[ppi] [ppiindia] "Pencium" Kaki Ibu Negara Itu Diduga Terganggu Jiwanya
- From: "Ambon" <sea@xxxxxxxxxx>
- To: <"Undisclosed-Recipient:;"@freelists.org>
- Date: Tue, 30 Aug 2005 00:49:26 +0200
** Mailing List|Milis Nasional Indonesia PPI-India **
** Situs resmi: http://www.ppi-india.org **
** Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia **
** Situs Beasiswa: http://informasi-beasiswa.blogspot.com **REFLEKSI: Waktu
kaki ibu Nerga dicium, presiden berkata I don't care
http://www.pikiran-rakyat.com/cetak/2005/0805/30/0401.htm
Nurul Akhirnya Dibebaskan
"Pencium" Kaki Ibu Negara Itu Diduga Terganggu Jiwanya
CIREBON, (PR).-
Setelah dua hari "menginap" di Polresta Cirebon, Nurul (22 tahun), warga
Karangsambung Kabupaten Brebes Jawa Tengah, akhirnya dibebaskan. Ia diamankan
polisi karena mencium kaki istri Presiden, Ny. Ani Yodhoyono saat kunjungan
kerja ke Gedung Negara di Cirebon, belum lama ini.
Selama dua hari "menginap" di Polresta Cirebon, disimpulkan bahwa Nurul
mengalami gangguan pikiran dan kejiwaan. Hal itu terungkap selain menurut
keterangan Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Cirebon, dr. Suhendiwijaya,
Sp. Jp. juga saat diperiksa Nurul menunjukkan perilaku tidak normal.
Kapolresta Cirebon AKBP Drs. J. Wisnu Sandjaja melalui Kasat Reskrim AKP Tri
Setyadi Artono S.H. saat dikonfirmasi membenarkan jika Nurul selama diperiksa
menunjukkan prilaku aneh. Bahkan pihaknya menduga Nurul memiliki kekuatan
spiritual.
Karena perilaku yang tidak normal itu, Nurul yang melakukan penyerobotan
mencium kaki isteri presiden akhirnya dibebaskan dari ancaman pidana kejahatan
terhadap martabat presiden, pasal 131 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP)
tentang penyerangan terhadap diri presiden dan pasal 53 KUHP tentang percobaan
penyerangan.
Setelah dinyatakan bebas usai diperiksa dua hari lamanya di Ruang Pemeriksaan
Khusus (RPK), akhirnya pada Minggu (28/8) malam, penyidik mengantarkan Nurul
pulang ke tempat tinggalnya di Karangsembung Kab. Brebes.
Diketahui jika perbuatan itu dilatarbelakangi untuk memperoleh uang dari
presiden, pihak kepolisian memperoleh informasi jika aksi serupa pernah
dilakukan Nurul kepada Wali Kota Cirebon Subardi. Dia mencium tangan wali kota
dalam sebuah acara resmi, yang selanjutnya diberi uang Rp 500 ribu.
Dokumentasikan wajah
Sementera itu diperoleh informasi, penyidik tidak hanya memeriksa Nurul, namun
juga mendokumentasikan wajahnya guna bahan pelaporan ke pimpinananya. Sketsa
wajah Nurul yang berjilbab akan ditembuskan ke Polwil Cirebon, Polda Jabar
hingga Mabes Polri.
Seperti diketahui, insiden itu terjadi saat Presiden RI Susilo Bambang
Yudhoyono bersama istri Ny. Hj. Ani Yodhoyono masuk Gedung Negara di Cirebon
menyaksikan pentas seni dan kerajinan usaha Cirebon. Ketika presiden baru
duduk, tiba-tiba seorang wanita menyelonong masuk dan langsung mendekap dan
mencium kaki ibu negara serta bersujud di bawah kakinya. "Jangan tinggalkan
saya," kata wanita itu.
Spontan presiden pun, tercengang dengan aksi wanita itu. Tidak lama kemudian,
sejumlah anggota Paspamres membawa wanita itu setelah terlebih dahulu
memingsankannya. Peristiwa itu sempat membuat heboh, Pangdam Mayjen TNI
Sriyanto sempat marah kepada Paspamres yang dinilai tak bisa mengamankan.
Sementara Kapolri Jendral Pol. Sutanto langsung memerintahkan kepada anak
buahnya agar Nurul dibawa ke Polresta Cirebon untuk diperiksa.(C-22)***
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Help save the life of a child. Support St. Jude Children's Research Hospital.
http://us.click.yahoo.com/ons1pC/lbOLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
--------------------------------------------------------------------------
Bagi Anda yang ingin berdiskusi tentang apa saja dg akrab, santai tapi serius
dan penuh persahabatan dg seluruh masyarakat/mahasiswa Indonesia di luar negeri
serta tokoh-tokoh intelektual dan pejabat Tanah Air, silahkan bergabung dg
milis ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxxx Kirim email kosong ke:
ppiindia-subscribe@xxxxxxxxxxxxxxx atau kunjungi
Situs resmi: http://www.ppi-india.org ;
Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia ;
Situs beasiswa/scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com
--------------------------------------------------------------------------
Other related posts:
- » [ppi] [ppiindia] "Pencium" Kaki Ibu Negara Itu Diduga Terganggu Jiwanya