[ppi] [ppiindia] Re: [nasional-list] Jurusan Ilmu Asia Tenggara di Universitas Frankfurt
- From: "Ambon" <sea@xxxxxxxxxx>
- To: <nasional-list@xxxxxxxxxxxxxxx>, <ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx>
- Date: Sat, 26 Aug 2006 23:48:21 +0200
** Mailing List|Milis Nasional Indonesia PPI-India **
** Situs resmi: http://www.ppi-india.org **
** Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia **
** Informasi Beasiswa Scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com **
<br><br><a href="http://informasi-beasiswa.blogspot.com"><img
src="http://feeds.feedburner.com/Info_Beasiswa.gif" height="67" width="200"
style="border:0" alt="Info Beasiswa Scholarship "/></a><br><br>
Tidak ada ilmu yang namanya "ilmu Asia Tenggara", tetapi yang ada ialah
Universitas Frankfur mempunyai fakultas atau institusi Asia Tenggara. Dalam
meneliti masalah Asia Tenggara dipakai ilmu exakta maupun sosial.
----- Original Message -----
From: Sandy Dwiyono
To: ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx ; nasional-list@xxxxxxxxxxxxxxx
Sent: Saturday, August 26, 2006 4:21 PM
Subject: [nasional-list] Jurusan Ilmu Asia Tenggara di Universitas Frankfurt
Jurusan Ilmu Asia Tenggara di Universitas Frankfurt
Oleh: Anett Keller dari Frankfurt
Sejak 25 tahun terdapat jurusan Ilmu Asia Tenggara di Universitas Frankfurt.
Nama jurusan ini sangat erat dengan nama Professor Dr. Bernd Nothofer.
Profesor Bernd Nothofer mengajar sejak berdirinya jurusan ini. Ilmuwan bahasa
berusia 65 tahun ini dikenal sebagai salah satu ahli bahasa Indonesia dan
literatur di Jerman. Contoh buku terbitan Nothofer adalah buku pelajaran
"Bahasa Indonesia - Indonesisch für Deutsche" yang menjadi buku panduan dalam
les berbahasa Indonesia di Jerman.
Nothofer adalah seorang murid dari Irene Hilgers-Hesse. Irene ialah seorang
ahli bahasa Jerman Indonesia terkenal di tahun 50 dan 60an. Ketika Irene
pensiun di tahun 1973, Nothofer mengganti posisi Irine sebagai pakar filologi
indonesia di Universitas Koeln. Di tahun 1981 Nothofer membuka jurusan Ilmu
Asia tenggara di Universitas Frankfurt. Dosen universitas Frankfurt ini
menceritakan:
Bernd Nothofer : "Pada waktu itu jumlah mahasiswa sangat terbatas sebenarnya
hanya ada satu, dua orang yang ingin mempelajari jurusan Asia Tenggara, karena
sebelumnya ini terbatas pada jurusan studi Jepang dan studi Asia tenggara pada
waktu itu belum ada. Artinya saya semacam pelopor pada waktu itu dengan membuka
jurusan studi Asia Tenggara di Frankfurt."
Saat ini di jurusan Asia tenggara saling kenal satu sama lain. Dosen dan
mahasiswa berhubungan sangat akrab. Jika di bandingkan dengan saat dibukanya
jurusan sangatlah berbeda. Sekarang lebih dari 100 mahasiswa yang kuliah di
jurusan Ilmu Asia Tenggara di Frankfurt. Titik berat dalam kuliah sembilan
semester ini adalah penguasaan bahasa melayu dan polinesia. Bahasa Indonesia
dengan variasi bahasa melayunya dipakai oleh 250 juta orang dan merupakan salah
satu bahasa yang besar banyak digunakan di dunia. Bahasa Indonesia bahkan
diperkirakan menjadi salah satu bahasa ilmu pengetahuan di masa mendatang.
Bukan hanya bahasa Indonesia saja yang ditekuni oleh Nothofer, bahasa-bahasa
daerah dan dialek menjadi pusat penelitian Nohofer. Setelah penelitian di
Indonesia yang bertahun-tahun, dia masih terkesan akan penelitiannya di tahun
70an. Dulu Nothofer menyelidiki berbagai dialek di 160 desa di pulau jawa.
Kontak dengan orang-orang dan daerah merupakan hal yang sangat penting bagi
Nothofer. Dia juga menegaskan kepada siswanya agar tidak hanya berdiam di
universitas saja, tapi juga dengan tinggal di Asia Tenggara untuk memperdalam
pandangannya. Dalam masa pengajarannya di 25 tahun kebelakang ini politik
negara-negara di Asia Tenggara banyak berubah. Dan tentu saja mempengaruhi
kurikulum yang diajarakan di Frankfurt.
Bernd Nothofer : "Pada awal kita mengutamakan Linguistik dan penelitian
bahasa tetapi sesudah perubahan politik seperti yang terjadi pada tahun 1998
ada banyak perubahan artinya kita mulai meneliti politik modern juga, terutama
otonomi daerah karena itu sangat menarik karena otonomi daerah itu juga
mempengaruhi pemakaian bahasa. Sebenarnya ada ikatan antara politik dan bahasa
dan ini merupakan titik berat yang baru."
Bukan hanya bahasa Indonesia dan literatur saja yang ingin Nothofer
sampaikan, melainkan juga cara bertatak rama, politik dan agama berada di dalam
jadwal pelajaran ilmu Asia tenggara. Banyaknya segi yang dapat dipelajari di
bidang studi inilah yang menarik bagi para mahasiswa untuk kuliah studi Asia
Tenggara di Frankfurt. Banyak dari mereka sangat terkesan ketika perjalanannya
melalui Asia Tenggara dan Indonesia, hingga mereka ingin terus menekuni
pengetahuan tantang daerah ini. Yang lain merupakan peranakan pasangan
Indonesia-Jerman. Salah satunya adalah Sita Zimpel, yang baru saja lulus ujian
magister dengan nilai yang bagus dalam politik masa kini, bahasa dan literatur
Indonesia. Gadis berusia 27 tahun ini beribu Indonesia dan berayah Jerman. Dia
mengahabiskan masa kecilnya di Jakarta, ketika sang ayah bekerja sebagai Kamar
Dagang dan Industri Jerman-Indonesia Ekonid. Sita pergi ke Jerman ketika
berumur sembilan tahun. Kemampuan berbahasa Indonesianya mulai hilang.
Kepolosan keponakannya yang masih berusia tiga tahun membawa Sita untuk
menekuni kembali bahasa dan kultur ibunya.
Sita Zimpel : "Waktu saya masih di sekolah kami seringkali ke Indonesia,
tapi hanya untuk liburan. Pada waktu itu saya ketemu dengan keluarga sepupu
saya yang waktu itu baru umur tiga tahun. Dan dia bertanya kepada saya kenapa
Bahasa Indonesia saya kaku banget jadi dia lebih lancar dan pintar Bahasa
Indonesia. Waktu itu saya sangat malu dengar itu jadi setelah luslus SMA saya
mengambil keputusan untuk mengambil bahasa dan sastra Asia Tenggara."
Walau pun Sita belum tahu pasti pekerjaan apa yang ia kerjakan nanti, dengan
bersenjatakan Magister dalam Ilmu Asia Tenggara jalan terbuka lebar untuk
Sita. Profesor Sita, Bernd Nothofer menceritakan dengan bangga dimana lulusan
jurusan Ilmu Asia Tenggara sekarang bekerja. Satu bekerja sebagai staf ahli
perdana mentri di Kamboja. Yang lain bekerja sebagai wakil komisi Uni Eropa di
Jakarta. Ketiga bekerja untuk institusi bantuan pembangunan Amerika USAID di
Indonesia.
Di bidang bantuan perkembangan dan ekonomi merupakan lahan kerja yang sangat
penting bagi Nothofer. Oleh karena itu Nothofer menyarankan pada siswanya agar
memilih jurusan sampingan yang bersangkutan dengan hal tersebut. Disamping itu
mengumpulkan pengalaman praktik selama kuliah juga merupakan faktor yang
penting. Contohnya Sita telah menyelesaikan praktikumnya di EKONID. Untuk itu
Sita telah mempersiapkan diri dari kuliahnya di Frankfurt, ujar Sita:
Sita Zimpel : "Selain bahasa saya juga dapat guna karena sudah tahu sedikit
bagaimana pikiran orang Indonesia dalam bidang kerjaan, dan bagaimana keadaan
politik dan sosial di Indonesia. Waktu saya ambil praktek di Ekonid saya sudah
ada sedikit pengalaman."
Mahasiswa juga mengumpulkan pengalamannya selama pertukaran pelajar di
Indonesia. Saat ini setiap semesternya, satu atau dua mahasiswa yang kuliah di
universitas indonesia.
Universitas Frankfurt telah menjalin kerja sama dengan UGM sejak tahun 90an.
Tidak hanya mahasiswa dari Frankfurt saja yang berangkat ke Yogya untuk kulah
disana, juga mahasiswa UGM dapat kuliah di universitas Frankfurt. Profesor
Nothofer sering diungang sebagai dosen tamu di UGM dan membimbing calon doktor.
Rekan kerja penting ilmu Asia Tenggara di Frankfurt juga Pusat Bahasa Nasional
di Jakarta.
Di awal tahun 2007 Profesor Nothofer harus pensiun. Hal itu sangat
disayangkan oleh para mahasiswanya. Universitas Frankfurt kemudian ingin
menutup jurusan Ilmu Asia Tenggara. Ini sangat disesalkan. Itu bukan hanya
kerugian bagi universitas saja melainkan juga bagi kota Frankfurt.
Sita Zimpel : " Kami yakin bahwa ahli bahasa dan kebudayaan yang ada di
universitas kami di dalam bidang sastra dan ilmu Asia tenggara sangat penting
dalam era global ini apalagi di kota Frankfurt yang sangat multikultural juga.
Kami ada banyak hubungan dengan museum atau institusi kebudayaan di Frankfurt,
apalagi di luar negeri."
Para mahasiswa memberi respon akan ditutupnya jurusan Ilmu Asia Tenggara.
Mereka menulis surat protes kepada mentri pendidikan, mengumpulkan 1000 tanda
tangan dan juga menulis artikel di koran. Juga institut Ilmu Asia Tenggara dan
institusi partner di Indonesia mengirimkan surat dukungan ke Frankfurt. Pada
akhirnya para mahasiswa mencapai tujuan mereka. Jurusan Ilmu Asia Tenggara
tidak akan ditutup. Untuk Profesor Nothofer berarti kerja kembali. Jika belum
ditemukan penggantinya, dia harus mengajar setahun lebih lama dari yang di
rencanakan. Dan akan pensiun di tahun 2008. Dengan senang hati Profesor ini
melanjutkan kerjanya, karena selama seumur hidupnya dia telah menekuni
Indonesia.
Bernd Nothofer : "Karena pada pemulaan studi saya saya sudah turun ke
lapangan artinya saya pergi ke Indonesia, saya melihat kampung di Indonesia,
saya melihat kehidupan desa, saya hidup dengan orang tani, artinya sejak awal
studi saya sampai sekarang saya sudah tahu tentang apa yang sedang terjadi di
negara yang berkembang. Dan tujuan utama saya ialah menyampaikan hal seperti
itu ke pada mahasiswa saya."
------------------------------------------------------------------------------
Get your email and more, right on the new Yahoo.com
------------------------------------------------------------------------------
No virus found in this incoming message.
Checked by AVG Free Edition.
Version: 7.1.405 / Virus Database: 268.11.6/428 - Release Date: 8/25/2006
[Non-text portions of this message have been removed]
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
--------------------------------------------------------------------------
Situs resmi: http://www.ppi-india.org ;
Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia ;
Informasi Beasiswa Scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com
--------------------------------------------------------------------------
<br>
<a href="http://informasi-beasiswa.blogspot.com"><img
src="http://feeds.feedburner.com/Info_Beasiswa.gif" height="67" width="200"
style="border:0" alt="Info Beasiswa Scholarship "/></a><br>
Other related posts:
- » [ppi] [ppiindia] Re: [nasional-list] Jurusan Ilmu Asia Tenggara di Universitas Frankfurt