[ppi] [ppiindia] Pemilu 2004 Cenderung Hasilkan Pemimpin Neoauthoritarian
- From: "Ambon" <sea@xxxxxxxxxx>
- To: <"Undisclosed-Recipient:;"@freelists.org>
- Date: Mon, 23 Feb 2004 08:53:54 +0100
** ppi-india **
http://www.suarapembaruan.com/News/2004/02/21/index.html
SUARA PEMBARUAN DAILY
----------------------------------------------------------------------------
----
Pemilu 2004 Cenderung Hasilkan Pemimpin Neoauthoritarian
JAKARTA - Setelah melihat perkembangan ekonomi dan demokratisasi , serta
hasil jajak pendapat oleh pelbagai kalangan, pemilihan umum (pemilu) 2004
cenderung menghasilkan pemimpin dengan pola neoauthoritarian.
Sosiolog Rochman Achwan dari Universitas Indonesia mengemukakan itu melalui
makalahnya dalam seminar yang diselenggarakan Universitas Katolik Atma Jaya
di Jakarta, Kamis lalu.
Dia berpendapat, pola kepemimpinan neoauthoritarian merupakan kesinambungan
dan perkembangan yang lebih dalam dari sindrom zona demokrasi abu-abu.
Sindrom ini ditandai oleh terbatasnya partisipasi politik masyarakat yang
terjadi hanya pada saat pemilu, semakin meluasnya pandangan masyarakat
terhadap elite politik sebagai aktor yang korup, mementingkan diri sendiri,
tidak bermoral, dan tidak serius memecahkan masalah ekonomi.
''Para elite politik itu juga tidak mampu melakukan terobosan dalam
memecahkan persoalan besar, seperti kejahatan keuangan, korupsi, kesehatan,
serta pelayanan publik,'' katanya mengutip Thomas Carothers.
Pola kepemimpinan tersebut, lanjut Rochman, ditandai dengan koalisi partai
politik besar dan bersama-sama lembaga penegak hukum mendominasi pengelolaan
kekayaan negara. Dalam bidang politik, pola ini tetap menyediakan ruang
politik, tetapi semakin terbatas bagi ekspresi kekuatan oposisi dan
lembaga-lembaga demokrasi pun masih tetap bisa hidup.
Menurut dia, pola semacam itu tercermin dari kepemimpinan Perdana Menteri
Thaksin Shinawatra di Thailand. Thaksin, tuturnya, adalah seorang pengusaha
telekomunikasi dan merupakan pendatang baru dalam gelanggang politik di
sana. Dia membawa platform populis selama kampanye pemilu dengan janji
menyediakan US$ 23 ribu bagi setiap desa dan kredit murah bagi golongan
ekonomi kecil dan menengah.
Meskipun janji itu terpenuhi, Thaksin di tahun kedua pemerintahannya mulai
membatasi kebebasan pers dan menggalang kekuatan politik untuk mendominasi
sumber ekonomi negara. Dengan pola ini, dia berhasil membangun kepemimpinan
yang kuat, cenderung semakin kurang demokratis, serta makin menjauh dari
rakyat.
Apabila pola neoauthoritarian muncul pascapemilu nanti, lanjut Rochman, bisa
diramalkan Indonesia akan memiliki kepemimpinan politik yang kuat, tetapi
semakin jauh dari prinsip-prinsip demokratis.
Indikasi ke arah itu terlihat dari laporan Takashi Shiraishi yang
menyebutkan sebagian besar masyarakat (65,4 persen) menyatakan masalah utama
yang harus dipecahkan pemerintah sekarang adalah krisis ekonomi.
Perkembangan ekonomi tentu saja menyulitkan perkembangan demokrasi.
Kemudian, jajak pendapat Lembaga Survei Indonesia (LSI) dengan 2.240
responden menunjukkan, 53 persen responden tidak puas dengan kondisi
demokrasi, dan 56 persen menyatakan pemerintahan Soeharto jauh lebih baik
dibanding pemerintahan saat ini. (A-16)
----------------------------------------------------------------------------
----
Last modified: 21/2/04
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.arsip.da.ru
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Posting: ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx
5. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
6. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
7. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
Other related posts:
- » [ppi] [ppiindia] Pemilu 2004 Cenderung Hasilkan Pemimpin Neoauthoritarian