnya fatwa hamka itu pernah saya baca di majalah
> > panjimas bekas koleksi kakak saya. saya lupa
> > nomor/edisinya. di majalah panjimas waktu Hamka juga
> > mengatakan di kolomnya "dari hati ke hati" yg sangat
> > populer seputar toleransi ritual dan non-ritual.
> >=20
> > salah satu tim redaksi panjimas waktu itu adalah
> > azyumardi azra yg skrg rektor UIN jkt. dg demikian,
> > azra bisa dikatakan cukup mewakili untuk mengatakan
> > apa yg dikatakan buya hamka kala itu. berikut petikan
> > wawancara azra dg ulil abshar-abdalla seputar hal tsb.
> > ---
> > Ulil: Tapi kan pernah ada fatwa dari MUI yang
> > mengharamkan ucapan Natal itu?
> >=20
> > Azra: Kalau tidak salah, apa yang saya baca dari fatwa
> > MUI itu lebih merupakan penafsiran belaka. Artinya,
> > mereka mengutip sejumlah ayat Alquran dan hadits yang
> > tidak secara eksplisit melarang itu. Saya kira, tidak
> > ada Alquran maupun hadits yang menyebut: "Jangan
> > berkirim kartu ucapan selamat Natal!," misalnya.=20
> >=20
> > Itu semua tergantung niat. Kalau kita mengucapkan
> > selamat Natal, sebenarnya itu terletak dalam konteks
> > interaksi sosial saja, bukan dalam konteks percaya
> > atau tidak percaya dengan keyakinan agama lain. Itu
> > bagian dari mu'=E2malah atau interaksi sosial. Kita juga
> > melihat di Timur Tengah, mengucapkan selamat Natal
> > merupakan hal yang lazim dan tidak menjadi masalah.
> > Meskipun, harus diakui, di kalangan ulama juga ada
> > persoalan-persoalan khilafiyah tentang hal itu.=20
> >=20
> > Saya kira, fatwa MUI yang pernah juga dikemukakan Buya
> > Hamka, juga perlu dicek lagi. Apa betul, yang dimaksud
> > Buya Hamka seperti itu? Setahu saya, hal yang
> > ditekankan dalam fatwa itu adalah larangan agar orang
> > Islam jangan hadir dalam Natalan bersama. Artinya,
> > dalam masalah-masalah yang bersifat ritual. Adapun
> > tukar-menukar kartu selamat atau memberi kue, tidak
> > jadi masalah. Pada waktu Lebaran, teman-teman yang
> > non-Islam 'kan juga mengucapkan selamat Idul Fitri dan
> > lain-lain. Jadi yang harus kita pahami adalah
> > membedakan mana yang bersifat ibadah dan mana yang
> > merupakan muamalah, hubungan antar manusia atau hablun
> > min al-n=E2s. Dalam kaitan ini, tidak ada halangan dan
> > itu bukan persoalan yang prinsipil dalam kehidupan
> > antarmanusia.
> >=20
> > ----------- lengkapnya lihat:
> > http://islamlib.com/id/page.php?page=3Darticle&id=3D298
> >=20
> > salam,
> >=20
> >=20
> >=20
> > > apa tidak kebalik MAs,
> > > Buya Hamka kan sampe keluar atau dikeluarkan dari
> > > MUI karena fatwa haram
> > > mengucapkan selamat natal, karena natal dianggap
> > > ritual agama lain (ada
> > > acara ritual, seperti misa natal) dan keadaan waktu
> > > itu banyak diadakan
> > > natal bareng juga halal bi halal bareng sehingga
> > > dikawatirkan, karena
> > > bukan itu bentuk toleransi yang diharapkan, tidak
> > > termasuk toleransi dalam
> > > ritual keagamaan.
> > >=20
> >=20
> >=20
> > =3D=3D=3D=3D=3D
> > Mario Gagho
> > Political Science,
> > Agra University, India
> >=20
> >=20
> >=20
> > _______________________________
> > Do you Yahoo!?
> > Declare Yourself - Register online to vote today!
> > http://vote.yahoo.com
> >=20
> >=20
> >=20
> >=20
*********************************************************************
******
> > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju=20
Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-
india.uni.cc
> >=20
*********************************************************************
******
> >=20
_____________________________________________________________________
_____
> > Mohon Perhatian:
> >=20
> > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg=20
otokritik)
> > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan=20
dikomentari.
> > 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;=20
> > 4. Posting: ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx
> > 5. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
> > 6. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
> > 7. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
> >=20
> > Yahoo! Groups Links
> >=20
> >=20
> >=20
> >=20
> >=20
> >=20
> >=20
> >
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg=
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;=20
4. Posting: ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx
5. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
6. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
7. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
Yahoo! Groups Links
=09=09
---------------------------------
Do you Yahoo!?
vote.yahoo.com - Register online to vote today!
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->=20
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->=20
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg=
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;=20
4. Posting: ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx
5. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
6. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
7. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
=20
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
=20
--------------------------------------------------------------------------
Bagi Anda yang ingin berdiskusi tentang apa saja dg akrab, santai tapi serius
dan penuh persahabatan dg seluruh masyarakat/mahasiswa Indonesia di luar negeri
serta tokoh-tokoh intelektual dan pejabat Tanah Air, silahkan bergabung dg
milis ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxxx Kirim email kosong ke:
ppiindia-subscribe@xxxxxxxxxxxxxxx atau kunjungi
www.geocities.com/arsip_nasional/
--------------------------------------------------------------------------
- References:
- [ppi] [ppiindia] Re: orang kristen ke masjid -->pro suhiro
- From: I.Y. Gatot Budi
Other related posts:
- » [ppi] [ppiindia] Re: orang kristen ke masjid -->pro suhiro
- » [ppi] Re: [ppiindia] Re: orang kristen ke masjid -->pro suhiro
- » [ppi] Re: [ppiindia] Re: orang kristen ke masjid -->pro suhiro
- » [ppi] Re: [ppiindia] Re: orang kristen ke masjid -->pro suhiro
- » [ppi] Re: [ppiindia] Re: orang kristen ke masjid -->pro suhiro
- » [ppi] Re: [ppiindia] Re: orang kristen ke masjid -->pro suhiro
- » [ppi] Re: [ppiindia] Re: orang kristen ke masjid -->pro suhiro
- [ppi] [ppiindia] Re: orang kristen ke masjid -->pro suhiro
- From: I.Y. Gatot Budi