[ppi] [ppiindia] Re: [HKSIS] Mahasiswa Era Orla Diminta Pulang <=== "mayoritas adalah aktivis PKI" ???
- From: "Ambon" <sea@xxxxxxxxxx>
- To: <HKSIS@xxxxxxxxxxxxxxx>, "Mediacare" <mediacare@xxxxxxxxxxxxxxx>, "Nasional-List" <nasional-list@xxxxxxxxxxxxxxx>, "Pepicek-Post" <pepicek-post@xxxxxxxxxxxxxxx>, "POst PPIIndia" <ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx>, "Wahana-News" <wahana-news@xxxxxxxxxxxxxxx>
- Date: Sat, 26 Aug 2006 23:23:32 +0200
** Mailing List|Milis Nasional Indonesia PPI-India **
** Situs resmi: http://www.ppi-india.org **
** Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia **
** Informasi Beasiswa Scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com **
<br><br><a href="http://informasi-beasiswa.blogspot.com"><img
src="http://feeds.feedburner.com/Info_Beasiswa.gif" height="67" width="200"
style="border:0" alt="Info Beasiswa Scholarship "/></a><br><br>
Sekali malu tetap malu!
----- Original Message -----
From: RedTOLERANSI
To: HKSIS ; Mediacare ; Nasional-List ; Pepicek-Post ; POst PPIIndia ;
Wahana-News
Cc: Batara R. Hutagalung ; Budiman Sudjatmiko ; Dr. Avinanta Tarigan ; Dr.
Heru Nugroho ; Dr. I Made Wiryana ; Dr. Ignas Kleden ; Dr. Moh. Rouf ; Dr.
Pheni Chalid ; Dr.med. Marsillam Simanjuntak SH ; Goenawan Mohamad ; Gus Dur ;
Gustaf Dupe ; Salahuddin Wahid ; Siswa Rizali ; Soewarto ; Tiffatul Sembiring ;
Yenni Zannuba
Sent: Saturday, August 26, 2006 8:44 PM
Subject: [HKSIS] Mahasiswa Era Orla Diminta Pulang <=== "mayoritas adalah
aktivis PKI" ???
RRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRR
Komentar:
========
Supaya pada siap sedia, jangan lagi-lagi bikin malu bangsa seperti barusan
ini di Holland ketika Yusril Ihza Mahendra pura-pura mau berbaik dengan
"orang-orang PKI", lantas ada yang saking lemah imannya, sampai menangis
tersedu-sedu "minta ===> netek . . ."
Sebab, sekarang ini persoalannya bukan begitu saja. Bukan sekedar pulang
atau tidak pulang saja, - juga bukan saja masalah tidak bisa pulang atau
"terhalang pulang" . . .
Juga doeloe itu bukanhanya di situ saja persoalannya. Yang paling tahu dan
paling
memahami persoalannya justru adalah mereka-mereka (Yusril, Hamid, dll itu.)
> >"Presiden tidak
> > mempermasalahkan (ideologi) mereka. Ini demi kemanusiaan. Kita
> > memfasilitasi mereka yang rindu ingin pulang ke tanah air. Ini dilatari
> > semangat rekonsiliasi terkait UU Kewarganegaraan, " jelas menteri asal
> > Sulsel itu. "
Hebat banget ucapannya Hamid Awaluddin itu !
Tapi bandingkan dengan ucapan-ketakutannya Yusril (kala Presidennya GD):
> >"Saya disangka menjemput orang-orang
> > PKI. Pemerintah dituduh berkompromi dengan PKI pula. Padahal, tidak ada
> > kebijakan menjemput PKI itu," ujar Yusril kala itu.
Hhmmm . . ., SIAPA yang menyangka demukian ? Dan SIAPA-SIAPA pula yang
BERANI menuduh Pemerintah berkompromi dengan PKI ?!
Kalau itu sudah jelas, - tak ada masalah untuk menemukan jawaban
keseluruhannya.
Masalahnya yang sangat serius justru adalah:
MASIH ADAKAH (SAMPAI SEKARANG!) DAN MASIH BERKELIARAN
BEBASKAH (SAMPAI SEKARANG!), ATAU MASIH BERKUASAKAH (SAMPAI SEKARANG!)
ORANG-ORANG YANG DITAKUTI OLEH YUSRIL DAN PEMERINTAH GUS DUR KETIKA ITU ???
(Sebab, Yusril dan Hamid lah yang juga paling tahu SIAPA-SIAPA orang-orang
itu . . .)
RedTOLERANSI.RRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRR
Sabtu, 26 Agt 2006, (Jawapos)
Mahasiswa Era Orla Diminta Pulang
Mayoritas Hidup di Eropa
JAKARTA - Para mahasiswa zaman Orde Lama (Orla) yang memperoleh beasiswa ke
luar negeri diminta pulang ke Indonesia. Saat ini, 577 mahasiswa Orla hidup di
beberapa negara, terutama Eropa.
Selama ini, mereka tidak bisa kembali ke Indonesia karena dipersulit pada
masa Orde Baru. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah mengutus Menkum dan HAM
Hamid Awaluddin selaku fasilitator yang mewakili pemerintah untuk rencana
pemulangan tersebut. Kebijakan itu dilandasi semangat rekonsiliasi pasca
penerbitan UU No 12/2006 tentang Kewarganegaraan.
"Mahasiswa era Orde Lama itu tersebar di Eropa. Jumlahnya sekitar 577 orang
yang masih hidup. Umurnya 70 tahun ke atas. Mereka selama Orde Baru tertutup
pulang ke tanah air. Saya mencoba memulangkan mereka," kata Hamid dalam
perbincangan dengan wartawan di gedung Depkum dan HAM Jakarta kemarin.
Hamid mengaku telah bertemu dengan Menlu Hassan Wirajuda untuk mempermudah
birokrasi dokumen kewarganegaraan terhadap ratusan eks mahasiswa tersebut.
"Saya sudah menemui Menlu," kata Hamid.
Informasi di Deplu, mayoritas eks mahasiswa tersebut kini menetap di Belanda
dan sebagian lagi di kawasan Eropa Timur. Hamid bakal memulai penjajakan
pemulangan mereka dengan menemui perwakilan eks mahasiswa Indonesia di
Amsterdam, Belanda.
Hamid menyatakan, SBY tidak mempermasalahkan kemungkinan mereka bakal
mengembangkan ideologinya di tanah air. Menurut dia, pemulangan mereka sama
sekali jauh dari permasalahan politis. "Presiden tidak mempermasalahkan
(ideologi) mereka. Ini demi kemanusiaan. Kita memfasilitasi mereka yang rindu
ingin pulang ke tanah air. Ini dilatari semangat rekonsiliasi terkait UU
Kewarganegaraan," jelas menteri asal Sulsel itu.
Berdasar informasi yang dikumpulkan koran ini, eks mahasiswa Indonesia
tersebut sesampai di tanah air akan melewati pemulihan hak-hak
kewarganegaraannya yang hilang selama 40 tahun lebih. Salah satunya, kepastian
mendapatkan status WNI.
Dari catatan koran ini, rencana pemulangan eks mahasiswa Indonesia itu
ternyata bukan sekali. Saat Yusril Ihza Mahendra menjabat menteri hukum dan
perundang-undangan pada 22 Juni 2000, pernah digagas pemulangan sekaligus
pemulihan hak-hak eks mahasiswa Indonesia yang terhalang pulang dan kini
tinggal di sejumlah negara di kawasan Eropa. Bahkan, Yusril pernah terbang ke
sejumlah negara di Eropa untuk menemui perwakilan mereka. Hal itu terungkap
ketika Yusril menghadiri rapat kerja (raker) dengan komisi II DPR (membidangi
dalam negeri dan hukum).
Yusril kala itu mengakui bahwa mayoritas eks mahasiswa adalah aktivis PKI
(Partai Komunis Indonesia) dan mantan mahasiswa Indonesia ikatan dinas alias
mahasiswa yang dikirim pemerintah Orde Lama Departemen PTIP (Perguruan Tinggi
dan Ilmu Pengetahuan) Biro Hubungan Luar Negeri di Jakarta.
Sayangnya, rencana Yusril tersebut gagal. Dia merasa kecil hati ketika
disangka menjemput orang-orang PKI. "Saya disangka menjemput orang-orang PKI.
Pemerintah dituduh berkompromi dengan PKI pula. Padahal, tidak ada kebijakan
menjemput PKI itu," ujar Yusril kala itu.
Apalagi, lanjut Yusril, ada kendala perundang-undangan yang tidak
memungkinkan pemulangan mereka. Yakni, belum dicabutnya TAP MPR Nomor
XXV/MPR/1966 mengenai Larangan Pengajaran Komunisme, Marxisme, dan Leninisme.
(agm)
------------------------------------------------------------------------------
No virus found in this incoming message.
Checked by AVG Free Edition.
Version: 7.1.405 / Virus Database: 268.11.6/428 - Release Date: 8/25/2006
[Non-text portions of this message have been removed]
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
--------------------------------------------------------------------------
Situs resmi: http://www.ppi-india.org ;
Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia ;
Informasi Beasiswa Scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com
--------------------------------------------------------------------------
<br>
<a href="http://informasi-beasiswa.blogspot.com"><img
src="http://feeds.feedburner.com/Info_Beasiswa.gif" height="67" width="200"
style="border:0" alt="Info Beasiswa Scholarship "/></a><br>
Other related posts:
- » [ppi] [ppiindia] Re: [HKSIS] Mahasiswa Era Orla Diminta Pulang <=== "mayoritas adalah aktivis PKI" ???