[ppi] [ppiindia] Potret Buram Sejarah Indonesia
- From: "Ambon" <sea@xxxxxxxxxx>
- To: <"Undisclosed-Recipient:;"@freelists.org>
- Date: Sun, 29 Jan 2006 01:43:09 +0100
** Mailing List|Milis Nasional Indonesia PPI-India **
** Situs resmi: http://www.ppi-india.org **
** Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia **
** Informasi Beasiswa Scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com **
<br><br><a href="http://informasi-beasiswa.blogspot.com"><img
src="http://feeds.feedburner.com/Info_Beasiswa.gif" height="67" width="200"
style="border:0" alt="Info Beasiswa Scholarship "/></a><br><br>
http://www.indomedia.com/bpost/012006/29/ragam/ragam1.htm
Potret Buram Sejarah Indonesia
Judul : Korupsi Sejarah dan Kisah Derita Akar Rumput
Penulis : HD. Haryo Sasongko
Penerbit : Pustaka Utan Kayu, Jakarta
Cetakan : Pertama, September 2005
Tebal : VIII + 302 Halaman
Peresensi : Muhammad Basir (Redaktur majalah Geger Yogyakarta)
Semua orang dapat membuat dan mempengaruhi sejarah, bahkan manusia mampu
bertindak apa saja terhadap sejarah menghidupkan atau memusnahkan sejarah.
Tetapi sangat tidak dibenarkan menulis sejarah sesuai dengan keinginan penulis.
INDONESIA tidak hanya menyan
dang predikat sebagai Negara
koruptor harta terbesar di dunia, tetapi juga Negara koruptor sejarah paling
sadis dan Negara yang di huni penderita sakit saraf atau animea sejarah paling
parah dimuka bumi.
Kalau koruptor harta, hanya membuat rakyat menjadi miskin dan Negara menjadi
bangkrut. Tetapi koruptor sejarah, disamping membuat rakyat miskin kehilangan
harta dan Negara bangkrut, juga membuat mereka yang menjadi korbannya
kehilangan nyawa. Mereka menjadi korban penipuan universal dan ketakutan massal.
Selama rezim Orde Baru berkuasa dengan cara pemerintahannya yang sangat
otoriter, represif, serta jauh dari iklim demokratis, menimbulkan korban
sosial-politik dalam jumlah yang cukup besar dan mengakibatkan trauma
psikologis yang sangat mendalam di benak seluruh rakyat.
Sejak digulirkanya reformasi, kebebasan untuk berekspresi, kebebasan informasi
dan kebebasan dalam segala bentuk apapun dibuka selebar-lebarnya demi
tercapainya Negara yang demokratis dan termasuk keterbukaan tentang sejarah,
menjadi momen yang tepat untuk mengungkap kekerasan sejarah yang cukup
menakutkan.
Buku ini adalah kajian penelusuran sejarah yang sangat kritis dan tanpa
pretensi untuk mengadili siapa pun, yang benar atau salah. Karena, sejarah
adalah peristiwa yang dialami (histoire-realite) dan cerita masa lalu yang
diceritakan (histoire-recit).
Tetapi dalam penelusuran sejarah hanya menyangkut pada aspek kedua yaitu cerita
masa lalu yang diceritakan (histoire-recit) sehingga sulit diterka
kebenarannya. Buku ini mengungkap berbagai eksplorasi pernik sejarah yang
selama ini terkubur (atau dikubur) dalam monopoli kebenaran sejarah demi
kepentingan golongan tertentu.
Semua orang dapat membuat dan mempengaruhi sejarah, bahkan manusia mampu
bertindak apa saja terhadap sejarah menghidupkan atau memusnahkan sejarah.
Tetapi dalam penulisan kembali sejarah tidak dibenarkan menulis sejarah sesuai
dengan keinginan penulis, karena menulis sejarah bukanlah pengarang novel atau
cerita silat yang berkuasa penuh untuk menentukan tokoh mana yang kalah atau
dimatikan dan tokoh mana yang harus dimenangkan.
Penulisan sejarah memang tampaknya bisa diberi warna hitam atau putih,
tergantung dari sisi mana atau sudut mana penulis sejarah melihat kemudian
menulisnya. Seperti kontroversi peristiwa berdarah 1 Oktober 1965 atau "
G-30-S" saja, tanpa ada embel-embel PKI-nya, yang dieksplorasi panjang lebar
dalam buku ini.
Eksplorasi sejarah tentang peristiwa berdarah tersebut, selama ini tercampur
aduk dengan kepentingan politik. Pemikiran politik dimasukkan dalam sejarah
daripada sebaliknya, memasukkan pemikiran sejarah dalam meninjau pemikiran
politik atau dengan kata lain politik dapat "mengatur" sejarah.
Sebaliknya sejarah tidak pernah berkuasa untuk memberi warna pada politik yang
dikisahkan. Seharusnya fakta sejarah tetaplah menjadi fakta sejarah, tidak bisa
dicampuradukkan dalam wilayah pemikiran politik.
Akibatnya, memutar balikkan fakta sejarah yang benar-benar terjadi. Sejarah
yang ditulis adalah bukan untuk kepentingan bangsa sebagai dokumen bersejarah,
tetapi demi mendukung kepentingan kekuasaan politik semata.
Menurut Abdurrachman Surjomihardjo, yang dikutip dalam buku ini mengungkapkan
bahwa, penulisan sejarah tidak bisa lepas dari pasang surutnya kegiatan bangsa,
maju mundurnya kebudayaan bangsa, unggul kalahnya perjuangan, timbul
tenggelamnya lembaga-lembaga masyarakat, harap dan kecewa, suka-duka,
kepahlawanan dan kekerdilan jiwa, daya cipta dan kemandulan berfikir,
kewibawaan dan kesetiaan rakyat banyak. Kesemuanya itu secara bersama menyusun
irama sejarah Indonesia (hal, 231).
Tentunya sangat aneh, jika Orde Baru yang tampil sebagai kekuasan tunggal yang
bersifat hegemonik, kekuasaan yang otoriter dan represif, mampu bertahan selama
32 tahun. Dengan mengatasnamakan pembangunan nasional yang bertumpu pada
pembangunan ekonomi, demi terwujudnya kesejahteraan rakyat, mengurangi angka
kemiskinan absolut dan menciptakan kemakmuran bagi seluruh rakyat, ternyata
hanyalah semu balaka.
Pembangunisme (developmentalisme) justru menciptakan kesenjangan sosial yang
kian melebar dan tajam, disamping praktek korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN)
menjadi gurita yang mengusik rasa keadilan dan masih dipertahankan sampai
sekarang ini.
Sejarah yang diharapkan menjadi pelita dimasa lampau, untuk mencegah
pengulangan kekeliruan yang kedua kalinya. Orde Baru telah telah melakukan
monopoli kebenaran sejarah demi melanggengkan kekuasaannya dan sebagai alat
represifitasnya menggulingakan lawan politiknya.
Sehingga sejarah versi Orde Baru dipaksakan merasuki alam pikiran rakyat dan
diyakini sebagai kebenaran yang tunggal. Sungguh sangat menyedihkan, akibat
dari korupsi sejarah demi kepentingan kekuasaan, dari generasi ke generasi
rakyat menjadi korban amnesia sejarah yang sangat berbahaya bagi kehidupan
berbangsa dan bernegara.
Rezim Orde Baru dengan menyimpan sejumlah mitos untuk melanggengkan
kekuasaanya, berakhir dengan tragis, dijatuhkan secara paksa melalui gerakan
rakyat yang terdiri dari mahasiswa, akademisi, dan intelektual independen.
Runtuhnya kekuasaan Rezim Orde Baru merupakan sejarah ketatanegaraan yang kedua
dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Tragedi pertama terjadi pada tahun
1966 ketika Soekarno dipaksa menyerahkan kekuasaanya secara inkonstitusional
kepada Soeharto melalui Supersemar atas tuntutan rakyat, yang kemudian
melahirkan Orde Baru.
Tugas generasi sekarang adalah keluar dari budaya monopoli sejarah, kebenaran
sejarah yang tunggal, tidak bersikap terus terang dan wajar tentang masa
lampau, dan yang lebih penting adalah keluar dari amnesia sejarah yang semakin
akut.
Agar kita sadar bahwa dengan sejarah akan memberi keseimbangan dalam berfikir
dan kearifan bertindak, untuk kini dan masa depan. Hanya dengan sikap
demikianlah Indonesia dapat menatap masa depan yang dicita-citakan yaitu Negara
yang benar-benar demokratis. Selamat membaca!
[Non-text portions of this message have been removed]
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
--------------------------------------------------------------------------
Situs resmi: http://www.ppi-india.org ;
Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia ;
Informasi Beasiswa Scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com
--------------------------------------------------------------------------
<br>
<a href="http://informasi-beasiswa.blogspot.com"><img
src="http://feeds.feedburner.com/Info_Beasiswa.gif" height="67" width="200"
style="border:0" alt="Info Beasiswa Scholarship "/></a><br>
Other related posts:
- » [ppi] [ppiindia] Potret Buram Sejarah Indonesia