[ppi] [ppiindia] Puluhan ABG Dijadikan Pelacur di Malaysia
- From: "Ambon" <sea@xxxxxxxxxx>
- To: <"Undisclosed-Recipient:;"@freelists.org>
- Date: Thu, 17 Aug 2006 00:55:17 +0200
** Mailing List|Milis Nasional Indonesia PPI-India **
** Situs resmi: http://www.ppi-india.org **
** Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia **
** Informasi Beasiswa Scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com **
<br><br><a href="http://informasi-beasiswa.blogspot.com"><img
src="http://feeds.feedburner.com/Info_Beasiswa.gif" height="67" width="200"
style="border:0" alt="Info Beasiswa Scholarship "/></a><br><br>
http://www.harianposkota.com/news_baca.asp?id=24654&ik=2
Puluhan ABG Dijadikan Pelacur di Malaysia
Rabu 16 Agustus 2006, Jam: 6:52:00
JAKARTA (Pos Kota) - Sindikat penjualan cewek ABG ( anak baru gede) ke Malaysia
dibongkar Polda Metro Jaya. Mereka dipaksa menjadi pelacur harus melayani 150
lelaki hidung belang. Lima tersangka yang terlibat dalam bisnis esek-esek ini
ditangkap di Jakarta dan Entikong, Kalimantan Barat.
Selain menciduk kelima germo yang mengatur pengiriman cewek ABG tersebut, Senin
(14/8) malam, petugas Renakta (Remaja Anak dan Wanita) juga berhasil
menyelamatkan empat cewek ABG yang dipaksa jadi pelacur di Malaysia. Dua
korban, Ris, 14, dan Lu, 16, sudah dibawa ke Jakarta dan dikembalikan ke rumah
orangtua mereka di Tangerang. Sedangkan, Ja, 16 tahun, dan Yin, 16 tahun, masih
berada di Malaysia. Keduanya diamankan di KBRI Kualalumpur.
Kelima anggota sindikat pengiriman cewek ABG ke Malaysia yang ditangkap, YH, 40
tahun, JK 32 tahun, TS, 37 tahun, SS, 31 tahun, dan AZ, 30 tahun. Tersangka YH
adalah WN Malaysia dan pemilik Able Maids Training Center SND Berhad, sebuah
perusahaan penampungan tenaga kerja di Malaysia. YH ditangkap Polis Diraja
Malaysia bekerja sama dengan petugas Polda Metro Jaya.
" Dari hasil pemeriksaan terhadap kelima tersangka ini terungkap, selama tiga
bulan beroperasi, mereka sudah mengirim dua puluh lima cewek Indonesia ke
Malaysia yang dipaksa jadi pelacur, " kata Direktur Kriminal Umum Polda Metro
Jaya, Kombes Pol Drs. Moch. Jailani, Selasa siang.
DIPAKSA MELACUR
Dalam aksinya, kawanan ini berbagi tugas. Tersangka JK mencari cewek ABG di
Tangerang dan daerah lainnya. Setelah mendapat cewek, dengan dalih akan menjadi
tenaga kerja wanita (TKW) di Malaysia dan dirayu tanpa mengeluarkan uang
sepeser pun untuk biaya paspor, tiket pesawat, dan dokumen lainnya, korban yang
tertarik diserahkan kepada tersangka TS, di penampungan, Entikong dan mengatur
pemberangkatan ke Serawak kemudian ke Kualalumpur.
Kepada petugas, korban Ris dan Lu bercerita, 20 Juni lalu, setibanya mereka di
Kualalumpur, dijemput tersangka SS, yang ditangkap di Entikong dan kini ditahan
di Polda Metro Jaya. Oleh SS, keempat cewek itu ditampung di rumah penampungan
milik YH. Seminggu di penampungan, korban tidak juga dipekerjakan sebagai
pembantu rumah tangga.
Hari ke delapan di Malaysia, datang dua orang pria kemudian mengajak Lu, Ris,
Yin, dan Ja ke salah satu rumah bordil. Di tempat pelacuran ini, keempat korban
dipaksa melayani lelaki hidung belang. Jika menolak, korban dianiaya. " Jika
ingin kembali ke Indonesia, kami diharuskan melayani seratus lelaki untuk
mengganti biaya perjalanan. Setelah itu baru boleh pulang, " kata petugas
mengutip pengakuan korban.
Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Drs Moh Jaelani menjelaskan,
terungkapnya kasus penjualan wanita di bawah umur ini berawal ketika beberapa
orangtua korban yang tinggal di Tangerang mengadu ke Polda Metro Jaya. Mereka
mengaku anak-anaknya yang masih muda belia diberangkatkan ke Malaysia tanpa
diketahui keberadaannya.
Sebelumnya, korban dijanjikan oleh JK dipekerjakan sebagai pembantu rumah
tangga di Jakarta. Karena korban berasal dari keluarga miskin, permintaan JK
dikabulkan. Atas informasi itu, Satuan Reserse Renakta Polda Metro Jaya
dipimpin AKBP Rivai membentuk tim. Pengiriman TKW illegal yang jumlahnya
puluhan ini mulai diusut polisi dari awal rekrutmen yang dilakukan JK hingga
dipekerjakan YH sebagai pelacur di Malaysia.
Menurut Rivai, korban tidak hanya melayani lelaki di Kualalumpur, tapi juga di
Kucing, Malaysia. Anggota sindikat yang ditangkap di Jakarta mengaku mendapat
imbalan uang Rp 2 juta hingga Rp 2, 5 juta untuk satu cewek. " Kami akan
koordinasi dengan Mabes Polri untuk mencari puluhan wanita Indonesia yang kini
dipaksa jadi pelacur di Malaysia, " kata Rivai
[Non-text portions of this message have been removed]
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
--------------------------------------------------------------------------
Situs resmi: http://www.ppi-india.org ;
Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia ;
Informasi Beasiswa Scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com
--------------------------------------------------------------------------
<br>
<a href="http://informasi-beasiswa.blogspot.com"><img
src="http://feeds.feedburner.com/Info_Beasiswa.gif" height="67" width="200"
style="border:0" alt="Info Beasiswa Scholarship "/></a><br>
Other related posts:
- » [ppi] [ppiindia] Puluhan ABG Dijadikan Pelacur di Malaysia