[ppi] [ppiindia] Rakyat sudah panik, SBY harus lebih tegas
- From: "Ambon" <sea@xxxxxxxxxx>
- To: <"Undisclosed-Recipient:;"@freelists.org>
- Date: Tue, 30 Aug 2005 22:49:41 +0200
** Mailing List|Milis Nasional Indonesia PPI-India **
** Situs resmi: http://www.ppi-india.org **
** Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia **
** Situs Beasiswa: http://informasi-beasiswa.blogspot.com
**http://www.harianterbit.com/artikel.php?kategori=HEADLINE&id=27828
30 August 2005 - 14:49
Rakyat sudah panik, SBY harus lebih tegas
JAKARTA - Desakan agar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono segera merombak
kabinetnya semakin deras. Kemarin, Presiden memang memberi sinyal, akan
mengevaluasi kinerja kabinetnya Oktober depan sebagaimana pernah dijanjikan,
tapi sinyal itu dirasa tak cukup.
Masyarakat sekarang ini sudah panik. Karenanya, Presiden diminta memberi sinyal
yang lebih jelas lagi soal pergantian kabinetnya. Misalnya menyebutkan, sekian
orang dari kementerian ekonomi, sekian orang dari kementerian politik, dan
sekian orang dari bidang hukum.
Hanya dengan sinyal yang lebih jelas inilah, sebagaimana dikemukakan pakar
komunikasi politik dari UI, Effendi Gazali menjawab Harian Terbit, Selasa
(30/8), kepanikan masyarakat bisa ditekan.
Kendati sementara pengamat menginginkan agar sinyal dari Presiden lebih jelas
dan tegas, kalangan DPR sendiri terlihat memberikan apresiasi positip terhadap
sinyal yang dilontarkan SBY - begitu panggilan Presiden - soal evaluasi kinerja
kabinetnya. Sejumlah anggota DPR yang dihubungi terpisah menyambut baik,
kendati di satu sisi mereka sangat menyorot keberadaan menteri-menteri di
bidang ekonomi.
Pecat menteri ekonomi
Kemarin ratusan aktivis ari sejumlah kampus se-Jabodetabek yang tergabung dalam
Komite Penyelamat Aset Bangsa [Kompa Bangsa], menyerbu gedung DPR. Melalui
aksinya, mahasiswa meminta anggota DPR peduli terhadap kondisi perekonomian
yang semakin kritis. Koordinator aksi, Edy Chumaedi meminta SBY memecat seluruh
menteri di jajaran perekonomian.
"Kita juga meminta anggota DPR menolak upaya akuisisi BTN oleh BNI. Jika
dilakukan maka akan meniadakan peran lembaga perbankan yang peduli dan fokus
dengan pembangunan rumah rakyat yang murah," ujar Edy geram.
Hal senada disampaikan ketua Fraksi PDI Perjuangan di DPR RI, Tjahyo Kumolo.
Dalam orasi di depan ribuan mahasiswa itu, Tjahyo mendukung aksi tersebut dan
berjanji akan memperjuangkannya di DPR RI. "Saya mendukung aksi mahasiswa. Tim
ekonomi SBY-JK memang sudah sangat memprihatinkan dengan anjloknya ekonomi
rakyat di Indonesia," ujar Tjahyo.
Sejauh ini, harian ini memantau, nama-nama anggota kabinet yang sering disorot
masyarakat, antaranya Menko Perekonomian, Aburizal Bakrie, Menkeu Yusuf Anwar,
Menteri ESDM Yusgiantoro, dan Meneg BUMN Sugiarto. Sejumlah nama di luar bidang
perekonimian juga sering disebut-sebut.
Lalu, apakah Presiden Yudhoyono hanya akan mengganti tim ekonominya saja atau
lebih luas lagi?
''Tidak,'' kata guru besar ilmu polilik UI Prof Dr Maswadi Rauf. Ia
mengingatkan SBY jangan melakukan reshuffle lebih dari separuh anggota
kabinetnya. Paling hanya 4 sampai 5 orangt.
Ia malah meramalkan, kalau SBY berani mengganti lebih separuh, nanti justru
menimbulkan gejolak politik tersendiri.
Sedang Effendi Gazali menginginkan SBY segera bemberikan jawaban atas
pertanyaan-pertanyaan yang berkembang di masyarakat, misalnya pergantian
kabinet mendatang dilakukan secara profesional dan tidak berbasis pada partai
politik. Komunikasi politik seperti ini, katanya justru akan lebih aman dan
dapat memperkuat posisi pemerintah.
Menurut dia, basis komunikasi politik pemerintahan SBY memang belum dibangun
dengan baik. Yang ada saat ini baru jurubicara presiden, jurubicara pemerintah
yang mampu mengatur komunikasi politik pemerintah belum ada.
Diingatkan, pernyataan Presiden yang tidak jelas, hanya akan menambah kepanikan
para pelaku pasar.
Berikut pernyataan sejumlah pimpinan fraksi di DPR:
Sukartono (Fraksi Demokrat):
Masalah reshuffle kabinet adalah hak progatif Presiden SBY. PD sudah memahami
soal reshuffle tersebut.
Idelisman Dachi (Fraksi Bintang Pelopor Demokrasi)
Kita setuju rencana reshuffle kabinet untuk memperbaiki ekonomi Indonsia ke
depan. Soal siapa yang akan diganti, itu wewenang presiden, siapa menterinya
yang bekerja dengan baik dan memilah-memilah kepentingan negara dengan
kepentingan pribadi. Namun secara pribadi, saya menilai Menko Perekonomian Ir
Aburizal Bakri tidak patut lagi diteruskan. Alasannya karena Aburizal adalah
pengusaha yang lebih cenderung berfikir sebagai pengusaha dari pada kepentingan
negara secara umum.
Abdillah Toha (F PAN):
Jika reshuffle kabinet akan menambah kepercayaan masyarakat dan penggantinya
lebih profesional, kenapa kabinet sekarang dipertahankan? Saya percaya dengan
reshuffle kabinat mampu menambah perbaikan nasib rakyat Indonesia. Apalagi
bidang ekonomi hingga kini belum ada perbaikan bahkan kian terpuruk. Saya
setuju reshuffle kabinet diprioritaskan pada bidang ekonomi.
Untung Wahono (F PKS):
Fraksi PKS setuju dilakukan reshuffle kabinet tapi dengan landasan
profesionalisme kinerja, bukan politik. Jika reshuffle kabinet dengan dasar
semangat politik, maka tidak akan menambah kepercayaan masyarakat justru
memperburuk ekonomi. Selama ini beban paling berat bagi bangsa Indonesia memang
bidang ekonomi namun serahkan pada presiden.
Lukman Hakim (F PPP):
Reshuffle paling mendesak menteri bidang ekonomi. Kita butuh perbaikan ekonomi
akibat kenaikan harga BBM. APBN kita berasumsi harga minyak dunia 40 dolar AS
per barel kenyataannya sudah mencapai 60 dolar AS per barel. Ditambah dengan
melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar, menambahkan keterpurukan ekonomi.
Andi Mattalata (Fraksi Golkar):
Reshuffle sudah saatnya dilakukan mengingat bangsa Indonesia membutuhkan
perbaikan ekonomi. Siapa yang pantas diganti, bukan urusan parlemen tapi
presiden. Saya menilai sudah saatnya dilakukan pergantian kabinet.
(lim/emf/zam/spw/noy)
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Give at-risk students the materials they need to succeed at DonorsChoose.org!
http://us.click.yahoo.com/Ryu7JD/LpQLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
--------------------------------------------------------------------------
Bagi Anda yang ingin berdiskusi tentang apa saja dg akrab, santai tapi serius
dan penuh persahabatan dg seluruh masyarakat/mahasiswa Indonesia di luar negeri
serta tokoh-tokoh intelektual dan pejabat Tanah Air, silahkan bergabung dg
milis ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxxx Kirim email kosong ke:
ppiindia-subscribe@xxxxxxxxxxxxxxx atau kunjungi
Situs resmi: http://www.ppi-india.org ;
Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia ;
Situs beasiswa/scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com
--------------------------------------------------------------------------
Other related posts:
- » [ppi] [ppiindia] Rakyat sudah panik, SBY harus lebih tegas