[ppi] [ppiindia] Penyakit Rabies di Flores Semakin Menjadi-jadi
- From: "Ambon" <sea@xxxxxxxxxx>
- To: <"Undisclosed-Recipient:;"@freelists.org>
- Date: Tue, 27 Sep 2005 03:33:37 +0200
** Mailing List|Milis Nasional Indonesia PPI-India **
** Situs resmi: http://www.ppi-india.org **
** Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia **
** Informasi Beasiswa Scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com
**http://www.kompas.com/kompas-cetak/0509/27/daerah/2081880.htm
Penyakit Rabies di Flores Semakin Menjadi-jadi
Kupang, Kompas - Penyakit anjing gila atau rabies di Pulau Flores dan Lembata,
Nusa Tenggara Timur (NTT), semakin menjadi-jadi. Sepanjang Januari-September
2005 terjadi peningkatan kasus sangat tajam dibandingkan dengan tahun
sebelumnya, dan 10 orang di antaranya mati akibat rabies.
Hal itu diungkap Kepala Dinas Kesehatan NTT Stefanus Bria Seran, Senin (26/9)
di Kupang. Stefanus mengatakan, penduduk di tujuh kabupaten di Flores dan
Lembata kini dihantui penyakit akibat gigitan anjing gila itu.
Kasus gigitan anjing gila paling tinggi tahun ini, katanya, terjadi di
Manggarai dan Sikka. Sepanjang Januari-Agustus 2005 terjadi 337 kasus gigitan
di Sikka dan 746 kasus di Manggarai, dari total 1.380 kasus gigitan di NTT.
Stefanus sempat menyatakan keprihatinannya ketika menyaksikan langsung seorang
penderita yang telah terjangkit virus rabies di Ruteng, Manggarai, pekan lalu.
Saat itu dia menyaksikan penderita sudah dalam kondisi sakratulmaut setelah
tidak tertolong akibat ketiadaan vaksin.
Sementara itu, penyakit diare juga belum pulih di NTT. Jika bulan lalu hanya
melanda wilayah Kupang, Timor Tengah Selatan, dan Manggarai, saat ini
dilaporkan melanda 16 kabupaten/kota di NTT. "Seluruh wilayah sudah terkena
diare," kata Stefanus.
Hampir seluruh rumah sakit di NTT saat ini menerima perawatan penderita diare.
Akan tetapi. kasus paling parah hanya terjadi di Timor Tengah Selatan. Sejak
akhir Juli hingga Senin kemarin, balita penderita diare mencapai 1.029 orang di
tujuh kecamatan, dan 17 balita di antaranya tewas. Di seluruh dunia, 1,8 juta
orang tewas karena diare setiap tahunnya. (CAL)
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
DonorsChoose.org helps at-risk students succeed. Fund a student project today!
http://us.click.yahoo.com/O4u7KD/FpQLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
--------------------------------------------------------------------------
Situs resmi: http://www.ppi-india.org ;
Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia ;
Informasi Beasiswa Scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com
--------------------------------------------------------------------------
Other related posts:
- » [ppi] [ppiindia] Penyakit Rabies di Flores Semakin Menjadi-jadi