[ppi] [ppiindia] Presiden Tolak Seruan Kembali ke UUD 45
- From: "Ambon" <sea@xxxxxxxxxx>
- To: <"Undisclosed-Recipient:;"@freelists.org>
- Date: Tue, 29 Aug 2006 22:36:21 +0200
** Mailing List|Milis Nasional Indonesia PPI-India **
** Situs resmi: http://www.ppi-india.org **
** Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia **
** Informasi Beasiswa Scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com **
<br><br><a href="http://informasi-beasiswa.blogspot.com"><img
src="http://feeds.feedburner.com/Info_Beasiswa.gif" height="67" width="200"
style="border:0" alt="Info Beasiswa Scholarship "/></a><br><br>
http://www.tempointeraktif.com/hg/nasional/2006/08/29/brk,20060829-82880,id.html
Presiden Tolak Seruan Kembali ke UUD 45
Selasa, 29 Agustus 2006 | 23:36 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menolak seruan
untuk kembali UUD 1945. Meski seruan itu harus dihormati, Presiden menilai
seruan itu tidaklah reformis. "Tidak mungkin kita kembali kepada apa yang tidak
lagi sesuai dengan perkembangan zaman," ujar Kepala Negara dalam pidato
sambutannya ketika menghadiri ulangtahun Majelis Permusyawaratan Rakyat ke-61
malam ini di Gedung MPR-DPR.
Menurut Kepala Negara, rasanya kurang adil bila menilai masa lalu dengan ukuran
masa kini karena setiap periode sejarah memiliki dinamika dan tantangannya
sendiri-sendiri. "Kita tidak boleh terpenjara oleh masa lalu yang membuat kita
sulit melangkah ke depan."
Namun, Presiden Yudhoyono tidak menampik pendapat bahwa pemahaman atas masa
lalu bisa mendorong lebih dinamis dengan cara melihat ke depan. "Masa lalu
adalah cermin untuk belajar tentang keberhasilan dan kegagalan. Masa kini
adalah wilayah tempat kita berbuat, beramal, dan mengabdi. masa depan adalah
tujuan agar kita mencapai situasi dan kondisi yang lebih baik," ujarnya.
Presiden Yudhoyono berpendapat, sejarah akan terus bergulir dengan segala
dinamika dan segala perubahannya. UUD, kata dia, bisa saja berubah jika MPR
menghendaki. Namun, sepanjang belum berubah, Presiden mengajak setiap komponen
bangsa menjalankan konstitusi dan mentaati aturan.
Setelah empat kali mengalami perubahan, Presiden Yudhoyono menyadari Konstitusi
tak luput dari persoalan. Kendati demikian, persoalan itu hendaknya
diselesaikan menurut dinamika sejarahnya masing-masing. "Jika terasa kurang
sempurna, suatu saat mungkin MPR akan menyempurnakan kembali," ujarnya. riky
ferdianto
[Non-text portions of this message have been removed]
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
--------------------------------------------------------------------------
Situs resmi: http://www.ppi-india.org ;
Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia ;
Informasi Beasiswa Scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com
--------------------------------------------------------------------------
<br>
<a href="http://informasi-beasiswa.blogspot.com"><img
src="http://feeds.feedburner.com/Info_Beasiswa.gif" height="67" width="200"
style="border:0" alt="Info Beasiswa Scholarship "/></a><br>
Other related posts:
- » [ppi] [ppiindia] Presiden Tolak Seruan Kembali ke UUD 45