[ppi] [ppiindia] Re: Jaringan Pelecehan Seks Anak Mengguncang Bali

** ppi-india **

   Masalah ini sebenarnya bagaimana kedisiplinan umat umat untuk 
menghindari godaan nafsu dan keterpaksaan atas kemiskinan. Bila 
Mereka menyadari kedisiplinan atas kemoralan dan keimanan (dari 
ajaran Islam) sesungguhnya mereka diharapkan dapat lebih memikirkan 
masa depan mereka sendiri. 

   Mengapa mereka orang australia atau barat lebih mencari seks di 
Bali? bagaimana sistem kemoralan dan kedisiplinan di negara australia 
atau barat? nah, perbuatan orang orang pencari seks sama saja seperti 
di Florida, atau di mana saja tempat wisata yang tidak dapat dilihat 
mata bahwa banyak umat menjual pelacuran karena dapat kulit putih dan 
tidak ada kecurigaian. (seks bebas<-- padahal itu adalah pelacuran)
 
  Mengapa pencari seks pada masyarakat anak bali dapat terlihat 
sebagai pelacuran? karena kulit mereka coklat, kemiskinan atau gagap 
kemoralan. Tetapi mereka tetap adalah anak anak memerlukan 
kemandirian atas tujan hidup, dan perlunya perhatian masyarakat barat 
untuk lebih memperhatikan nasib bangsa bali maupun Indonesia.

  Yang dapat dicegah adalah penyebaran kedisiplinan, kemoralan dari 
ajaran Islam melalui pembicaraan, TV, media massa dan sebagainya. 
Sesungguhnya TV maupun media massa perlu lebih membicarakan solusi 
solusi dan melakukan informasi kesadaran keimanan. Inilah satu satu 
dapat mengeluarkan masyarakat dari krisis kemoralan dan ketakutan. 
Mengapa saat ini masih ada TV menayangkan tidak terlalu penting atau 
kesamaan pada sinarton sinerton pelawak/kacau padahal sangat penting 
adalah pendidikan dan keimanan harus disebarkan.

 sebab sebagian besar masyarakat sebagai penonton dan pembaca media 
massa/TV untuk mencari jati diri dan pengertian

semoga bermanfaat

wassalam,


--- In ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx, "Ida" <abidin_ida@xxxx> wrote:
> artikel senada sering saya terima dari beberapa teman yg berada 
> diluar indonesia...bukan hanya di bali saja, bisa jadi dibeberapa 
> kota dlm negeri sudah banyak kejadian serupa. kalau melihat kasus 
di 
> bali dan dilakukan oleh sebagian besar wisatawan australia, 
> terpikirkah kalau hal tsbt terdapat unsur kesengajaan? menginggat 
> kejadian beberapa waktu lalu banyak warga ausie yg tewas di 
> bali...itu kita tidak tahu.
> 
> masalah yang paling sulit dan kiranya harus segera ditanggapi 
serius 
> adalah ttg masih bebasnya penjualan vcd porno dan mudahnya anak2 
> dibawah umur yang menjadi konsumen barang tsbt. meskipun pemerintah 
> sudah secara besar2an mengadakan upaya pemberantasannya, tokh, 
masih 
> saja belum tuntas. dampak negatif yg sangat terasa dari para 
konsumen 
> muda ini sudah banyak sekali buktinya. banyaknya kasus pemerkosaan 
> yang dilakukan para pelaku muda ini karena mereka tergiur oleh film 
> porno yang mereka tonton. usia para pelaku sangat beragam, bahkan 
ada 
> yang berusia 8 tahun. 
> 
> Bagaimana nasib indonesia jika generasi penerusnya seperti ini? 
Dari 
> mana kita harus memulai memperbaiki kondisi yg serba penuh 
kekacauan 
> ini (mudah2an tidak kacau yah!)...Harapan indonesia menjadi baik 
> dimasa mendatang mudah-mudahan tidak hanya keinginan saya, tapi 
juga 
> keinginan warganegaranya....
> 
> salam damai....
> 
> --- In ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx, "peace" <hutan007@xxxx> wrote:
> > Jaringan Pelecehan Seks Anak Mengguncang Bali
> >  
> > JAKARTA--MIOL: Jaringan pedofilis (peleceh seksual terhadap anak-
> > anak) telah memasuki Bali, mereka berpura-pura mengadopsi anak-
anak 
> > miskin dan kemudian memangsanya, demikian laporan yang dirilis 
oleh 
> > koran terbitan Australia, The Australian, terbitan 10 Februari 
2004.
> > 
> > Sebuah laporan mengejutkan mengungkapkan bahwa para pekerja asing 
> > asal Australia juga telah mengorganisir tur di Bali bagi para 
turis 
> > yang suka melakukan hubungan seks dengan anak-anak sementara 
> > kecenderungan tersebut makin jelas sejak terjadinya bom Bali pada 
> > 2002.
> > 
> > Sejumlah warga Australia juga dilaporkan terlibat dalam 
perdagangan 
> > seks bocah-bocah Indonesia ke luar negeri, termasuk ke Australia.
> > 
> > Laporan yang juga akan disampaikan kepada Menteri Kehakiman 
> > Australia, Chris Ellison, Kepolisian Federal Australia dan pihak 
> > berwenang Indonesia-- juga mengungkapkan bahwa kebanyakan 
pedofilis 
> > yang berada di Bali adalah warga negara Australia, Eropa dan 
> Amerika 
> > Serikat.
> > 
> > Laporan yang disusun oleh lembaga swadaya masyarakat Australia 
yang 
> > memiliki perhatian terhadap pelecehan seksual terhadap anak, 
> > Childwise, itu memperingatkan berkembangnya perdagangan seks anak-
> > anak dan keterlibatan warga Australia.
> > 
> > "Warga Australia telah dikenal sebagai peleceh seks terhadap 
anak. 
> > Mereka (warga Australia) jelas-jelas adalah salah satu dari 
peleceh 
> > seks anak paling buruk di Bali dan di negara-negara lainnya," 
kata 
> > Direktur Nasional Childwise, Bernadette McMenamin.
> > 
> > Mantan diplomat Australia yang juga tinggal di Bali, William 
Stuart 
> > Brown, ditahan minggu lalu dengan tuduhan melakukan hubungan seks 
> > dengan dua bocah laki-laki Bali.
> > 
> > Brown, yang berada dalam penahanan sambil menunggu persidangan 
> > pengadilan, telah mengakui bahwa dirinya memang berhubungan seks 
> > dengan dua anak laki-laki berumur 15 tahun dan 13 tahun, tapi 
> > membantah ia telah melakukan sodomi terhadap keduanya.
> > 
> > Childwise memperkirakan ada ribuan warga Australia yang bepergian 
> ke 
> > Bali untuk 'membuang dolar'. (Sayang selain berwisata budaya dan 
> > alam, ada juga yang melakukan wisata untuk tujuan lain



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor ---------------------~-->
Send the freshest Valentine's flowers with a FREE vase from only $29.99!
Shipped direct from the grower with a 7 day freshness guarantee and prices so 
low you save 30-55% off retail!
http://us.click.yahoo.com/_iAw9B/xdlHAA/3jkFAA/BRUplB/TM
---------------------------------------------------------------------~->

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.arsip.da.ru
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx
5. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
6. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
7. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
     http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
     ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
     http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Other related posts: