[ppi] [ppiindia] Re: Dibutuhkan Relawan Kampanye & Advokasi Hak-Hak Perempuan
- From: "Zamhasari Jamil" <izhems@xxxxxxxxxxx>
- To: ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx
- Date: Wed, 23 Jun 2004 07:51:37 -0000
** Mailing List|Milis Nasional Indonesia PPI-India **
Salam,
Kemaren saya juga sempat bertanya-tanya ttg sumber tulisan bung
Agus mengenai kaum feminis tersebut. Saya kira awalnya tulisan itu
bersumber dari: > http://relawan.net/wmview.php?ArtID=490 seperti
yang difirwardkan oleh Bung Christine, akantetapi begitu saya cek, kok
saya tak menemukannya. Ya udah, karena saya tak menemukan
sumbernya, makanya saya memilih diam saja.
Wassalam,
IzaM -
--- In ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx, "raiyabilly" <raiya@xxxx> wrote:
> Pak Agus yang baik..
> Boleh tahu sumber sumber "kaum feminis bilang susah jadi wanita
> Islam, termasuk mengkaitkan dengan peraturan di bawah"?. Soalnya
> feminis itu banyak alirannya.
>
> Setidak-tidaknya dengan mengetahui sumber kita tidak
> menggeneralisasi dan bisa membuat argumen yang lebih baik ketika
> dislusi :)).
>
> peace,
> S
>
> --- In ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx, agus sumarna
<agussumarna@xxxx>
> wrote:
> > Subhanaallah
> >
> > Kaum feminis bilang susah jadi wanita ISLAM, lihat
> > saja peraturan dibawah ini :
> >
> > 1. Wanita auratnya lebih susah dijaga berbanding
> > lelaki.
> > 2. Wanita wajib meminta izin dari suaminya apabila mau
> > keluar rumah tetapi suami tidak diwajibkan meminta
> > izin pd istrinya.
> > 3. Wanita saksinya kurang berbanding lelaki.
> > 4. Wanita menerima pusaka (warisan) kurang dari
> > lelaki.
> > 5. Wanita perlu menghadapi kesusahan mengandung dan
> > melahirkan anak.
> > 6. Wanita wajib taat kpd suaminya tetapi suami tak
> > harus selalu taat pd isterinya dalam masalah kendali
> > rumah tangga.
> > 7. Talak terletak di tangan suami dan bukan isteri.
> > 8. Wanita kurang dlm beribadat karena masalah haid dan
> > nifas yg tak ada pada lelaki.
> >
> > Makanya Kaum Feminisme nggak capek-capeknya berpromosi
> > untuk "MEMERDEKAKAN WANITA ISLAM"
> >
> > Pernahkah kita lihat sebaliknya (kenyataannya)??
> >
> > Benda yg mahal harganya tentu akan dijaga dan dibelai
> > serta disimpan ditempat yg teraman dan terbaik. Sudah
> > pasti intan permata tidak akan dibiar terserak bukan?
> > Itulah bandingannya dgn seorg wanita Islam.
> >
> > Wanita perlu taat kpd suami tetapi lelaki wajib taat
> > kepada ibunya 3 kali lebih utama dari bapaknya.
> > Bukankah ibu adalah seorang wanita?
> >
> > Wanita menerima pusaka kurang dari lelaki tetapi harta
> > itu menjadi milik pribadinya dan tidak perlu
> > diserahkan kepada suaminya, manakala lelaki menerima
> > pusaka perlu menggunakan hartanya utk isteri dan anak-
> > anak.
> >
> > Wanita perlu bersusah payah mengandung dan melahirkan
> > anak, tetapi setiap saat dia didoakan oleh segala
> > makhluk, malaikat dan seluruh makhluk ALLAH di muka
> > bumi ini, dan matinya jika karena melahirkan adalah
> > syahid.
> >
> > Di akhirat kelak, seorang lelaki akan
> > dipertanggungjawabkan terhadap 4 wanita ini:
> > Isterinya, ibunya, anak perempuannya dan saudara
> > perempuannya.
> >
> >
> > Manakala seorang wanita pula, tanggungjawab
> > terhadapnya ditanggung oleh 4 org lelaki ini:
> > Suaminya, ayahnya, anak lelakinya dan saudara
> > lelakinya.
> >
> > Seorang wanita boleh memasuki pintu Syurga melalui
> > mana mana pintu Syurga yg disukainya cukup dgn 4
> > syarat saja : Sembahyang 5 waktu, puasa di bulan
> > Ramadhan, taat suaminya dan menjaga kehormatannya.
> >
> > Seorg lelaki perlu pergi berjihad fisabilillah tetapi
> > wanita jika taat akan suaminya serta menunaikan
> > tanggungjawabnya kepada ALLAH akan turut menerima
> > pahala seperti pahala org pergi berperang fisabilillah
> > tanpa perlu mengangkat senjata.
> >
> > Masya ALLAH ... demikian sayangnya ALLAH pada wanita
> > .... kan?
> >
> >
> > ~ Keep Amar Ma'ruf Nahi Munkar on the Net, euy! ~
> >
> > --
> > by 'Azzam
> > Call/SMS/MMS : +62 856 22 adJji (adJji=23554)
> > Personal e-mail : adjie@xxxx
> >
> >
> >
> >
> > --- Christine Susanna Tjhin <xtine@xxxx> wrote:
> > > From: "Institut Perempuan"
> > > institut_perempuan@xxxx
> > >
> > > Dibutuhkan: RELAWAN/VOLUNTEERS Kampanye & Advokasi
> > > Hak-hak Perempuan
> > >
> > > http://relawan.net/wmview.php?ArtID=490
> > >
> > > Yayasan INSTITUT PEREMPUAN, sebuah lembaga yang
> > > bekerja untuk penegakan
> > > hak-hak perempuan dan memberikan layanan bagi
> > > perempuan korban kekerasan,
................................"
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.arsip.da.ru
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Posting: ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx
5. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
6. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
7. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
--------------------------------------------------------------------------
Bagi Anda yang ingin berdiskusi tentang apa saja dg akrab, santai tapi serius
dan penuh persahabatan dg seluruh masyarakat/mahasiswa Indonesia di luar negeri
serta tokoh-tokoh intelektual dan pejabat Tanah Air, silahkan bergabung dg
milis ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxxx Kirim email kosong ke:
ppiindia-subscribe@xxxxxxxxxxxxxxx atau kunjungi
www.geocities.com/arsip_nasional/
--------------------------------------------------------------------------
Other related posts: