[ppi] [ppiindia] Re: Benarkah Tuhan Murka kepada Bangsa Indonesia?
- From: "Zamhasari Jamil" <zhemppi@xxxxxxxxxxx>
- To: ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx
- Date: Wed, 07 Jan 2004 18:05:47 -0000
** ppi-india **
salam,
saya jadi ingat ttg firman Allah yang maksudnya begini: "nyatalah
sudah bahwa semua kerusakan baik di darat maupun dilaut ini, sebagai
akbat dari ulah tangan manusia itu juga". ini mengingatkan saya ttg
musibah banjir dan gempa bumi yang boleh dikatakan menghiasi
perjalanan indonesia di tahunn 2003 yang lalu. bagaimana tidak,
hutan digarap sama nkong2 kita juga, pasir laut dijual dan uangnya
untuk ngisi dompet pribadi, dan rakyat hanya kebagian kotoran limbah-
limbah industri. maka wajar saja, datanglah banjir dan gempa bumi.
meskipun usama bin ladin udah teriak-teriak menyerukan jihad untuk
melawan kezaliman, siapa saja, baik dari presiden sampai para
menterinya hingga ke akar-akarnya yaitu masyarakay seperti saya ini,
ternyata kita pula yg balik nyerang bin ladin dg mengatak bahwa ia
adalah teroris BESAR yg mesti diluluhlantakkan baik hidup atau mati.
hal yg seperti ini sebenarnya udah pernah terjadi ketika nabi nuh
mengingatkan umatnya termasuk anaknya kan'an untuk tidak mendurhai
ayat-ayat-Nya dan menzalimi diri kita dan diri org lain, namun semua
peringatan itu dianggap sbg angin alu saja, maka wajar saja datang
bajir BESAR yang pad akhirnya menenggelamkan seluruh umatnya, kecuali
bagi pengikut-pengikut setia nabi Nuh saja.
kayaknya, di Indonesia itu juga akan bakal terjadi banjir BESAR dan
gempa DAHSYAT yang nantinya akan menenggelamkan semua pelaku
kejatahan baik yang tersembunyi ataupun yang terang-terangan,
kecuali, sekali lagi kecuali bagi mereka yang mau MENDENGAR.
sayangnya, kalau azab itu uah ditimpakan ke suatu bangsa dan negara,
org-org baik seperti saya (ce illeeee...) ini juga kebagian azab tsb.
kalau begitu aku milih tinggal di india aja ah, ada yang mau nyusul
ke india, rumah ku di welcome-kan deh untuk semua sohib-sohibat milis
ppiindia ini, utk masalah ongkos, ntar bung ambon yang biayai.. :)
gimana mbak ida, setuju?
wassalam,
izam, truly lonely for 3 months.
--- In ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx, "Ambon" <sea@xxxx> wrote:
> Sdr Jamil dan Ida yang budiman,
>
> Ini komentar saya: seandainya Tuhan itu seorang manusia, atau
jelasnya
> seorang ayah. Dimana sang ayah ini karena sangat cinta kepada anak-
anaknya,
> dan karena cintanya itu diberikan olehnya segala macam hasil
kekayaan alam,
> dikasi tanah untuk diurus dengan baik untuk cucu-cucu dan generasi
> menadatang agar tidak miskin melarat dan mengemis. Bukan itu saja
malah
> anaka-anaknya dididik dengan agama firman Tuhan, supaya mereka
selalu
> berbuat baik antara sesamanya dan tidak mengsia-siakan berkat yang
> ditakdirkan oleh Tuhan Mahasegala Kuasa.
>
> Tetapi apa jadinya, anak-anaknya itu malah seperti garong, rakus,
suka tipu
> antara sesamanya, yang lebih celaka lagi mereka memakai nama Tuhan
untuk
> maksud- dan perbuatan jahat. Sebahagian besar dari cucu-cucunya
tidak
> karuan, pergi ke sekolah tanpa makan pagi, dan kadang-kadang perut
mereka
> diizi dengan makanan yang tak bergizi sekali sehari.
>
> Hemat saya kalau sang ayah melihat anak-anak dan cucu-cucunya
demikian,
> tentu saja dia akan garuk-garuk kepala dan kesal dan mungkin sekali
marahnya
> bukan main.
>
> Kalau apa yang diumpamakan diatas ini dianalogikan dengan situasi di
> Indonesia dengan Depagnya yang dikuasai oleh orang-orang
bertanganpanjang
> yang lebih jahat dari bandit karena tiap kali ada jemah yang mau
melakukan
> ibadah haji atau umroh, ada saja problem yang dihapadapi,
teristimewa
> penipuan terhadap jemaah haji. Duit negara dimakan rayap petugas
negara.
> Kejadian buruk ini bukan baru kemarin atau hari ini, tetapi seumur
dengan
> berdirinya Republik Indonesia, yaitu sudah berumur lebh dari 50
tahun. Orang
> yang berusia 50 tahun adalah dewasa, dewasa berarti sudah bisa
membedakan
> antara hal buruk dan baik dalam kehidupan sehari-hari.
>
> Tetapi, pada kenyataannya bukan hal-hal baik diambil sebagi teladan
dan
> perbuatan, tetapi yang buruk-buruk yang menjadi pedoman para
penguasa,
> politikus, pejabat dan cecunguk-cecunguknya disemua lapangan dan
tingkat
> instansi sipil maupun militer, administrasi, legislatif dan
eksekutif
> negara.
>
> Jika dipertanyakan posisi Tuhan terhadap keadaan ini, apakah Tuhan
murka
> melihat segala ketidak adilan yang dilakukan kepada mahluk yang
diciptakan
> dan yang menganut ajaranNya, bagi saya agak sulit untuk ditentukan,
karena
> Alloh itu Mahasegala Kuasa. Mungkin itu suatu Ujian seperti
dikatakan oleh
> sdr Jamil, bila demikian halnya, maka saya kira yang dimohon ialah
agar
> waktu ujian yang berat ini semoga diperpendek kepada mayoritas yang
tidak
> melakukan kecurangan dan kebiadaban terhadap sesamanya.
>
> Saya doakan agar Alloh memberikan kekuatan dan rahmatnya kepada
rakyat
> mayoritas yang ditindas, dimiskinkan dan ditipu agar keadilan,
kesejahteraan
> yang layak sesuai dengan kehendakNya dapat dianugerahkan dalam waktu
> sependek mungkin. Penderitaan mereka ini sudah bukan main beratnya.
>
> Itu saja.
>
> Wassalam,
>
>
> ----- Original Message -----
> From: "Ida" <abidin_ida@xxxx>
> To: <ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx>
> Sent: Tuesday, January 06, 2004 9:24 AM
> Subject: [ppiindia] Re: Benarkah Tuhan Murka kepada Bangsa
Indonesia?
>
>
> > Tuhan murka? Dia dzat yang maha suci, jika murka apakah tidak suci
> > lagi?...menurut saya apapun yg terjadi pada negeri ini atau
pribadi
> > seseorang maka kita harus bisa menterjemahkan makna semua
> > itu....sebagai manusia yg banyak memiliki kelemahan dan kekurangan
> > wajar kiranya kalau kita sering hilaf. mungkin saja bencana yg
> > terjadi belakangan ini adalah akibat dari kesalahan / ulah
> > manusia...pointnya: yang jelek itu datangnya dari manusia dan yang
> > baik datangnya dari Yang Maha Kuasa.
> >
> > itu sedikit pendapat saya,
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.arsip.da.ru
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Posting: ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx
5. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
6. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
7. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
Yahoo! Groups Links
To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
To unsubscribe from this group, send an email to:
ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx
Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
Other related posts: