[ppi] [ppiindia] Popularitas Mega-Hasyim menurun?
- From: "Zamhasari Jamil" <izhems@xxxxxxxxxxx>
- To: ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx
- Date: Wed, 30 Jun 2004 20:00:08 -0000
** Mailing List|Milis Nasional Indonesia PPI-India **
Salam,
Saya sedikit membenarkan bila popularitas Mega-Hasyim seperti yang
diinfokan oleh www.presidenri.or.id ini menurun. Saya melihat gaya
Mega-Hasyim ini seolah-olah masyarakat kita Indonesia masih sama
seperti dulu lagi. Sehingga tak heran bila dari semua pidatonya terkesan
masih "kosong" dan tidak ada "isi"nya. Sayangnya Hasyim yang bisa
dianggap mampu untuk berkoar-koar di deoan publik, juga akhirnya
lebih banyak memilih diam saja. Kalau sudah begini, apa yang akan
terjadi pada Mega-Hasyim nantinya?
Wassalam,
IzaM-
Senin, 28 Juni 2004
Popularitas Mega-Hasyim menurun?
Popularitas Mega-Hasyim menurun menjelang pencoblosan 5 Juli 2004.
Sementara pasangan SBY-Kalla, Amien-Siswono, dan Wiranto-Wahid
naik. Apa gerangan yang terjadi.
Pernyataan ini bukan hasil hitung-hitungan polling, ataupun survey oleh
lembaga terkemuka, namun sekedar hasil analisa tim CIS. Mari kita lihat
yang dimainkan oleh masing-masing pasangan.
Salah satu penyebab popularitas Mega-HAsyim menurun adalah
jarangnya pasangan ini tampil di stasion tv untuk berdiskusi atau
berdebat dengan pasangan lain. Sehingga masyarakat luas yang lebih
banyak menonton televisi dapat dibilang tidak pernah menyaksikan
kebolehan pasangan ini berdebat dengan pasangan lain.
Berbeda dengan pasangan Amien-Siswono, SBY-Kalla, dan Wiranto-
Wahid, mereka terlihat memanfaatkan betul kesempatan untuk tampil di
televisi bahkan di acara-acara terbuka lainnya yang diselenggarakan
oleh media atau LSM. Terang saja, masyarakat akan lebih banyak bisa
menangkap kesan-kesan dari tiga pasangan tersebut, ketimbang
pasangan yang lebih banyak sembunyi.
Sementara semua pasangan termasuk Hamzah-Agum relatif melakukan
model kampanye dan sosialisasi yang sama. Mereka sama-sama
berkunjung ke tempat-tempat keramaian, pasar, terminal, nelayan, dsb.
Juga mereka sama-sama membuiat iklan di televisi.
Khusus pasangan Mega-Hasyim ini, disamping kurang memanfaatkan
forum diskusi diberbagi media, ditambah lagi digembosi oleh Gusdur,
dimana NU dan PKB diarahkan untuk memilih Wiranto-Wahid.
Terang saja, kubu Mega-HAsyim ini terlihat ketar-ketir, lihat saja
pernyataan di media masa sering menyebutkan kepastiannya bakal
langsung menang di putaran pertama namun tanpa menyebutkan alasan
dan potensi pemilihnya.
Yang sedikit berbeda dari yang lainnya, Mega-Hasyim ini berkampanye
di depan masyarakat untuk memilih calon presiden yang cantik, dan ada
tahi lalatnya. Sebenarnya model propaganda ini bisa saja menjadi cara
yang lumayan efektif dan berkesan di masyarakat terutama yang berada
di perkampungan. Katakan saja, pilihlah calon presiden yang
berkerudung-cantik-perempuan. Nah ciri ini sebenarnya yang paling
menonjol jika dilihat pada lembar suara, dimana hanya photo Megawati
yang berbeda dengan lainnya yaitu capres perempuan.
Namun, kami tidak tahu dengan persis Mega-Hasyim walau dengan
diam-diam apakah memiliki jurus jitunya? Tentunya akan dibuktikan saat
pemilihan berlangsung nanti.(CIS)
http://www.presidenri.or.id/artikel.php?noid=84
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Yahoo! Domains - Claim yours for only $14.70
http://us.click.yahoo.com/Z1wmxD/DREIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.arsip.da.ru
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Posting: ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx
5. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
6. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
7. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
--------------------------------------------------------------------------
Bagi Anda yang ingin berdiskusi tentang apa saja dg akrab, santai tapi serius
dan penuh persahabatan dg seluruh masyarakat/mahasiswa Indonesia di luar negeri
serta tokoh-tokoh intelektual dan pejabat Tanah Air, silahkan bergabung dg
milis ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxxx Kirim email kosong ke:
ppiindia-subscribe@xxxxxxxxxxxxxxx atau kunjungi
www.geocities.com/arsip_nasional/
--------------------------------------------------------------------------
Other related posts:
- » [ppi] [ppiindia] Popularitas Mega-Hasyim menurun?