[ppi] [ppiindia] Panglima AGAP Jadi Tersangka Perusakan Barang

** Mailing List|Milis Nasional Indonesia PPI-India **
** Situs resmi: http://www.ppi-india.org **
** Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia **
** Situs Beasiswa: http://informasi-beasiswa.blogspot.com 
**http://www.suarapembaruan.com/News/2005/08/27/index.html


SUARA PEMBARUAN DAILY 

Panglima AGAP Jadi Tersangka Perusakan Barang


BANDUNG - Panglima Aliansi Gerakan Anti Pemurtadan (AGAP) Muhammad Mu'min, 
Jumat (26/8) dipanggil ke Mapolres Bandung sebagai tersangka karena dianggap 
melanggar Pasal 406 KUHP tentang perusakan barang ketika AGAP melakukan 
sweeping minuman keras di Bandung, Jawa Barat, Minggu (24/7) lalu. Bila 
terbukti, dia dapat dihukum penjara paling lama 6 tahun. 

Muhammad yang didampingi kuasa hukumnya, H. Qadhar Faisal S. SH, kepada 
wartawan di Mapolres Bandung, Jumat (26/8), menyatakan, pemanggilan kepolisian 
atas dirinya terjadi karena ada pengaduan dari pihak pemilik toko yang merasa 
dirugikan yaitu Antonius dan Ny. Maryati, pemilik toko Taurus di Jalan (Jl) 
Naripan dan pemilik toko Kejora, di kawasan yang sama. 

Menurut Qadhar, dalam pemeriksaan yang berlangsung selama 4 jam tersebut, 
polisi memberikan 17 pertanyaan berkaitan dengan kegiatan penyitaan minuman 
keras yang dilakukan oleh AGAP. 

Muhammad menyatakan, pemanggilan dirinya itu bernuansa politis karena dilakukan 
setelah KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur memberikan pernyataan di media massa 
nasional berkaitan dengan kegiatannya dalam menutup rumah ibadah yang dianggap 
oleh AGAP sebagai rumah ibadah ilegal di Bandung dan beberapa kota lain di Jawa 
Barat. 

"Saya kira pemanggilan diri saya sebagai tersangka berkaitan dengan statemen 
Abdurrahman Wahid. Bahkan setelah melakukan tindakan penyitaan, saya dan 
beberapa tokoh agama dipanggil oleh Kapolres Cimahi dan kami bersilaturahmi 
dengan cara yang terhormat, masak sekarang saya dipanggil sebagai tersangka? 
Ini sangat politis," ujarnya. 

Selanjutnya ia mengakui, soal penutupan rumah ibadah di Ngamprah, Cimahi, murni 
sebagai kegiatan AGAP. " Soal penutupan rumah ibadah di Ngamprah, Cimahi, murni 
sebagai kegiatan AGAP. Jadi kalau Gus Dur mau minta pertanggungjawaban dan mau 
menuntut, tuntut saya. Bukan menuntut Ketua Front Pembela Islam (FPI) dengan 
anggota-anggotanya. Itu salah besar dan fitnah. FPI memang masuk dalam AGAP 
tapi gerakan itu tanggung jawab saya selaku komandan AGAP," tandasnya. 

Namun ia menolak bila dirinya dijadikan tersangka dalam proses penyitaan 
minuman keras dari toko-toko di Bandung, karena menurut dia dalam proses 
penyitaan tersebut telah berkoordinasi dan melibatkan pihak kepolisian 
setempat. 

"Lagi pula saat itu saya sudah aktif menjaga supaya tidak terjadi tindakan 
anarkis dan memang tidak ada yang bertindak anarkis," ujarnya. 

Batalkan Pertemuan 

Sementara itu, pertemuan yang diprakarsai Kapolda Jabar, Irjen Pol Edi Darnadi, 
dengan pendeta-pendeta dari GKP Pasundan yang seyogyanya dilakukan pada Jumat 
(26/8) di Mapolda Jabar batal dilaksanakan 

Wakil Sekertaris Umum Persekutan Gereja-gereja di Indonesia (PGI), Weinata 
Sairin Mth, yang dihubungi Pembaruan mengatakan Kapolda snediri yang 
membatalkan pertemuan tersebut. 

Menurut Weinata agenda pertemuan tersebut dilakukan untuk membahas permasalahan 
penutupan gereja dan rumah ibadah di beberapa kota di Jawa Barat yang dilakukan 
oleh sekelompok orang dan didampingi oleh aparat kepolisian. 

Sementara itu, Kabidhumas Polda Jabar Kombespol H Muryan Faizal yang 
dikonfirmasi di tempat terpisah menyatakan Kapolda tidak membatalkan pertemuan 
tersebut karena pada hari itu memang tidak ada jadwal pertemuan. 

Selanjutnya mengenai penutupan rumah ibadah di Jawa Barat, Muryan menandaskan 
hal tersebut sama sekali bukan kewenangan kepolisian. 

"Dalam SKB kan tidak nyatakan siapa yang berwenang? Itu kan kewenangan Pemda 
karena itu SK Mendagri dan Menteri Agama. Izin kan dari Pemda dengan 
rekomendasi dari Depag dan dari masyarakat sekitarnya. Jadi polisi tidak punya 
kapasitas untuk menutup, kan bukan polisi yang memiliki kewenangan," katanya. 

Ia mengatakan keberadaan polisi saat peristiwa penutupan rumah ibadah 
semata-mata untuk menghindari bila terjadi konflik atau tindakan anarkis. 

"Kita di sana untuk menjaga supaya tidak ada tindakan anarkis, bukan untuk 
menutup rumah ibadah," katanya. (150) 


Last modified: 27/8/05 

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
1.2 million kids a year are victims of human trafficking. Stop slavery.
http://us.click.yahoo.com/X3SVTD/izNLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



--------------------------------------------------------------------------
Bagi Anda yang ingin berdiskusi tentang apa saja dg akrab, santai tapi serius 
dan penuh persahabatan dg seluruh masyarakat/mahasiswa Indonesia di luar negeri 
serta tokoh-tokoh intelektual dan pejabat Tanah Air, silahkan bergabung dg 
milis ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxxx Kirim email kosong ke: 
ppiindia-subscribe@xxxxxxxxxxxxxxx atau kunjungi 
Situs resmi: http://www.ppi-india.org ; 
Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia ; 
Situs beasiswa/scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com
--------------------------------------------------------------------------


Other related posts: