[ppi] [ppiindia] Pemikir Islam Jalaludin Rakhmat : Diduga Politik dan Militer Dalang Kekerasan Agama
- From: "Ambon" <sea@xxxxxxxxxx>
- To: <"Undisclosed-Recipient:;"@freelists.org>
- Date: Sun, 28 Aug 2005 11:32:49 +0200
** Mailing List|Milis Nasional Indonesia PPI-India **
** Situs resmi: http://www.ppi-india.org **
** Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia **
** Situs Beasiswa: http://informasi-beasiswa.blogspot.com **SIB
28 Augustus 2005
Pemikir Islam Jalaludin Rakhmat : Diduga Politik dan Militer Dalang Kekerasan
Agama
Jakarta (SIB)
Kemunculan sikap agresif kelompok Islam fundamentalis yang menyerang kebebasan
beragama di Jawa Barat, diduga dilatarbelakangi kepentingan politik dan
militer. Hal ini terkait peristiwa penutupan gereja dan terhadap aliran
Ahmadiyah di Jawa Barat.
"Saat jaman orde baru kemunculan kasus konflik agama biasa muncul di saat
menjelang pemilu. Setelah masa reformasi baru konflik agama ini muncul didorong
atas kepentingan politik," kata Pemikir Islam Jalaludin Rakhmat saat mengikuti
diskusi "Sudahi Kekerasan Atas Agama" di sebuah rumah makan, Jalan Surapati,
Kamis (25/8) di Bandung.
Dalam analisisnya, pola konflik kekerasan atas agama yang terjadi di Jawa Barat
berbeda dibandingkan dengan kekerasan konflik agama seperti yang terjadi di
Palu atau di Ambon. Pola kekerasan konflik agama di Palu dan Ambon bersifat
antar agama. Sedangkan di Jawa Barat kemunculan kekerasan atas nama agama ini
intra agama.
Selain itu dirinya juga mengkritik peranan MUI dari awal hingga sekarang.
Peranan MUI di Indonesia menurutnya lebih cenderung condong untuk mendukung dan
melegitimiasi kepentingan dari pihak pemerintah. Menurutnya, wacana pandangan
MUI dari zaman orde baru hingga saat ini juga tidak mengalami perubahan.
Ia melanjutkan, MUI masih tetap memandang dengan persepsi paradigma keyakinan
aqidah dan aturan secara fiqih. Hal ini juga terjadi pada golongan Islam di
Indonesia yang fundamentalis dan keras. Pakar komunikasi Universitas
Padjajaran, Bandaung ini pun menyarankan agar MUI memikirkan kondisi konkrit
yang terjadi pada bangsa ini. Salah satunya dengan mengeluarkan fatwa mengenai
masalah busung lapar atau pada anak yang tidak dapat melanjutkan sekolah.
"Persepsi tersebut harus dirubah. Golongan ekstremis juga memakai paradigma
pandangan ini. Ini membuat manusia tidak humanis. Lebih baik bergeser pada
pandangan paradigma akhlak. Lebih menitikberatkan pada manusia ketimbang
melihat pada keyakinan keagamaannya. Itu membuat lebih tenang," tuturnya
bersemangat.
Di Indonesia, lanjut Jalaludin, perkembangan Islam harus didorong menjadi agama
yang membawa keberkahan dan membuat manusia menjadi lebih bahagia dan
sejahtera.
Direncanakan pada tanggal 31 Agustus 2005 nanti Jalaludin Rakhmat akan
berdialog dengan 4 kelompok Islam garis keras. Diantaranya dengan Majelis
Mujahidin Indonesia, Front Pembela Islam, Dewan Dakwah Islam dan Hizbut Tahrir.
Dialog tersebut akan membahas sejumlah persoalan kekerasan dan ancaman
kebebasan beragama di Indonesia. (detikcom/y)
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
1.2 million kids a year are victims of human trafficking. Stop slavery.
http://us.click.yahoo.com/X3SVTD/izNLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
--------------------------------------------------------------------------
Bagi Anda yang ingin berdiskusi tentang apa saja dg akrab, santai tapi serius
dan penuh persahabatan dg seluruh masyarakat/mahasiswa Indonesia di luar negeri
serta tokoh-tokoh intelektual dan pejabat Tanah Air, silahkan bergabung dg
milis ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxxx Kirim email kosong ke:
ppiindia-subscribe@xxxxxxxxxxxxxxx atau kunjungi
Situs resmi: http://www.ppi-india.org ;
Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia ;
Situs beasiswa/scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com
--------------------------------------------------------------------------
Other related posts:
- » [ppi] [ppiindia] Pemikir Islam Jalaludin Rakhmat : Diduga Politik dan Militer Dalang Kekerasan Agama